mega untuk Azmi

mega untuk Azmi
episode 1 Mega Untuk Azmi (mega yang mendung)


__ADS_3

" astaghfirullah, kenapa jam segini baru pulang.. aba sudah peringatkan kamu berulang kali. tetap saja begini! " ucap abah sambil memegangi dadanya.


sedari almarhum umi meningal, sekarang mega jadi susah di atur, ia sering keluar beralasan sekolah padahal sebenarnya ia bolos. beberapa guru melaporkan sikap Mega disekolah yang pecicilan, bahkan tidak beretitut sedikit pun. gelar abah nya yang kiyai sekaligus pemilik pesantren merasa gagal mendidik putri bungsu nya.


" apa sih baa?... mega cape baru pulang sekolah abah malah ngomel terus. " ucap mega sambil memicingkan mata nya.


" ini udah jam 7, mana ada pulang sekolah jam 7 malam gini " abah semakin kesal pada mega semakin hari kelakuanya menjadi jadi.


mega yang tak. menghiraukan abah nya, langsung naik ke kamar nya, sambil membanting pintu.


" sudah bah yang ada. nanti darah tingi abah kumat " ucap umi farida ibu sambung Mega.


imran yang baru pulang dari masjid pun.kaget saat melihat abah nya sesak nafas dibuat mega!


" umi abah kenapa? "


" adik mu keterlaluan semakin hari abah merasa gagal mendidik nya " ucap abah sambil memegang tangan imran.


" mega bikin ulah lagi bah?.. keterlaluan itu anak, biar nanti imran yang akan menasihati nya." ujar imran.


" umi bawa aba kekamar yah, biar aku ke atas mau kasih dia pelajaran! " ucap imran serius.


" jangan terlalu keras pada adik mu bang, munkin tadi di sekolah banyak acara maknya pulang telat. " ucap umi farida menenangkan suasana.


namun imran yang sudah kadung kesal. akhirnya menuju kamar mega.


tok tokk tokkk.


" mega buka pintu nya, abang mau bicara "


mega yang gelagapan sehabis mandi pun hanya mengenakan daster lengan pendek.


" apa sih bang? brisik tau " ucap mega tampa rasa bersalah.

__ADS_1


" ayo turun segera minta maaf sama aba. " ucap imran sambil mengengam tangan mungil Mega.


" aku ngak akan turun bang , aku cape sama dunia ku. peranh ngak sedikit ajah kalian pikirin perasaan aku pernah ngak abang sama aba ngertin aku pernah ngak " ucap mega sabil menangis. "


tentu saja imran yang tak tega langsung melepas kembali tangan adik nya, dan membiarkan mega menutup pintu tampa berkata lagi.


di dalam kamar Mega, menangis sambil menyebut nama umum nya. menurut nya umi lah yang selalu mengerti dirinya. sejak kepergian umi satu tahun yang lalu membuat mega menjadi gadis yang judes di rumah serta pecicilan diluar rumah. mega berharap aba tidak menikah lagi setelah ditingal oleh almarhumah umi namun dugaan nya salah besar. farida yang dulu pengasuh nya kini malah menjadi ibuk sambung nya.


pada saat itu, mega jadi merasa kesepian dia seolah bersikap kepada dirinya.ia merasa hanya hidup seorang diri di rumah ini. baginya sahabatnya di sekolah adalah keluarga nya. dan kepergian umi seolah dimanfaatkan farida untu mengambil peran di keluarga nya itulah sebab Mega malas bersikap sopan kepada farida.


" kenapa sih? ngak ada yang ngertiin, sedikit aja " gumam Mega dalam hati sambil mengusap air matanya.


Telfonya berdering pangilang vc, dari grup sahabatnya. Kalou malam ini mereka akan sepakat pergi nongkrong di caffe sambil karoke an. Mega yang tadinya habis menangis langsung melupakan kesedihanya.


" Heyy..Ga lu mau ikut ngak nih kita jemput. " ucap mawar


" iyh nih Ga.. hayuk lah besok kan juga libur kan keluar lah mingguan kita. " sahut Ratna dan intan


" ya elah kenapa lagi sih? " ucap intan


" biyasa anak ustad mah begono kan ngab " cletuk mawar seakan sudah tau apa penyebab nya.


selam berteman dengan mega mereka jarang bertemu dirumah pak kiyai yusuf karna jika tau pun. mereka akan kena omelan. pernah waktu itu saat mereka menjemput mega di ajak nonton di bioskop pun. langsung kena semprot semua.


" yah udah lah ges, gw bisa nih kluar tapi jemput yah..! pokonya nanti pas azan isya lu pada mesti setai. di depan ujung gang pondok! "


" nahh... iniii baruu kawan oke lah gasaa " ucap mawar sambil menutup pangilan video call.


Mega bersiap menganti pakean nya. ia mengunakan gamis namun ia membawa baju ganti swtter dan celan jens nya,seblum keluar ia memastikan seluruh sudut lantai 1 dan 2 tidak ada siap pun. misinya berhasil malam ini Mega dan ketiga sahabatnya kluyuran.


sesampainya di mobil mawar. mega langsung menganti baju nya. meskipun ia mengunakan celan jens ia tetap memakai krudung nya. karna sejatinya ia masih merasa malu jika harus membuka hijab didepan umum.


sesampainya di caffe, mawar memalkirkan mobilnya.

__ADS_1


di tempat biasa dan mereka pun memesan makanan yang sama.sedari masuk SD mereka memang sudah bersahabat bahkan nanti mereka ingin bersepakat kuliah di Singapura bersama.


" Ga.. ini lu beneran kabu-kaburan lagi? " tanya Ratna.


" Kalou pun gue, izin ngak bakaln juga di boleh sama aba percuma kan " ucap mega sambil membenarkan krudung nya.


" yahh ws lah nyanyi aja yuk.. biar ngak riweh ini hidup " cletuk intan.


mereka bertiga menyanyi di panggung musik biyasa. namun Mega hanya menyaksikan intan mawar dan Ratna bernyanyi. malam ini Raga nya memang hidup tapi hati Mega seakan tidak disana ia melihat ketiga sahabatnya bernyanyi dengan banyak tingkah nya. dan disana meskipun ramai Mega masih merasa kesepian.


" ayo..Gaa ... lu naik ke pangung sinih? " ucap ketiga sahabatnya sambil melambaykan tangan.


mega hanya mengelengkan kepala nya. sahabatnya yang peka pun. berhenti bernyanyi dan langsung menghampiri Mega yang mematung di sudut sendirian.


" lu lagi kenapa?.. cerita coba masa murung terus. kita kesini buat heppy-heppy. kali Ga " ujar mawar.


namun mega langsung menangis. ketiga sahabatnya kebingungan apa penyebab nya, apa munkin kata-kata yang di kluarin salah.


" Ya Tuhan sorry ngab.. gw ngak ada maksud apa apa.kenapa lu nanggis? " ucap mawar yang kebingungan. ia merasa bersalah karna kata-katanya.


" ngak papa, cuman gw lagi ngrasa sedih banget. "


" malem ini kita nginep di hotel aja yuk. " ucap intan akhirnya mereka berempat sepakat untuk menginap malam ini di Hotel. karna ia tahu perasaan sahabatnya saat ini sedang benar-benar kacou.


" Kalou ngak mau cerita sekarang ngak papa beb. nanti bisa cerita pas udah sampai di hotel. " ucap Ratna sambil mengusap punggung Mega.


yang mereka tahu selama kenal dengan mega. dia adalah si hitam manis yang ceria dia cantik imut baik dan pengertian. mereka merasa bersalah ketika dia melihat Mega yang ceria tiba-tiba menangis seketika. mereka pikir ucapn mawar tadi menyinggung mega, tapi baru kali ini mega baperan biasanya Mega yang paling julid di antara mereka.


Bersambung....


makasih yang udah bantu like. komen yang bijak yah...


dan terus bantu suport karya ku. Mega Untuk Azmi

__ADS_1


__ADS_2