mega untuk Azmi

mega untuk Azmi
episode 8 Mega untuk Azmi ( diam diam cinta )


__ADS_3

imran yang dapat jadwal mengajar pagi langsung turun kebawah. imran bertemu dengan aba nya di meja makan. niat imran ia ingin menceritakan gadis yang ia inginkan untuk menjadi istri nya. namun ia pikir momen nya. belum pas, jika pagi buta begini harus membicarakan seorang gadis!


tiba-tiba mega dan Azmi juga ikut turun. seperti biasa Azmi mengantar istri nya ke sekolah.


namun imran terpaku sekali gus meledek adik ipar nya yang pagi buta begini sudah keramas.


" masha Allah.. Semalam gerah yah " ledek imran


" apan sih bang! " jawab mega ia tau kalo imran sedang meledek Azmi yang rambut nya basah.


" nikah bang biar ngerasain keramas pagi juga. " sambung Azmi.


aba dan umi farida, juga ikut menertawakan tingkah mereka.


" wah.. yah wis, do'a in. abang juga makanya biar cepat nyusul ya. " ucap imran sambil ngeloyor pergi.


sementara itu di perbatasan aula dan gedung santri putri imran bertemu dengan ustadz salim.


" eh ustadz salim lagi apa ko ngk masuk kelas malah nunggu disini? " tanya imran pada ustadz salim


" lagi nunggu bidadari keluar. mau pastiin! kalou pagi ini senyuman nya tetap ceria. " ucap salim sambil matanya celingukan.


imran langsung faham. kalou gadis yang dia maksud adalah luna.


" sudah lah.tadz ngk baik nanti jadi fitnah jangan nunggu di sini! " ucap imran padahal dalam hati ia cemburu jika luna. harus di lihat oleh pria lain.


imran langsung bergegas menuju ruangan tempat ia mengajar santri putri. di kelas ia sesekali mencuri pandang kepada luna, gadis imut bermata bulat serta hidung mancung dan bentuk muka yang lonjong. bah putri dalam dongeng.


" sudah selesai tugas nya? " tanya imran pada santri putri.


" sudah pak. " jawab serentak.


imran sengaja, menyuruh luna mengumpulkan buku para murid.


" luna tolong kamu kumpulkan buku nya. " ujar imran.


luna tersenyum getir sambil melirik zahra.


" ciah... udah sana! " ucap zahra sambil memberikan buku nya pada luna.


luna maju ke depan, dengan langkah yang kaku. tentu saja sebab menurut nya ustadz imran adalah ustadz yang begitu tampan setelah ustadz Azmi.


Setelah luna sudah mengumpulkan semua buku nya. imran langsung mengoreksi buku buku para santri.


sebelum nya,imran sudah memperhatikan, mana buku milik luna.


" ini buku siapa? " tanya imran sambil mengangkat buku luna. yang padahal imran sudah faham Kalou ini buku luna.


" punya saya ustadz " Jawab luna lirih.


" nanti kamu ambil buku ini di kantor ruangan saya, pelajaran hari ini selesai yah. kalian boleh keluar ruangan setelah lima menit. " jawab imran tegas sambil membawa buku luna.


" kamu ngisinya salah yah lun? " tanya zahra.


" aku juga, ngk tau lu " jawab luna yang melirik bingung.sambil merapihkan jilbabnya.


setelah jam kelas selesai. luna langsung menuju ruangan ustadz imran.

__ADS_1


" assalamu'alaikum, ustadz " ucap luna sambil mengetuk pintu.


" Walaikum'salam, masuk luna jangan berdiri di depan pintu. " ucap imran.


" ada apa ustadz, menyuruh saya kesini? "


" saya cuman mau minta. alamat rumah kamu " ucap imran sambil menaruh pensil dan buku menyuruh luna untuk menulis alamat rumah nya.


setelah imran melihat luna menulis, alamatnya imran tersenyum dalam hati. karna rencana nya berhasil,niatnya setelah besok kepulangan para santri imran akan melamar luna.


" ini sudah, ustadz " ucap luna sambil menyerahkan buku dan pensil nya.


" oke.. ini buku kamu sekarang kamu boleh keluar " ucap imran tampa melirik.


luna langsung bergegas keluar dari ruangan ustadz imran.


dan segera masuk ke ruangan pondok putri.


" why ko lama lun? " tanya zahra.


" iyah " jawab luna sambil berbaring di kasur.


" emang ustadz imran ngomong apa? "


" cuman minta alamat. "


" lah? bukanya waktu daftar kesini juga kamu isi formulir? " tanya zahra.


" iyah isi sih.. cuman mungkin ustadz imran males cari berkas nya. " jawab luna singkat.


" aneh banget. masa ia sih! " gumam zahra dalam hati sambil menggaruk jarinya.


****


imran menemui aba nya, yang sedang duduk di Gasebo.


" baa.. assalamu'alaikum "


" walikum'sallam, tumben kamu IMM jam segini udah pulang? " tanya aba pada imran.


" iyah baa ada sesuatu yang penting yang harus, saya bicarakan ke aba. " ucap imran serius.


" wah tumben sekali! " ucap aba sambil menepuk punggung imran.


" aba saya mau ngelamar salah satu santri putri aba. " ucap imran kelud jujur dalam hati ia amat Gerogi.


" Mutia? anaknya kiyai hasan kan? " tanya aba pada imran.


" bukan baa.. " ucap imran menunduk lemas.


" lalu sopo gadis yang kou taksir itu? " ucap aba meledek.


" murid ku baa, dia Nur mauluna safira, "


" oalah yang baru mau dua tahun ini toh? " tanya aba pada imran!


" iyah baa, terus terang saja saya sudah Mengagumi gadis itu sejak ia awal masuk pesantren ini. baa " ucap imran terang terangan pada aba nya.

__ADS_1


" terus sekarang emang imran yakin Kalou dia jodoh imran? " tanya aba lagi.


" insyaallah imran yakin baa. awalnya juga imran cuman mengganggap Kalou ini cuman sebuah imran kagum. tapi lama-lama, imran sadar baa Kalou imran sudah yakin ingin melamar dek luna,baa " Jawab imran meyakinkan aba nya.


" terus kamu mau ke rumah orang tuanya kapan? "


" mungkin lusa baa, sehabis para santri libur pondok.abaa sama umi, ikut yah Ke Tegal " ujar imran.


" wah.. itu malah pasti kamu kan. putra aba satu satunya. "


padahal kiyai yusuf, sudah hampir menjodohkan imran dengan Mutia anak kiyai hasan. karna beliau adalah kerabat dan berniat menjodohkan Mutia dengan putra nya.


namun ternyata imran memilih menikahi murid nya.


di sisi lain Azmi menjemput Mega pulang sekolah, ternyata mega sudah menunggu Azmi sedari tadi!


" aby kemana aja sih?... dari tadi aku udah keluar sekolah aby malah lama jemput nya! " ucap mega dengan nada ketus.


" ya Allah maaf, sayang tadi aby ada rapat soalnya. besok kan para santri libur pondok " ucap Azmi menjelaskan.


" ouh gitu.. " ucap mega sambil merebut helem dari tangan Azmi.


" udah lah.. jangan ngambek mulu, nanti cantik nya ilang. " ledek Azmi.


mega malah memicingkan mata nya, sontak Azmi langsung tertawa gingsul dan lesung nya yang di perlihatkan, membuat para murid yang berjalan kaki pulang pun. melirik Azmi.


" aby ngapain sih pake nggak pake masker segala " ujar mega dengan nada datar.


" lah emang kenapa? "


" liat noh, pada Ngeliatin aby! " ucap mega sambil melepas pelukan nya, pada Azmi.


" oh jadi kamu, ngk mau Kalou aby banyak yang liatin? " ucap Azmi meledek.


" ngk b aja "


" Kalou biasa aja kenapa kamu protes. " jawab Azmi lagi.


" bilang aja, cemburu dasar ABG, " gumam Azmi dalam hati.


Azmi tidak melanjutkan perdebatan nya. karna ia tau mega mulai cemburu pada nya.


" kayanya nanti malem ada pasar malem deh, " ucap Azmi.


" aby tau dari mana? "


" soalnya biasanya Kalou ada persiapan kya gitu yah pasti ada " ujar Azmi meyakinkan.


" kamu mau kesini nanti malem? " tanya Azmi pada mega.


" emang aby ngk ngajar nanti malem? "


" sebentar paling habis isya, sekitaran 1 jam. Kalou kamu mau nanti abis aby ngajar kita kesini. " ucap Azmi


mata mega langsung berbinar dan mengangguk.tentu saja mega senang jika di ajak jalan oleh Azmi, karna terus terang jika ia keluar malam sendiri pasti aba nya ngomel.


Bersambung....

__ADS_1


Thak you, jangan lupa like. subscribe yah.


follow IG.. Ayurahma12972


__ADS_2