
setelah semalam menangis sampai sesenggukan, mega langsung tidur di pundak Azmi. dan pagi berselang mega langsung bersiap siap. masuk sekolah karna sudah 3 hari tidak masuk sekolah.
" sayang kamu nanti pulang jam berapa? " tanya Azmi sambil menyisir rambut mega.
" belum tau. palingan, juga jam satuan. " ujar nya
" soalnya aby juga mau ada acara sayang, kalou nanti. kamu ada pelajaran tambahan kabarin aja. Kalou kamu nanti pulang nya kurang dari jam 1. kamu naik gojek aja yah " ucap Azmi sambil mengikat rambut mega.
mega hanya menganguk. ia sekarang jadi lebih penurut aba juga sekarang jarang menegur mega. itu karna Azmi slalu menutupi keburukan nya. karna seburuk buruknya mega. Azmi lah, yang akan bertanggung jawab segala nya.
setelah selesai bersiap, seperti biasa Azmi langsung mengantar mega berangkat sekolah.
entah mengapa? hari ini mega seperti lesu. bahkan muka pucat dan sedikit oleng
" sayang ko kayak nya lemes banget kamu? " tanya Azmi yang menatap mega di kaca spion nya.
" ngk tau nih.. padahal tadi udah minum susu sama sarapan roti. " ujar mega.
" mau putar balik aja?.. ngk usah masuk sekolah dulu yah Kalou ngk? " ujar Azmi yang penuh khawatir.
" kan.. kemarin juga aku udah ngk masuk 3 hari by.. masa harus libur lagi. " ujar nya.
Azmi hanya memberi nasihat. jika nanti mendadak mega tidak enak badan. langsung ijin ke, ke Guru sekolah nya.
setelah sampai di gerbang sekolah. seperti biasa mega langsung mencium punggung tangan Azmi. dan segera masuk kelas.
sesampainya di kelas jam pelajaran pun.langsung di mulai entah mengapa hari ini mega begitu lemas,
" aduh ko kepala ku sakit banget yah "gumam mega dalam hati. tapi mega tetap mengikuti pelajaran hinga jam istirahat tiba.
" Ga. ke kantin yuk?. " ucap ketiga sahabat nya mega.
" ayo " mega langsung beranjak dan memasukan buku nya kedalam tas.
di lorong menuju kantin fatir sudah menghadang mega. dan mengikuti mega ke kantin.
" iyah intan Ratna mawar. kalian pesan dulu aja yah. aku ke toilet sebentar." ujar nya.
mega langsung ke toilet. setelah selesai dari toilet fatir tiba-tiba menghampiri mega.
" Ga. kamu dari mana aja " tanya fatir yang sengaja menghalangi jalan nya.
" aku sibuk. ada acara " ucap mega jutek.
" aku kangen. dan aku juga mau tanya sesuatu? " ucap fatir sambil memegang tangan mega erat!
" tanya saja, tapi tolong lepasin genggaman nya. " jelas mega.
" yang kemarin di pasar malam benar itu abang mu? " ucap fatir dengan nada yang datar.
" iyha... " Jawab mega lirih sambil menunduk.
" aku butuh kejujuran. dari hati kamu ga. aku sayang sama kamu aku rela lakuin apa pun. demi kamu. " ucap fatir se- akan mengungkapkan isi hati nya pada mega.
__ADS_1
mega bingung harus mengambil kalimat apa? mega harus menjelaskan pada fatir! tapi ia Fikir momen nya, tidak pas apa lagi jika semua gurunya tau setatus nya menikah. ia takut di DO. dari sekolah nya.
" maaf kak, teman ku sudah nungging " mega langsung melangkah menuju sahabat nya,
namun tiba-tiba. mega langsung terjatuh pingsan. dan fatir langsung meraih mega. yang hampir tubuh nya jatuh ke lantai.
" Ya ampun! mega.. " ketiga sahabat langsung panik dan menghampiri nya.
akhirnya setelah beberapa menit. mega pun di bawa ke UKS sekolah.
" ya Alloh ga. bangun hey.. " ucap Ratna sambil menepuk lembut pipi mega.
intan yang panik pun langsung ke kelas mengambil ponsel. mega dan menghubungi Azmi.
" halo. asalamualaikum "
" Iyah Walaikumssalam. ini siapa yah? " ucap Azmi. ia tau betul Kalou yang ada di telfon bukan suara istri nya.
" mega nya pingsan. pak ustadz kesini saja yah tolong jemput mega. "
setelah selesai menelfon intan langsung menutup telfon, dan Azmi meninggalkan rapat. dan langsung menjemput mega ke sekolah nya.
" maaf para ustadz. saya menunda rapat. karna harus menjemput istri saya. " ujar Azmi tampa basa basi. dan langsung menyerahkan berkas kepada ustadz Ilman.
sesampainya di sekolah mega, Azmi langsung memarkirkan motor nya, dan melihat tangan intan yang melambai, mengisyaratkan untuk Azmi menuju ke UKS.
" dimana mega? "
" mari pak ustadz ikut aku. "
di sana, azmi melihat mega yang masih terbaring. dan satu yang menyita perhatian nya saat ia tau Kalou pria yang pernah ia lihat di pasar malam ia temui lagi disini.
" kita keluar dulu yah pak " ujar ketiga sahabat mega.
kini tinggal fatir, yang masih ada di sana.
" salam kenal. saya fatir. " dengan tatapan datar.
Azmi langsung mengulurkan tangan nya. tapi dengan kembali menatap fatir penuh arti.
" Kalou mai. ke kelas silahkan. biarkan saya yang menjaga mega disini! " sambil azmi menekan jabatan tangan nya.
" baik. saya permisi dulu. "
setelah beberapa menit Azmi menunggu, akhirnya mega sadar.
" abyy.. aby. kok disini? " ujar nya.
" tadi intan telfon.dia bilang kamu pingsan. aby panik dan langsung ninggalin rapat "
" aku juga. ngk tau kenapa? tiba-tiba tadi kepala ku pusing. " jelas mega.
" yah sudah, ayo kita pulang. tadi aby sudah izin ke guru kamu "
__ADS_1
lalu tiba-tiba. bu eca masuk kedalam ruangan dan memberikan tas mega.
" dek mega. ini tas nya ketinggalan. " ujar bu eca.
" iyah bu makasih. "
" Kalou besok belum terlalu sehat, tidak masuk dulu juga ngk papah " ucap bu Eca sambil menutup pintu
" baik bu. mungkin istt....saya memang butuh istirahat " ucap Azmi keceplosan. dan langsung mengalihkan pembicaraan
mega yang langsung mencubit pinggang Azmi.
bu eca yang menatap mega dengan bingung.
" aby ko bisa keceplosan. yah " gumam mega dalam hati.
namun ia tidak berani mengeluarkan ucapan nya, dan bu eca juga tidak berani menegur nya lagi, karna yg bu eca tau Azmi yang saat ini menjemput mega adalah abang nya.
" aby kenapa keceplosan sih? kan udah aku bilang aku mau private, dulu pernikahan kita " sambil memanyunkan bibir andalan nya.
" lupa sayang. maafin yah "
sebenarnya hari ini azmi malas berdebat dengan mega.apa lagi banyak pekerjaan yang ia tinggal kan di pondok, belum lagi ia harus memikirkan lain sebagai nya.
" aby, aku pengin makan rujak. " ujar mega sambil menunjuk penjual rujak gerobak pinggir jalan.
" yah udah, ayo kita turun dulu. " ujar Azmi.
mega dengan girang. langsung turun dari motor dan membeli rujak. tentu saja Azmi bingung dengan sifat istri nya yang seperti orang sedang ngidam.
" udah by, ayo pulang " sambil ia membawa sebungkus rujak.
Azmi langsung melakukan motor nya karna semakin sore cuaca nya begitu panas. apa lagi mega tidak memakai helem.
sesampainya di rumah mega langsung masuk ke kamar nya, dan azmi mengikuti langkah mega.
" sayang aby mau tanya boleh? "
mega langsung menoleh.
" Mau tanya apa? "
" kamu udah, mens belum sih? " tanya Azmi sambil menutup pintu kamar.
" belum bulan ini. tapi pas aby pulang dari jombang,satu bulan lalu aku itu baru selesai mens. " jelas nya.
Azmi langsung menelan saliva sambil bergumam dalam hatinya " apa jangan jangan dia hamil yah "
" sayang kita ke Dokter yuk? " ajakin Azmi pada mega.
" lah emang nya aku kenapa? aku udah baik baik aja, " ujar mega sambil menikmati rujak yang tadi ia beli.
Bersambung....
__ADS_1
makasih. jangan lupa like komentar yg bijak dan subscribe 🥰😍😍😍😍