
"ad-duh! gawat nih. pasti si Depan! " ucap Egy dari lantai 3 villa
dari lantai atas teman - temannya ternganga. dilantai atas ada 9 orang. Egy, Yohan, Raja, Gavin, Rendy, Arya, Mahendra, Jefry, Isaac.
"Ayo kesana. " ajak Yohan
mereka pun segera berlari turun menghampiri Devan.
"ada apa sih van?! " tanya Arya tegas
"astaga dragon! kedengeran sampek lantai atas tau! " ujar Raja
"apa kalian yang bawa cewek - cewek kesini? ngaku kalian! " tanya Devan dengan nada tinggi
"yaelahhhh siapa juga ya.. eh, " Ucap Gavin terhenti
"woy! ngapain kalian pada disini!? " lanjut Gavin bertanya pada gadis - gadis itu
"ada yang bilang katanya tuan muda dari keluarga besar pada datang kesini jadi kita datang lah. "sahut Alea tanpa merasa bersalah sudah masuk tanpa izin
" heh! kamu udah melanggar undang - undang tau! masuk rumah orang tanpa izin. kalau tindakan mu kami pidanakan kamu pasti kena pasal KUHP lo! " Ujar Mahendra dengan marah
"cuma level bawah beraninya ngomong. " ucap Alea sembari memutar bola matanya
Mahendra diam di katai seperti itu. hal ini membuat Devan dan kawan - kawan merasa marah.
__ADS_1
"kalian!!...pergi dari sini! pergi!!! " bentak Devan membuat gadis - gadis itu takut
"huftt.. " Alea dan gadis - gadis itu pergi meninggalkan tempat itu
Devan langsung membanting tubuhnya ke kursi sofa dan terdiam.
"aku bakal temuin pak satpam. " ucap isaac segera pergi ke pos
" lu kenapa sih Van? jarang - jarang loh lu begini. " Egy terheran - heran dengan tingkah sahabat nya itu
"gua cuma ngerasa sedih aja. gua baru tau satu hal. " ucap Devan terhenti sejenak
"eh? satu hal? apaan? " tanya Arya
"aku baru tau kalau gadis yang gua tabrak waktu itu, sahabat ku pas masih kecil. " ujar Devan membuat semua tercengang
"astaga.. ini kasus berat ini! " ucap Raja
Rendy dan Gavin terdiam saat Devan mengatakan hal itu. karena Gavin menyukai Aulia. namun Rendy masih belum diketahui alasan mengapa dia terdiam.
disisi lain~
Aulia sedang ada di tamannya bersama 3 sahabatnya.
"eh Guys.. aku kemarin denger ada pendaftaran Chileeder loh! " ucap Fahira semangat
__ADS_1
"alah.. buat apa juga males banget cuma jadi cewek alay doang. lompat - lompat gajelas. " sahut Riska sembari merangkai bunga
"iya sih.. aku juga nggak terlalu suka. nyemangatin cowok yang bukan mahram. " ujar Aulia sembari menuangkan teh
"nah setuju aku.. kalau ikut pun paling audisi pertama nggak lolos. nggak lemah gemulai aku. " ucap Nadia merangkai bunga bersama Riska
"kalian ini! P(╬ Ò ‸ Ó)q.tapi, iya juga sih.. kita nggak selues cewek lain. bajunya juga pasti terbuka. " Celetuk Fahira
mereka pun melanjutkan pekerjaan merangkai bunga. Aulia merangkai Bunga mawar, Nadia merangkai bunga Ester, Fahira merangkai bunga Gardenia. sedangkan Riska agak lain dia merangkai bunga SpiderLily.
"astaga!!! ngapain lu ngrangkai spider lily kocak?! " tanya Fahira heran
"Serah gua lah.. mumpung ada bunganya" sahut Riska santai
"punya temen gendeng ya begini🐱" ucap Fahira
"apa kamu bilang!!! grttt.. dadar kau ya!! " Riska mengejar Fahira sembari membawa sandal ditangan nya
"kyaaaa.. ampun nyaiii😭😭😭😂😂😂😂😂"
ucap Fahira
"aduhhh dua anak ini! " ucap Aulia
"emm.. Nad, kamu kenal Rendy anak Paskib nggak? " tanya Aulia
__ADS_1
Nadia membuat ekspresi kepo