
"ini lohh abii.. Aulia lagi telfon sama kak Abi. " ujar Aulia sembari menujukkan telfonnya
📲"waahh Assalamu'alaikum.. Abi. gimana kabarnya nak? tanya Pak Imran
📲" Abii, Abi kangen Abi. " ucap Abidzar sedikit meneteskan air mata
📲"aneh banget kalau kamu bilang begitu. kan yang biasa manggil abah Abi cuma Aulia sama Gibran😆" ucap Pak Imran sembari tertawa terbahak - bahak
📲"lohh.. Abi😗 berasa manggil diri sendiri ya Abi🤣 yaudah Abidzar nanti malah ketawa ngakak loh Abii" ujar Abidzar
📲 " hahaha.. makanya, kamu jangan bikin abah ketawa ya! " ucap Pak Imran
📲"tapi abah, umi.. tidur kan? " tanya Abidzar ragu
📲"ohhh sudah.. umi mu kan gampang ngantuk. jadi cepet tidur" sahut Pak Imran
"iyaa.. umi emang gampang ngantuk kok😇😤" celetuk bu Siti yang sedari tadi ternyata ikut menguping di depan pintu kamar
"ehh umii.. hehe" Aulia hanya bisa mengalihkan pembicaraan
"Aulia.. tidur! Abi mana handphone nya! " ucap umi dengan nada marah
"i-ini umii.. " ucap Pak Imran sembari menyerahkan HP nya
"keluar! biarin Aulia istirahat!" ucap bu Siti pada pak Imran
__ADS_1
📲"waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~ Abidzarrrrr kok malam banget telfonnya kenapa?" tanya umi pada Abidzar yang seketika membuat Abidzar lemas
cklekk~
Aulia hanya memandangi saja. tidak berani berkata sepatah katapun.
keesokan harinya~
disekolah~
Nampak Devan Dkk yang muncul satu persatu dari mobil Limousin. mereka tidak memakai seragam. tetapi, mereka memakai Jas Hitam dengan hiasan bunga mawar di dada kirinya.
pada Devan ada pin Garuda bak Presdir kelas atas. Devan dan teman - temannya nampak gagah dan menawan. para gadis langsung mengerumuni mereka.
"wiiihh, affan tuh rame - rame? liat yuk! " ucap Fahira
"huhuhu.. ayank ganteng kayaknya disana. mampir bentar lahh~😭" rengek Fahira membuat Riska jenuh
"heh lu kan udah punya pacar kocak!😭 masih aja cari yang seger - seger! " ucap Riska
"iya nih nggak setia banget. udahlah ayo ke kelas. " ajak Nadia
"heehh! dengerin dulu! hari ini tuh ayang aku mau ada acara wawancara tim basket. ayo dong kita liat dulu please. " pinta Fahira dengan wajah memelas
"hufftt.. yaudah deh~" sahut Aulia sabar
__ADS_1
di tempat acara~
Stadion sekolah
Fahira mendesak - desak ke bagian depan. Fahira menoleh kekanan kiri mencari Ayanknya?
"itu dia! " ucap Fahira senang
"hah? mana? kok anak basket?! ada Devan juga tuh. " ucap Riska
"eh yang mana loh? kok ini kan geng nya si Devan Ra! mana yang katanya ayangmu? " tanya Aulia jahil
"nah loh.. btw nggak ada Bryan tuh? " bisik Nadia pada Riska
"Ayankk!!! " teriak Fahira membuat seisi stadion tercengang dan menatap ke arah Fahira.
Fahira nampak tersenyum manis dan dibaliknya Aulia, Nadia dan Riska bersembunyi dengan jongkok. mereka menutupi wajah masing - masing karena malu.
"asem ni bocah, astaghfirullah! 😭 " ucap Riska
"Fahiraaa... wah nggak bener nih😭 malu tau pada ngeliatin kamu tuh! siapa juga yang kamu panggil?" tanya Aulia
tanpa diketahui oleh ke3 nya Devan dan tim melangkah menuju mereka. Devan memberi isyarat pada Fahira dan semua untuk diam dengan menutup mulut dengan telunjuknya.
Fahira mengangguk tersenyum.
__ADS_1
"aduhh moga nggak kesini! mau ditaruh mana muka aku? " Aulia sudah bingung bagaimana akhirnya.