Me And My Secret Crush

Me And My Secret Crush
≧﹏≦


__ADS_3

"Aulia kamu yakin nggak papa? " tanya Nadia


"tenang aja Nad, pak presdir itu kelihatan baik orangnya. yaa walaupun anaknya hehehe.. " ucap Aulia sembari tersenyum kecil


"anaknya berandal 🙃🙃 kok ada sih orang modelan begitu. rasanya mau ku timpuk! bukannya minta maaf ehhh malah nglabrak! " ucap Fahira


"udah ayo masuk.. sekarang kan jamnya bu Siti takutnya diomelin" ujar Aulia


mereka pun masuk ke kelas dan pembelajaran terakhir dimulai.


Bel pulang~ Tringg


"akhirnyaaa.. bisa pulang ke rumah. hoaamm.. mau tidur - tidur dah aku. " ujar Riska ke teman - temannya


"iya pulang, tapi PR nya yang nggak bisa di ajak kompromi. Matematika semua cuyy, MAMI IDA. " celetuk Fahira dengan memutar bola matanya dengan ekspresi datar


"yaampuuuunnnn.. gua lupa!! behh, Aulia spiill yaaa😗😗 ya ya Pliisss.." Pinta Fahira dengan tatapan berbinar


"fufufu~ mendingan kita kelompokan bareng. biar bisa sambil belajar biar kamu faham juga. " Ujar Aulia membuat teman - temannya terkagum - kagum


"Nah, ide bagus tuhh! cuss jam berapa? " tanya Nadia


"jam 2 dirumah Aulia atau Riska? " tanya Fahira


"emm.. rumah ku juga boleh. tapi mendingan di rumah Riska deh. aku mau sekalian beli sesuatu di dekat nya rumah Riska. " ucap Aulia

__ADS_1


"tapii.. kaki mu gimana Lia? harusnya kamu istirahat tauk!! " ucap Fahira khawatir


"udah lah nggak papa.. tapi nanti temenin aku pulang dulu ya Nad soalnya.. "


"udah tenang aja.. selalu siap ready aku mah" celetuk Nadia sembari memegang lengan Aulia


"oke oke ke rumahku jam 2. sip aku tunggu kaliann! duluan yaa~" ucap Riska sembari naik mobil dan melambaikan tangan


"iyaaa... " serentak


"oh iya Aulia , Nadia aku juga duluan ya udah dijemput. " ujar Fahira seraya menunjuk ke arah penjemput


"laahh.. bukannya itu Bryan si anak paskib? jangan bilang diaa.. mwehehe. " ujar Nadia dan Aulia sembari menjahili Fahira


"ihhh.. apaan sihh, malu tauk!! >< kita cuman partner doang kok. " ujar Fahira sembari menutup mukanya


"hahahaa.. "


Fahira lari karena malu. dan di sana nampak si Bryan itu tertawa kecil melihat tingkah Fahira.


Setelah Fahira pergi Aulia dan Nadia mulai berjalan pulang. sampai di rumah Aulia terparkirlah mobil Pajero Putih didepan rumahnya dan juga ada mobil pickup dengan sepeda yang dibawanya.


"eh? ada apa nih? kok rame - rame? "


"j-jangan bilang, pak presdir tadi beneran... " ucap Aulia dalam hati

__ADS_1


saat Aulia dan Nadia berjalan mendekat.


Beberapa menit sebelumnya, pak Hasan tiba dengan sepeda yang dia beli untuk Aulia ke rumah Aulia.


"Assalamu'alaikum.. " uluk salam Pak Hasan sembari kikuk


"Yaallah, kok bisa seperti ini. anak gadis yang putraku tabrak ternyata,... anak sahabatku! aku harus apa inii!!? "


"Waalaikumsalam wr. wb..


Hasan!! sahabatku.. ada apa ini? kok tumben sekali anda kesini? " tanya ayah Aulia sedikit ragu


"iya Imrann, saya kangen suasana disini. emm... jadi sebenarnya Imran, ada masalah. putrakuu dia, "


"loh Abi, ada tamu yaa? ayo masuk dulu pak.."


"oh, i-iya terimakasih"


"sudah jangan sungkan. anggap rumah sendiri" ajak Pak Imran kepada Pak Hasan


Ibu Aulia segera menyiapkan teh dan camilan.


"jadi, kenapa kamu datang kesini? ada proyek ya? atau sengaja mampir? " tanya Pak Imran semangat


"anuu, Imran sebenarnya ada sesuatu masalah. masalah tentang putraku! " ujar Pak Hasan sembari menyatukan tangannya

__ADS_1


To be continued..


__ADS_2