
Mega berfikir Kalou nanti setelah suaminya pergi ia akan menonton bioskop dengan ketiga sahabatnya nanti.
" yah sudah habisin makanya " ujar azmi sambil mengusap lembut kepala istri nya.
mega bersemangat menghabiskan makanan nya.
" Kalou aby nggak ada, sekolah nya yang bener yah sayang. kasian aba Ga...kamu harus bisa buktiin ke aba Kalou kamu bisa kamu mampu " ucap Azmi menasehati.
entah mengapa? setiap kali Azmi berbicara hati mega terketuk! . tutur kata yang begitu lembut dan penuh nasihat setiap kalimat nya. namun jika mengingat sekolah nya dan setatusnya sekarang mega jadi merasa kesal pada Azmi.
pagi berselang....
Azmi membereskan pakaiannya.sendiri ke dalam tas nya,
" ehh sayang ku udah bangun? " ucap Azmi sambil melirik ke arah Mega yang mengusap muka nya
" kamu jadi berangkat pagi ini Mi? "
" maksudnya? " tanya Azmi terkejut saat tau istrinya hanya menyebutkan separuh namanya.
" iyah mohammad Azmi antar " ucap Mega dengan nada meledek.
" oh gitu yah sekarang! "
" dari pada ku panggil om mau? "
" ya Allah. awas yah kamu " Azmi langsung menarik selimut Mega.
Mega langsung berlari sambil memukuli Azmi dengan bantal guling nya. Azmi kewalahan menghadapi sifat istri bocil nya.
" sudah lah sayang sana mandi dulu! " ucap Azmi sambil menghentikan langkah nya.
Mega langsung berlari kecil menuju kamar mandi.
" ko aku jadi salting gini yah ka mas Azmi " gumam mega dalam hati sambil terus tersenyum getir melihat kelakuannya sendiri.
sambil menunggu Mega mandi, Azmi tidak henti mengucap syukur karna istrinya kini sudah mulai bisa di ajak bercanda.
" iyah boleh nggak aku ngomng sesuatu? " tanya Azmi saat mega sedang memakai sepatunya.
" mau ngomong apa! " mega melirik Azmi
" aku tidak menuntut mu banyak. tapi tolong tetapkan panggilan ku aby yah " sambil Azmi sedikit tersenyum malu.
" hmmm... oke lah,, ayo antar aku.. nanti aku bisa telat. "
setelah mereka selesai mengobrol, Azmi dan mega turun menuruni anak tangga. mega memang tidak bisa bersarapan pagi. dia hanya membawa bekal yang di buatkan oleh umi farida.
" why pengantin baru " ledek imran di depan meja makan.
" iyah nih bang. nikah makanya jangan jomblo mulu " ucap mega
" yah biarin orang jodoh ku masih di simpen " ucap imran sambil menyuapkan sepotong roti ke mulut nya.
__ADS_1
" Kalou nggak di ambil nanti keburu di duluin bang. " ucap mega Asal.
" jodoh nggak munkin tertukar tapi memang harus di cari imm... " ucap aba yang ikut nimbrung.
" jadi kapan mau zuad kamu imm?" ucap aba lagi.
" sayang Ayo!!" . ucap Azmi yang sudah meng tlakson, motor nya.
Mega pun berpamitan dan segera bergegas ke sekolah.
" ko nggak mau peluk sama aby? " ujar Azmi sambil membenarkan kaca spion nya.
" aku takut nanti ada teman sekolah ku loh, " ucap mega sambil memanyunkan bibir nya.
Tiba-tiba Azmi menge gas motor nya, sepontan mega langsung memeluk erat Azmi dari belakang.
" ihh... ngadi-ngadi nih kadang kadang, Kalou aku jantungan gimana! " mega terus mengerutkan kening nya.
Azmi melirik dari sepion kaca nya, sambil terus tersenyum tipis melihat istrinya mengrutuk.
sesampainya di sekolah. seperti biasa Mega mencium punggung tangan Azmi.
" jangan nakal di kelas. aby kemungkinan tiga hari pulang ko. nanti pulang nya kamu nungu di jemput yah. aby udah bayar orang buat bolak balik. jemput kamu selama aby nggk ada. "
" waduhh ko bisaa!" gumam mega lirih
berarti ia tidak memiliki, kesempatan untuk pergi bersama teman nya.
" pulang nanti kita nongkrong yuk! " ujar intan si ratu
gosip.
" gw nggak bisa kayanya " ucap mega sepontan.
" haduh sejak nikah, lu jadi beda yah ga " ucap mawar sambil berbisik.
mega menatap mawar dengan penuh tanda tanya?
" iyah beda lah, orang udah bersuami gimana sih " sambung Ratna.
jujur saja Mega juga sebenarnya masih ingin bebas seperti yang lainya. tapi malah ia harus melepaskan masa lajang nya.
" ko malah ngelamun sih Ga.? " tanya mawar sambil meminum jus nya.
" nggak papa gw cuman lagi mikir aja " ucap Mega sambil melihat cincin di jari manis nya.
" tapi udah malam pertama belum lu? " tanya mawar penuh penasaran.
mega menggeleng, ketiga temanya saling menatap nya beberapa menit. lalu tertawa lepas.
" ahh masa sih?? " ucap intan penuh ledekan.
" Kalou gw mah nggak bakalan nunggu lagi ga, apa lagi laki lu kan bener-bener keliatannya perkasa " ucap mawar penuh cibir.
__ADS_1
mega tesungut-sungut , ia malu membahas hal seperti itu di sekolah. apa lagi ia teringat saat semalam ia tidak sengaja bangun tengah malam,dan ia melihat senjata Azmi terbangun saat Azmi tertidur sontak Mega langsung terkejut sekaligus malu.
tiba-tiba notifikasi HP nya, berdering WA dari Azmi.
" sayang kamu jangan lupa makan yah. inggat pesan aby selesai sekolah langsung pulang "
" oke " mega menjawab singkat
setelah jam pulang tiba, benar saja pak warto sudah ada di depan gerbang sekolah.kebetulan pak warto supir Jama'ah aba Kalou ada acara.
" ayo neng mari " ucap pak warto.
" iyh pa " sambil mega memasuki mobil tersebut.
sesampainya di rumah Mega melakukan aktivasi seperti biasa nya. di dalam kamar setelah ia melakukan solat isya telfon nya berdering Telfon dari Azmi.
" assalamu'alaikum "
" walikumssalam " ucap Mega
jujur saja ia sudah merindukan Azmi padahal baru satu minggu mereka menikah. tapi jujur Mega merasa sepi biasanya ia mendengar suara Azmi mengaji sebelum berangkat ke mesjid.
" lagi apa sayang ko diem? " tanya Azmi.
" nggak tau nih lagi kangen sama aby " ucap Mega tampa sadar.
terdengar Azmi terkekeh lirih di telfon.
" lihhh... apa sih biy, maksud aku itu kamu udah makan belum?... siap juga coba yang kangen " ucap mega tersipu.
" dasar labil pura-pura yah?... bilang aja kangen! " tanya Azmi sambil meledek istri nya
" hmmmm tau lah " tampa salam mega langsung mematikan telfon nya.
" astaghfirullah istri ku yang satu ini.. " gumam Azmi dalam hati saat Mega mematikan telfon nya.
setelah mematikan telfon dari Azmi, Mega langsung mengangkat video call dari grup. ketiga sahabat nya.
" hay gaes... Lagi pada apa nih? " tanya Ratna
" duduk ajah nih gabutzzzz..." ucap intan.
mega hanya menyimak pembicaraan mereka. yang besok berencana akan pergi ke wisata baru. setelah pelajaran selesai.
" gimana gaa... mau ikut nggak? " tanya mawar.
" ikut dong masa nggak ikut " ucap mega penuh semangat setelah itu ia menutup panggilan video call nya.
" hmmm.. tapi setelah aku nikah aba memang sudah jarang ngomel yahh, berati mas Azmi memang bisa buat obat aba yah. hehehe " batin mega sambil ia membaringkan tubuh nya di kasur.
Bersambung...
selamat membaca ππthk youu jangan lupa dukung author dengan like dan subscribe yah terus jangan lupa kasih hadiah... biar makin semangat bikin cerita nya.
__ADS_1