
"mau ditaruh mana mukaku? huhuhu! 😭"
"ditaruh di hatiku bisa nggak? " ucap Devan halus
"eh? s-siapa? " tanya Aulia dalam hati
Aulia mendongak dan~
[tiba - tiba cinta datang kepadakuuu~]
wajah mereka berdekatan untuk kedua kalinya!. Aulia memasang ekspresi terkejut dan malu.
"ayo ikut aku keatas.. " ajak Devan pada Aulia ia hendak menarik lengan Aulia
"ng-nggak mau! a-aku disini aja! " celetuk Aulia
Devan menatap Aulia yang menundukkan pandangannya. dia menghela nafas panjang.
"please... mau ya? " tanya Devan imutt dia berubah menjadi kucing garong manis
"ehh.. i-ini" Aulia tersepona akan keimutan Devan
Devan mengulurkan tangannya dan Aulia menerima ajakannya.
masing - masing mendapat pasangan.
Aulia dengan Devan. Nadia dengan Gavin. namun, Riska malah dihentikan oleh Vero. Vero minta agar Riska bersamanya dan Riska mengiyakan.
sedangkan Fahira ternyata bersama..
"e-eh? ternyata k-kamu samaaaaa EGYYYY!!!???? " Semua berteriak kaget tapi Fahira dan Egy hanya tertawa kecil
"wahh.. jadi ini sepupu yang lu maksud wkwk" ucap Arya
__ADS_1
"bukannn.. ini mah ayangku sepupuku namanya Yesy" sahut Egy
"hadeuhh.. 🤨" ucap Nadia
"sekarang ayo kita kesana. " ajak devan
"i-iya ayo.. " ucap Aulia mengiyakan
mereka melangsungkan konferensi pers. dengan munculnya Aulia dkk mereka akan dipercayai sebagai pasangan dari martadinata geng.
"ini nggak bisa dibiarin! " ucap seorang gadis sambil menggigit kukunya
Keesokan harinya
disekolah
"Rendy! kamu mau kemana? " tanya Keyza kelas 9 F
"apasih! kita kan udah mau dijodohin! kamu masih begini aja! " ucap Keyza merengek
"dijodohin? heh.. ngaca dong. kamu aja selalu ngelirik bang Devan sekarang kamu pura - pura perhatian sama aku? 🤣 nggak pantes tau nggak! " gertak Rendy kemudian ia pergi ke lapangan
"ihhh! kenapa sih! " Keyza terbakar api obsesi
Disisi lain
"Wahh kemarin kalian kok bisa sih dinotice ama Martadinata geng! 😍 caranya gimana? aku mau dapetin si Isaac ganteng gak ketulung! " ucap teman sekelas Aulia
"aku juga nggak tau. ini semua karena tu si Fahira 🙂 " sahut Aulia pasrah
"nggak ngerti lagi deh. tereak - treak kek orang utan lepas kandang_-" ucap Riska kesal
"lohhh. kalian ini kok nggak bahagia samsek sih? 😫 kan hebat banget kalian bisa deketin Martadinata geng yang terkenal anti cewek itu! hebat dong🤣🤣" ujar Fahira sembari tertawa terbahak - bahak
__ADS_1
"hebat palamu! malu iya. mama papaku liat tau!! " ucap Riska
"udah - udah males ngeladeni Fahira. Aulia, Nadia yuk ikut aku. aku mau tanding basket. " ujar Riska
"waahh? yang bener? ayoo Nad. " ucap Aulia bersemangat
di lapangan Basket
"loh? kok" Ucap Aulia terhenti
"M-Martadinata Geng lagi! 😩 " ucap Nadia muak
"Asemm.. enek ngeliatnya. yaudah kita pergi yuk. musuhku hari ini belum datang juga. " ucap Riska sembari memutar bola matanya
"heii cewek tomboy! 😁" teriak Vero yang membuat Riska sebal
"e-eh? gawat nih. ini malah kayak deklarasi perang:) " ucap Aulia
"Cewek Tom-boy??!! " tanya Aulia dibelakangnya muncul kobaran api besar.
"lah kalau bukan tomboy apalagi? Cucokk?? eh, Cu-Pu🤣🤣" ejek Vero
"Vero kamu jangan kelewatan dong! " tegur Isaac sembari melempar bola basket ke arah Vero
"aww.. iya iya. heh.. kalau kamu bukan Cupu buktiin! nih tangkap!! " ucap Vero yang terkesan memancing emosi Riska
Bola basket itu melesat bukan kearah Riska melainkan kearah Aulia dan Nadia.
"awas!! " teriak Rendy yang segera berlari ke arah Aulia
< Satt! >
Untungnya Rendy berhasil menangkap bola itu. Untungnya Aulia dan Nadia tidak terluka.
__ADS_1