Me And My Secret Crush

Me And My Secret Crush
o(TヘTo) くぅ


__ADS_3

"pak Wahid?! "


"yaudah abi, Umi aku ke Aulia dulu! "


Gibran langsung mencari - cari keberadaan Aulia. akhirnya dia sampai kekamar terakhir setelah sedari tadi membuka satu persatu kamar dan kosong.


cklekk


"Aull... ia.. " ucap Gibran yang tiba - tiba melongo saat masuk kekamar


"loh.. GI-BRAN!! 🙂" ucap Abidzar sembari mengeluarkan ekspresi geram namun tersenyum jahat


"k-kak Abi!!!? k-kok udah pulang.. hehe😭" celetuk Gibran


"yaudah dong.. kenapa? salah? kalau gitu.. ngapain kamu kesini?! bukannya harusnya kamu di pondok yaa.. hmm? " ucap Abidzar dengan tegas dan masih dengan ekspresi nya


"a-ampun baginda kakak.. aku pulang karena mau.. " ucap Gibran


"a-awwwww!! sakit sakit! **"


"nah sekarang ayo jelaskan dihadapan Abah sama Umi!! " ucap Abi sinis


Ternyata Abi menjewer Gibran. Abi langsung membawa Gibran turun menuju ruang keluarga namun dengan tetap menjewer telinga Gibran. Aulia hanya bisa ternganga melihat pemandangan itu.


"sakit kak sakitt.. " Gibran masih merintih kesakitan


di Ruang tamu


"loh loh.. Abi Gibran!? " kedua orang tua mereka terkejut dan pak wahid tidak dapat menahan tawa


"Abi umiii!! lihat abanggg😭😭" rengek Gibran

__ADS_1


"abah Umi! ini bocah kenapa bisa lolos keluar pesantren!? malu maluin aja! " ucap Abidzar


"yaallah nak nak.. udah lepasinn! duhh.. " ucap Ibu dengan sabar


"umi! anak ini harus diberi pelajaran. sudah disekolahkan malah ngelunjak! "


"kak! dengerin dulu.. " ucap Gibran


"sudah sudah nak Abi.. haha.. saya yang mengantar Gibran pulang. dia sudah minta izin kok. fufufu.. sudah dimarahi juga. " ucap Pak Wahid


"loh? pak Kyai!? " ucap Abi, dia sedikit terkejut


"haahh.. syukurlah. Terimakasih pak Yai. " lanjutnya sambil menundukkan kepala


"oh iya.. Auliaa, duduk sini. " panggil pak Imran


"ceritakan.. bagaimana kejadiannya. kok bisa kamu kecelakaan. " tanya pak imran sembari menarik Aulia duduk disampingnya


"terus tiba - tiba dia naik motor mbalap! aku juga kaget akhirnya ketabrak deh.. " lanjutnya sembari menjatuhkan badannya ke sofa


"tapi abah.. si anak yang nabrak Aulia gimana? " tanya Abi


"dia cuma tergores kata ayahnya. cuma, motornya saja yang bagian depan ringsek. " ucap pak Imran


"yaallahh.. kelakuan anak zaman sekarang! " ucap Abi sambil memegang kepala


"sudah sudah. Aulia, ayo ibu bersihin lukanya. kita ke kamar ya! " ajak bu Siti ibu Aulia dengan membawa kotak P3K


Aulia mengiyakan ajakan bu Siti.


dikamar~

__ADS_1


"umii.. aku--" seakan apa yang akan di ucapan Aulia tertahan di tenggorokannya


"kenapa? kalau butuh apa - apa atau tanya sesuatu bilang saja nak.. " ucap Bu Siti.


Bu Siti kemudian memeluk Aulia. Aulia terkejut dan hanta tertegun.


"hiksss.. hikss" Aulia malah menangis kencang dipelukan ibunya


"umiii.. aku, mau cerita ke umi. " ucap Aulia sembari menghapus air matanya


"kenapa? cerita ke umii.. " ucap Ibu Siti


"begini umi. sebenarnya,... " Aulia bercerita ke ibunya


Aulia merasa cukup lega setelah menceritakan keluh kesahnya yang terkena hujatan di media sosial.


Media Sosial~


komentar - komentar netizen 👇🏻👇🏻


"lihat tuh, sipaling centil! 🤣"


"dasar Pansos!! "


"cewek jxxxxxxxx!!! "


banyak komentar - komentar pedas yang di layangkan pada Aulia. mereka salah sangka kepada Aulia. karena ada hasutan dari. orang lain agar menghujat Aulia.


Aulia juga merasa frustasi dan bingung harus apa. semuanya terjadi secara bersamaan. membuatnya bingung dan tidak berdaya.


namun, dibalik semua itu dia tetap percaya akan kuasa Allah SWT.

__ADS_1


__ADS_2