
Seminggu kemudian...
Archie sedang berada di dalam ruangannya, ia masih memikirkan apa yang dikatakan oleh Chiko, apa maksud ucapan Chiko, itu yang menganggu pikiran Archie selama seminggu ini, sikap Chiko seperti biasa, seperti tidak terjadi apa-apa, ia memejamkan kedua mata nya menyandarkan kepala di kursi kebesarannya. Tiba-tiba saja Archie melotot lalu berlari keluar, ia terus berlari menuju parkiran mobil, setelah sampai di mobil sedan berwarna hitam, ia segera masuk kemudian menyalakan mesin mobil, Archie mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata, sesampainya ia di Rumah sakit tempat ia kecelakaan 1 tahun yang lalu, ia pergi menemui temannya yang seorang Dokter specialis syaraf.
“Ya...dia memang menemuiku, pfftt...aku ingin tertawa mengingat wajah anak kecil yang mendadak menjadi sangar hehe” kata teman Archie terkikik geli.
“Hm...sudah ku duga, hanya kau yang mengetahui kejadian itu selain keluarga ku” kata Archie memijat kening nya.
“Dia tidak marah padamu Archie, dia justru mengkhawatirkan dirimu” kata teman Archie yang bernama Hendrick Bowln.
“Hahhh???” Archie menatap bingung Hendrick yang duduk menyilangkan kaki.
“Dia sudah tahu dari sejak kau dan Joana menikah, saat itu ia melakukan tes DNA dengan bantuan rekan bisnisnya, kau tahu? Di Swedia putramu sudah bekerja di sebuah Perusahaan game dunia yang memiliki lebih dari 10 game terbaik sepanjang masa, dan tiga aplikasi game sudah diciptakan oleh putramu, aku tahu dari rekan bisnis Chiko, Tuan Rolls Biggest, kau tahu dia bukan?” Kata Hendrick.
“Hahh??? Tuan Rolls yang bahkan enggan menemui klien pentingnya jika bukan dalam keadaan mendesak, dia???” Archie semakin frustasi mendengar cerita tentang putranya Chiko.
“Iya...anakmu bekerja di Perusahaan Tuan Rolls” kata Hendrick mengangguk beberapa kali.
“Oh...yang benar saja? Aku tidak mengetahui apapun tentang putraku sendiri” Archie mendengus kesal.
“Seperti kata-mu ayah, kau terlambat menemukan kami” kata Chiko langsung duduk begitu masuk ke ruangan Hendrick.
“Chiko kau!!!” Archie tersentak langsung berdiri.
“Hei bocah! Sudah ku bilang, ketuk pintu dulu sebelum masuk” sentak Hendrick kesal.
“Hahh...sudahlah perjaka tua, kau meributkan hal yang tidak penting” kata Chiko datar.
“A.a.a.p.ppaaa??? Wahhhhhh...” Hendrick berdecak pinggang menahan kesal.
“Tidak perlu kesal padaku, aku sudah membantumu, temui wanita itu di tempat ini, aku sudah mempersiapkan semuanya, jangan mengacau lagi, atau kau akan kehilangan wanita itu, karena ada pria yang melamarnya seminggu yang lalu” kata Chiko tersenyum smirk sembari menyerahkan secarik kertas pada Hendrick.
“Sial!!!” Hendrick langsung melepaskan mantel Dokter yang ia pakai lalu keluar dari ruangannya sendiri.
__ADS_1
“Ayah...jangan sampai ibu tahu, aku sedang berusaha melindungi ibu dari keluarga nenekku yaitu pria yang merebut cinta pertama mu” kata Chiko sembari meraih tangan kanan Archie.
“Katakan, apa saja yang sudah dilakukan pria brengsek itu pada kalian?” Tanya Archie geram.
“Hm...banyak, aku sudah membalas satu persatu ayah, kau tenang saja, bahkan kakek buyut ku yang sombong itu mati karena serangan jantung, dan ada lagi, nenek ku masih hidup, namun ia kehilangan semua memori nya, dia berada di antara kita” jawab Chiko.
“Siapa??? Ibuku masih hidup?” Tanya Archie.
“Nenek dan kakek buyut ku dari nenek ku, mereka berdua sudah maninggal, dan Laudya Gustaf Diamond masih hidup, ia berada ditengah-tengah kita” jawab Chiko.
“Kau tahu darimana?” Tanya Archie.
“Ssst...rahasia” Chiko menaruh jari telunjuk di bibirnya yang tipis.
“Anak ini!!!” Gumam Archie kebingungan.
“Sudahlah...kita harus melanjutkan serangan selanjutnya dan kau harus mengakui perbuatanmu pada ibu sebelum ibu mengetahui itu dari saudaranya, dia adalah mantan kekasihmu, dia adalah saudara kandung ibuku” kata Chiko sembari berjalan keluar ruangan.
“Wah...kau tahu banyak di bandingkan aku, kenapa kau bersikap seolah tak mengetahui apa-apa?” Archie ikut berjalan di sisi kanan Chiko.
“Tunggu, apa kau sungguh-sungguh bertambah 1 senti setiap harinya?” Tanya Archie memperhatikan tinggi badan mereka.”Tinggi kau dulu hanya sebatas kakiku dan sekarang kau sebatas pinggangku, umurmu sekarang tinggal 1 bulan lagi baru enam tahun, mengapa kau bisa setinggi ini? Wahhh...” Archie menyikap rambutnya ke belakang frustasi dengan kenyataan yang ada di depan mata.
“Hm...hahaha...sudahlah ayah...” tawa Chiko mengandeng lengan Archie.
“Hahaha...kau tetaplah putra kecilku sayang...” tawa Archie merangkul bahu sang putra.
****
****
*****
*********Swedia 25 Maret 2021*********
__ADS_1
Seorang anak laki-laki berumur 3 tahun sedang bermain di taman bermain, ia seperti anak balita pada umumnya yang suka bermain, sampai tiba-tiba ia melihat sebuah sedan putih hampir saja menabrak seorang wanita, ia melempar tongkat kayu ke arah ban mobil tersebut, tepat sasaran tongkat kayu itu menghentikan laju kendaraan itu, anak laki-laki itu segera berlari menghampiri wanita yang hampir saja tertabrak tadi.
“Ibuuuuu!!!” Teriak anak laki-laki itu.
“Chikooo...” sahut wanita yang hampir tertabrak tadi.
“Ibu baik-baik saja?” Tanya anak laki-laki yang bernama Chiko.
“Iya...kenapa nak?” Jawab Joana si ibu anak laki-laki ini.
“Hmm...memang benar IQ ibu jongkok” gumam Chiko.
“Kamu bilang apa?” Tanya Joana.
“Tidak...aku sudah lama menunggu ibu, aku rindu ibu” jawab Chiko mengalihkan perhatian.
“Plat nomor itu...hahhhh...mobil yang menculik ku saat aku berusia dua tahun, jadi pria itu masih penasaran!!!” Kata Chiko dalam hati.
Dua tahun kemudian...
“Terima kasih Tuan Rolls...” ucap Chiko menjabat tangan pria dewasa yang duduk di hadapannya.
“Sama-sama...semoga kau betah bekerja padaku, anak pintar” sahut pria berambut putih.
“Iya...boleh aku minta tolong padamu pak?” Tanya Chiko.
“Iya...tentu” jawab Tuan Rolls Biggest.
“Tolong bantu aku membeli saham atas nama ibuku Joana Clarissa Jesley, Diamond’s Corp Group nama Perusahaan perhiasan terbaik di dunia, Diamond”s jewelery, bantu aku membeli saham di sana, sekitar 30% aku ingin membelinya, sesuai dengan bayaranku yang akan kau berikan padaku untuk tiga game’s itu, bisakah kau membantuku?” Kata Chiko.
“Okay...aku akan membantumu, itu sangat mudah nak...” sahut Rolls tersenyum.
“Terima kasih” ucap Chiko kembali menjabat tangan Rolls.
__ADS_1
Chiko kembali ke rumah dengan perasaan lega, saat ia berusia 2 tahun, ia sempat diculik dan penculik itu mengancam Chiko agar menjauh dari Brenda, ia bingung mengapa ia harus menjauh dari nenek yang sudah membesarkannya. Pria yang menculiknya itu adalah adik dari Brenda, semua teka-teki terkumpul, selama ini Brenda hidup tanpa ingatan masa lalu, ada sebuah kejadian yang menyakitkan, yang dimana Brenda harus mengakhiri pernikahannya dengan sebuah pengkhianatan yang ia buat sendiri, itu semua ia lakukan agar ia bisa menemui sang ayah yang sedang sakit akan tetapi itu semua hanya jebakan, wajah Brenda di operasi agar tidak mirip dengan wajahnya yang dulu, bahkan ingatannya di hapus habis dengan cara disetrum berulang kali dengan obat suntikan cairan kimia, itulah yang menyebabkan Brenda masih merasa perawan padahal ia sudah pernah menikah, disitulah Chiko menyelidiki menyeluruh tentang siapa Keluarga Diamond? Disana Chiko menemukan fakta baru yaitu ibunya Joana adalah saudara kandung dari istri pria yang bernama Christofe Diamond, saudara kandung Joana yang bernama Chaloretta J, Keluarga Jesley membuang Joana karena mereka menganut kepercayaan takhayul yang dimana mereka percaya jika Joana adalah anak pembawa kesialan, begitu ia lahir sang ibu Gia Jesley meninggal dunia sesaat setelah melahirkan dan Perusahaan sang ayah Marcus Jesley mengalami kebangkrutan, itulah sebabnya Joana dibuang ke Panti Asuhan Angel’s Mom’s.
To be countinued 10.