Mawar Untuk CEO

Mawar Untuk CEO
BAB 58


__ADS_3

Umi Dijah menjelaskan lokasi merek, tuan Prabu membubarkan mata – mata nya terlebih dahulu dengan wajah murung, karena tuan Prabu tahu di antara mata – mata mereka ada yang berpihak ke Sean, tuan Prabu ingin merahasiakan tentang Mawar, dia memiliki rencana nya tersendiri.


“Sayang ada apa dengan Mawar ? di mana dia saat ini ?” ucap nenek Yolan


“Ayah bagaimana ?” tanya Roshan


“Ayah, apakah Mawar sudah di temukan ? ucap mama Dara


Tuan Prabu tersenyum “Selamat sayang, selamat untuk kalian” sambil memeluk istrinya, Roshan dan istri nya saling bertatapan


“Ada apa ayah “ ucap Roshan kembali


“Mawar sudah di temukan dan Mawar saat ini sedang hamil dua minggu” ucap tuan Prabu dengan senang.


Roshan memeluk istrinya bahagia, “sayang kita akan memiliki sean junior” mama dara hanya mengangguk dan sedikit terharu, begitupun dengan nenek yolan.


“Ayo kita jemput Mawar sekarang Ayah” ucap mama Dara


“Tunggu, aku akan merahasiakannya dari Sean, aku masih ingin membuat anak itu pelajaran, kedepan nya lebih menjaga menantu kita, aku menyuruh ya menjaga Mawar malah dia terjerat oleh wanita Rubah itu,” ucap tuan Prabu


“Baiklah Ayah, aku setuju” ucap Roshan


“Kau menjemput Mawar aku akan urus di sini, dan sementara tempatkan mawar di Vila kita “ ucap tuan Prabu


Saat mereka sedang berdiskusi, Sean terlihat berjalan tanpa roh, dia hanya diam dan terlihat sangat frustasi, Sean duduk merebahkan dirinya di sudut ruangan itu.


“Kakek, apakah mat – mata Kakek sudah mendapatkan infromasi tentang Mawar ?” ucap Sean lemah


“Aku sudah melakukan segalanya Kek,” ucap Sean dengan mata berkaca – kaca


“Kita hanya perlu bersabar dan menuggu hasil dari klarifikasi mu” ucap tuan Prabu


Sean kembali berjalan menuju kamar nya, memeluk bantal dan menciumnya sangat dalam, karena aroma Mawar masih berada di sana “Sayang, kau dimana, aku merindukan mu, apakah belum cukup kau menyiksaku ?” batin Sean


...****************...


Sean di sibukkan dengan mencari informasi Mawar, banyak yang berusha menipu nya, Sean tetap sabar, di sela – sela kesibukannya mencari Mawar, Sean di kejutkan dengan media “PC Group saat ini sedang memiliki CEO baru yaitu Helena Hanggono”,.

__ADS_1


Sean yang sedang berada di dalam ruang kerjanya menghamburkan segala nya, dia berlalu untuk bertemu Kakek nya yang sedang duduk bersantai dengan nenek nya.


“Kakek, Helena sudah mengambil perusahaan kita, apa yang harus kita lakukan” ucap Sean


“Biarlah, Kakek sudah tidak punya tenaga mengurusnya, tanpa PC Group harta kita masih banyak, masih ada perusahaan Papamu di Eropa”


“Tapi Kek, bukan kah PC Group adalah hasil jerih payah Kakek dari dulu bersama Nenek, bagaimana bisa memberi nya begitu saja ?” ucap Sean


“Biarlah, ini semua karena ulah cucu kami yang bodoh, jadi apa lagi yang harus di sesali, anggap saja sedekah” ucap nenek Yolan


“Saat ini kita harus menemukan Mawar, urusan perushaan biarkan saja” ucap Kakek Prabu


Sean mendengar nya tersadar, jika saat ini yang harus dia lakukan adalah menemukan wanita yang ia ingin bersamai sampai tua, perusahaan bisa di bangun kembali tapi menemukan belahan jiwa yang cocok dan dapat membuat jantung berdetak tidak bisa di dapatkan dua kali.


Di tempat lain tuan Roshan dan istri nya menggunakan Helikopter menjemput menantu kesayangan mereka, Helikopter yang mendarat di lapangan pondok, semua santri melihat nya kagum, moment tersebut tidak bisa mereka abadikan dan menyebar kan di media karena para santri tidak di izinkan menggunakan handphone selama dalam pondok.


Santri melihat sosok suami istri yang berjalan dengan wajah campuran kebule – bulean, mereka sangat kagum, Mawar bersama Umi Dijah berdiri di depan pondok menunggu mereka, sembari melihat mertua nya berjalan air mata Mawar kembali deras.


“Mawar sayang,” ucap Mama Dara sambil memeluk Mawar


“Mawar” ucap papa Roshan dengan bergantian memeluk


“mama yang minta maaf atas apa yang sean lakukan sayang,” ucap mama dara


“iya mawar, anak bodoh itu kami sudah menghukumnya, pulanglah bersama kami, kakek dan nenek sangat merindukanmu” ucap papa roshan


Mawar hanya mengangguk dan mereka berpamitan oleh umi dijah.


“umi makasih, azizah dan yang lainnya makasih” ucap mawar


“sama – sama nak mawar” ucap umi dijah sambil memeluk mawar


“kak mawar, masih bisa ke sini lagi kan?” ucap aziza


“tentu sayang” ucap mama dara yang mendengarnya


Mawar berlalu dengan memasuki helikopter pribadi tuan roshan, semua yang melihatnya sangat takjub dan sepertinya akan menjadi sejarah untuk mereka semua.

__ADS_1


...****************...


“mama ini rumh siapa?” ucap mawar


“sayang ini salah satu vila milik keluarga kita, ayo masuk dan istrahat” ucap mama dara


Mawar mendengarnya hanya takjub, dan kembali sadar bahwa dia telah menikah dengan orang yang memiliki segalanya, vila yang sangat megah dengan pemandangan indah, udara yang sejuk.


Mawar sangat kaget karena di dalam vila terdapat beberapa pelayan dan dua orang yang berpakaian layaknya dokter.


“mama itu siapa ?” ucap mawar yang duduk di sofa dan menatap mereka penuh selidik


“mereka pelayanan kamu dan dua orang dokter sayang, yang satunya dokter Vina selaku ahli gizi dan yang satunya dokter Maryam dokter kandunganmu sayang” ucap mama Dara dan memeluk Mawar


“sayang terimah kasih sudah bertahan dengan anak Mama yang bodoh itu, terimah kasih sudah menjaga cucu mama, tenanglah kami akan menjagamu” ucap mama dara


Mawar mendengarnya sangat bahagia dan membalas memeluk mama dara.


Mawar sedang berada dalam ruangan yang sangat luas dengan kingbad nya, mawar telah mendengar penjelasan papa roshan dan rencana kakek.


“dasar wanita licik, beraninya dia menggoda suamiku” ucap mawar dengan mengepalkan tangannya.” Merebahkan tubuhnya sampai akhirnya mawar tertidur.


Seminggu berlalu, sean terus mendatangi setiap orang yang menelfon memberikan informasi mawar yang pernah melihatnya, kakek prabu yang melihatnya sudah merasa puas.


“saatnya menjalankan rencana kita” ucap kakek melalui telfon dengan seseorang


Sean yang kembali dengan wajah kusut, terlihat sangat jelas jika sean tidak berhasil mendapatkan informasi akurat lagi tentang mawar.


“sean” ucap kakeknya


“kakek apakah mata – mata kakek belum mendapatkan informasi tentang mawar ?” ucap sean dengan pertanyaan yang sama


“belum, kita hanya bisa menunggu dan mendoakan mawar, besok temani kakek ke PC Group, Hanggono dan anaknya harus menerima hukumannya, aku membiarkannya selama seminggu, melihatnya mengelola PC Group, mereka hanya menghamburkan uang perusahaan” ucap kakek


Sean kembali teringat dengan Helena, helena yang menjebaknya sehingga sean kehilangan mawar


“baiklah kakek, aku sangat ingin membunuhnya” ucap sean dengan geram dan berlalu ke kamarnya.

__ADS_1


BERSAMBUNG….


Stay save, stay health kakak readers..


__ADS_2