
“Ck...” decak Archie kesal.
Archie berdiri lalu menggendong Joana tanpa aba-aba.
“Kyaaaaa...emmmmm...” Joana berteriak sesaat sebelum bibir Archie tanpa permisi sudah menempel di bibirnya.
“Pengantin baru harus tidur bersama...ck...” kata Archie mengedipkan sebelah mata.
Glek...
Joana menelan kasar slavina nya.
“Jangan takut! Aku tidak akan memangsamu, jika kau belum mau aku sentuh” bisik Archie menggigit tengkuk leher Joana.
“Geli Tuan...” kata Joana tersipu malu.
“Hm...kita ke kamar sayang...” kata Archie sembari berjalan menuju kamar mereka berdua.
Archie menaruh perlahan Joana di atas KING BED setelah itu ia pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Sementara Archie mandi, Joana masih terpaku akan perlakuan manis yang selama ini ia terima dari Archie. Joana mengelus bagian dada yang dimana terletak sebuah jantung sedang bekerja lebih keras, jantung Joana berdetak sangat cepat, baru kali ia merasakan perasaan seperti sedang bermain rollercouster, seakan jantung hendak melompat keluar dari dalam sana.
“Apa yang terjadi padaku? Masa aku...hiks...huffff!!!” Gumam Joana langsung menyikap selimut sampai menutupi kepalanya.
Archie keluar dari kamar mandi langsung memakai celana panjang lalu duduk di sofa panjang, ia membuka laptop kemudian mulai mengerjakan pekerjaan yang sempat tertunda karena pernikahan ia dan Joana, beberapa minggu yang lalu, Archie tersenyum mengingat pertemuan pertama ia dengan Joana, ia tak menyangka, candaan renyah yang ia lontarkan justru berbuah amat manis, ia mendapatkan kembali wanita yang hilang dari genggamannya selama enam tahun, sejujurnya ia sangat bahagia bisa menikahi wanita yang ia rusak masa depan nya.
“Syukurlah...kau bersama ku sekarang Joana” kata Archie memandangi selimut yang menutupi Joana.
“Eh...maksud dia apa ya???” Kata Joana dalam hati.
Selama tiga jam lebih Archie bekerja, tidak terasa hari sudah sangat larut, jam menunjuk di angka 12 tepat, Archie membuka kaca mata yang ia kenakan lalu memijat lembut pinggiran kedua mata nya, setelah itu ia menutup laptop lalu berjalan menghampiri Joana, ia menyikap selimut yang menutupi Joana, saat selimut itu terbuka, Archie tersenyum mendapati Joana yang sudah tertidur pulas. Archie membelai pucuk kepala Joana sebelum ia akhirnya ikut tertidur sembari memeluk Joana.
Pagi hari jam 07:30 waktu setempat, Joana yang terbangun karena cahaya matahari yang menyelinap masuk ke dalam kamar mereka melalui celah-celah jendela. Joana merasakan pinggul nya terasa berat, saat ia menoleh ke arah situ, ia melihat tangan kekar Archie sedang memeluknya.
“Eh...ini kok..apa sih???” Joana gelagapan.
“Euhhh..hmmm...” Archie melenguh sembari mengangkat tangan kiri.
Joana yang melihat gelagat Archie yang sebentar lagi akan terbangun, ia segera menutup kedua mata berpura-pura tertidur.
__ADS_1
“Tampaknya kau sangat lelah Joana-ku...” gumam Archie lalu mengecup kening Joana.”Selamat pagi sayangku...” ucap Archie.
Brakkk...
Suara pintu tertutup membuat Joana langsung membuka mata lebar-lebar.
“Oh My God!!!” Kata Joana dalam hati.
Deg Deg Deg
Debaran jantung tak menentu sangat terasa bagi Joana, ia kembali menyikap selimut menutupi seluruh tubuh.
“Arggghhh...bisa gila aku!!!” Runtuk Joana.
Archie selesai dengan aktifitas membersihkan diri, ia masuk ke dalam Room Closet, ia memilah mencocokan jas dengan kemeja dan dasi, tak lupa jam tangan dan pin dasi yang biasa ia pakai, belum selesai ia memakai dasi, Joana masuk begitu saja, Joana merampas dasi berwarna hitam itu dari tangan Archie kemudian ia memakaikan dasi tersebut di kerah kemeja Archie. Archie tersenyum manis terus saja memandangi wajah Joana yang masih belum diberi polesan make up sama sekali, sempurna memang, wanita yang hanya mencuci muka nya terlihat glowing dan sangat cantik.
“Kelak...jika kau tahu siapa aku, aku sudah mempersiapkan hati untuk ditinggalkan olehmu Joana...” kata Archie dalam hati.
Archie menarik lembut pinggang ramping Joana, Joana langsung menaruh tangan kiri di atas bahu kanan Archie. Kedua mata bertemu...Joana dan Archie saling memandang satu sama lain, Archie menarik lembut tengkuk leher Joana, memiringkan sedikit kepala dengan tangan kiri masih menempel di pinggung Joana. Joana sontak memejamkan kedua mata nya, di saat itulah Archie mencium lembut bibir tipis Joana. Saling membelit lidah satu sama lain, pria yang punya banyak pengalaman berciuman sangat mahir seperti Archie tak menyia-nyiakan kesempatan yang datang, saat Joana nampak tak keberatan dengan apa yang ia lakukan.
Joana mengikuti apa yang diperintahkan oleh Archie padanya. Cukup lama untuk ciuman di pagi hari, seakan terhanyut akan buaian ha*rat yang membelengguh kedua insan ini, mereka lupa diri, Archie menggendong Joana ala koala tanpa melepaskan pangutan yang ada, ia berjalan perlahan keluar Room Closet sampai tiba di tepi King Bed, keduanya terjatuh di waktu yang bersamaan.
“Hahh...hosh...hoshhh...hoshhh...” menghelahkan nafas bersama.
Deg Deg Deg
“Katakan jika kau keberatan ditengah-tengah permainan, aku akan menghentikannya” kata Archie.
Glek
Joana menelan kasar slavina nya lalu mengangguk setuju.
“Aku tidak akan memaksa sayang...rileks...okay...” kata Archie.
Archie kembali mencium bibir Joana\, tangan kanan sibuk masuk ke dalam baju tidur merah yang dikenakan Joana saat ini\, sedangkan tangan kiri sibuk membuka kancing jas. Joana ingin menghentikan kegilaan ini namun ia pun sudah kehilangan akal karena sentuhan lembut dari sang suami Archie\, tak sadar satu d***n lolos begitu saja dari kerongkongan nya tapi berikutnya Joana menggigit bibir bawahnya saat Archie mencium menelusuri lehernya yang jenjang.
__ADS_1
“***hhh...ehmmm...” Joana m****h ditengah-tengah ia pun menahan diri.
“Jangan ditahan sayang...fuihhhh...” bisik Archie dengan suara parau lalu meniup daun telinga Joana.
“Hahhhh!!!” Joana tersentak melotot menatap mata Archie.
“Haruskah aku menyudahi-nya???” Tanya Archie menatap sendu mata Joana yang bulat.
Joana terdiam sejenak lalu menarik kerah kemeja Archie.
Glek
Joana kembali menelan slavina nya. Joana memberanikan diri mencium bibir Archie.
Archie menanggapi keinginan sang istri, ia melanjutkan kembali apa yang ia ingin lakukan bersama Joana.
“Jangan pejamkan mata mu terlalu lama! Maka ketakutan yang sebelumnya tidak akan terjadi lagi” kata Archie lembut membelai bibir Joana.
Archie kembali mencium Joana sampai mereka berdua semakin terbuai dan pada akhirnya mereka berdua berhasil melakukan adegan dewasa tanpa hambatan. Setelah melakukan pengalaman pertama yang sebenarnya mereka pernah melakukannya namun dengan countect yang berbeda. Dulu Joana dipaksa tapi sekarang, ia sendiri yang menyerahkan diri.
“Tuan muda...jangan melihatku terus!” Desis Joana tersipu malu.
“Apa yang salah? Aku melihat istriku sendiri kok...hehehe” sahut Archie tertawa kecil.
“Tuan muda!!! Iiihhhh....” rengek Joana.
“Hm...Archie...cukup Archie...” kata Archie mencium kening Joana.
“Aku belum terbiasa, maaf...” kata Joana menyembunyikan wajahnya dengan selimut.
“Cobalah...biasakan diri sayang...” kata Archie lembut.
“Hm...A.a.a.rrchhiieee...” kata Joana terbata-bata.
“Good girl!” Sahut Archie kembali mencium bibir Joana.
Entah sudah mulai membiasakan diri atau apa? Joana nampak menikmati setiap sentuhan yang Archie berikan, ia pun melakukan adegan dewasa itu sekali lagi, sudah dua ronde terlewatkan kedua pengantin ini tertidur kembali karena kelelahan.
__ADS_1
Sementara di ruang makan, Chiko sedang sarapan dengan ditemani Gleen dan juga Brenda, ada Casanova dan Martine yang ikut sarapan bersama, Gleen tersenyum memandang anak tangga, Casanova melihat putranya itu tersenyum, ia mengerti maksud senyuma Gleen, senyuman bahagia untuk Archie dan Joana, yang belum hadir ditengah-tengah mereka.
To be continued 7