
setelah beberapa lama, menunggu. mega dan Azmi pamitan kepada umi dan aba nya, namun hal yang tidak Terduga tiba-tiba Mega memeluk umi farida dengan erat. tentu saja hal itu membuat siap pun yang melihat ini terharu. karna memang dari awal umi farida dan aba nya menikah,mega jadi bersifat ketus pada umi farida.
" umi.. mega minta maaf, Kalou mega banyak salah sama umi. " ucap mega sambil memeluk umi.
" umi sudah memaafkan, kamu nak. jauh sebelum mega minta maaf. " ujar nya, sambil umi mengusap punggung mega.
" kalian hati-hati, di jalan yah " ucap aba.
setelah itu mereka pun, berpamitan dan menuju mobil.menuju kampung kelahiran Azmi. yaitu di boyolali.
" hati Kalou udah sampai sana. pagi naya kita kulineran yo"
" emang rumah. mbah nya aby deket sama jalan besar? "
" ngk juga sih. tapi kan kita bawa mobil. nanti kita yah harus bangun pagi. aby kangen loh makan bubur nya, mbah Tumi, itu cuman bubur biasa yang tapi rasa nya nikmat. apa lagi makan nya pas anget-anget, terus khas nya di bungkus daun pisang. " jelang azmi. sambil tersenyum manis.
" wah. aku jadi ngiler nih. " ujar mega membalas senyum suami nya.
azmi mengelus perut istri nya yang semakin membesar. dari perut tangan nya berpindah menggenggam, tangan mega.
" sayang gimana, sama sekolah kamu? "
" gimana apa nya? " ucap mega melirik suami nya.
azmi menghela nafas,, sambil menjelaskan pada mega.
" sayang apa yang, di jelaskan aba kemarin ada baiknya juga loh. semakin hari kan semakin keliatan, apa lagi setatus kamu yang masih pelajaran, aby takut nanti malam siswa siswi,berfikir yang bukan bukan ke kamu. " sambil azmi tangan nya menggenggam erat mega.
mega hanya menganguk pasrah, tak banyak protes meskipun hati nya, sedikit sakit karna ternyata ia harus putus sekolah pada usia 19 tahun.
dengan sedikit menahan air mata, mega memalingkan muka nya ke kaca mobil. mega tidak mau menunjukkan air mata nya, pada Azmi sebab ia tau nanti azmi khawatir jika melihat istri nya menangis. apa lagi jika soal sekolah nya ia tidak ingin seperti kemarin. azmi merasa bersalah karena dia menyangka dia lah, penyebab dari semuanya namun kini mega juga sudah berfikir bahwa hidup nya hanya untuk Azmi, azmi pun sudah berjanji akan terus bersama mega dalam keadaan apa pun.
" waduh, ngk terasa bentar lagi sampai. ayo sayang siap siap, pakai jilbab,nya yang benar. " ujar nya.
mega langsung membetulkan jilbab nya.
mobil nya memasuki jalan yang hanya cukup untuk satu mobil.kini melaju menuju pekarangan rumah nya,
" sayang ayo turun, sudah sampai. " azmi membukakan. pintu untuk mega.
azmi mengulurkan tangan nya, mega pun langsung menggamit lengan Azmi.
" sudah sore yah bii ternyata, tapi ko rumah mbah sepi? " ujar nya sambil mata nya melihat sekeliling.
" mbah mungkin ada di dalam,soal nya kalau udah sore emang disini sepi "
mega hanya menganguk, kemudian azmi mengetuk pintu rumah mba nya.
" assalamualaikum. mba. "
__ADS_1
" walikumssallam, " suara terdengar dari dalam rumah.
setelah pintu di buka, betapa terharu nya azmi melihat mba nya yang telah merawat nya. lama tidak bertemu selama dua tahun Azmi tidak pulang ke rumah.
" ya Alloh, putu ku alhamdulillah pulang kamu. mari masuk. ini istri mu yah? " ucap mbah Putri sambil merangkul mega.
mega pun membalas pelukan hangat mbah Putri..
" niki toh, mega cantik seperti pancaran mega. " ujar mbah Putri sambil memegang pundak mega.
" waduh cuman mega ini mbah yang di peluk. azmi ngk? " ledek nya.
mbah Putri langsung menepuk jidat azmi. " lohh..koe iki wes due, bojo esih manja. "
setelah itu mereka pun,di suguhi secangkir Teh, dan rebusan singkong.
" sayang, kamu bingung yah disini? " ucap nya,sambil memeluk mega.
" ngk kok bii. " mega hanya menggelengkan kepala nya.
" disini emang sepi. sayang apa lagi Kalou udah masuk waktu maghrib kan."
sementara mega hanya terdiam anggun,sambil menikmati secangkir Teh.
" Azmi ajakin. bojo mu ke kamar udah mbah rapihkan kamar nya. " Tiba-tiba, mbah Putri keluar, ke ruang tamu.
" iyah mbah,oh ia mbah akung ko ngk keliatan? " tanya Azmi.
" oh.. yah wis. " azmi menganguk.
" ya wis. mbah mau ke mushola dulu. kalian sholat di rumah aja yah, Kalou mau makan sudah mbah siapin di dapur belakang. " ujar mbah Putri sambil. memasang mukena di bada nya.
setelah mbah Putri pergi ke mushola, Azmi mengajak mega ke kamar yang, sudah di sediakan.
" ini kamar.. aby dulu, kamar ini banyak kenangan nya. " ucap azmi sambil membuka pintu kamar.
mege melirik ke sekeliling kamar, yang hanya terdapat amben. serta lemari kayu tampa kaca. dan berisi satu baris buku buku. Azmi
kamar yang jauh dari kata mewah, bahkan beda dengan kamar mega yang terdapat kamar mandi di dalam nya.
" kamu ko.. ngelamun ngk betah? " tanya Azmi.
" betah kok.. bii " mega tersenyum.
saat mega duduk di amben kayu, khas Jawa lengkap dengan kelambu. azmi pun mengikuti,
" kita sholat dulu yuk.? " ucap azmi.
" iyah bii. "
__ADS_1
keduanya langsung. mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat magrib,
" sayang aby. mau ngaji dulu yah. " ucap azmi. sambil memegang Al-Quran, di tangan nya.
mega mendengarkan suara suami nya mengaji. dan tiba-tiba, ngantuk nya datang hingga ia tidak terasa tertidur masih mengenakan mukena.
setelah azmi selesai. mengaji ia langsung menengok mega yang dari tadi, tidak bersuara
" astaghfirullah.. pantesan aja Ternyata tidur. " azmi langsung menggendong mega ke atas kasur.
" mungkin dia cape kali yah. " gumam Azmi dalam hati. sambil mencium kening mega.
Azmi yang melihat mega Tertidur pulas. ia pun, meninggalkan nya di kamar. dan berniat keluar sebentar untuk melihat suasana di luar rumah.
saat ia, sedang melihat ke sekeliling tiba-tiba.ia melihat misbah yang sedang menuju rumah nya.
" waduh.. Azmi kamu disini toh? " ujar misbah. heran
" iya.. aku baru aja sampai. tadi sore " ucap azmi.
" istri mu ikut juga. "
" ada di dalam, lagi istirahat " ucap nya.
misbah tersenyum, sembari memberikan undangan untuk mbah akung,
" besok ajak, istri mu ya main ke rumah. " ucap misbah. sambil berpamitan.
" iya insya'allah "
setelah misbah berlalu. beberapa menit kemudian mbah akung dan mbah Putri datang.
" waduh.. putuku.. piye mana bojo mu? " ucap mbah akung.
" ada di dalam. sudah tidur mbah. mungkin kecapean " azmi tersenyum getir.
" iyah.. maklumi perjalanan jauh. " sambung mbah Putri.
setelah mereka berbincang di ruang tamu. azmi pun. masuk menuju kamar nya, karna sudah jam 22.30
Azmi masih melihat mega, dengan posisi tidur yang masih sama. Azmi langsung. mengambil baju ganti mega.
" sayang.. bangun dulu sebentar yuk. jangan tidur pakai mukena. " ucap nya lembut sambil mengelus lengan mega.
dengan mata, yang masih sedikit terpejam. mega langsung duduk. dan mengambil baju yang sudah di sediakan Azmi.
" mau aku pakaikan ? " mega menggeleng.
azmi melipat mukena mega, dan menaruh nya. di dalam lemari. ia yang melihat mega langsung tertidur lagi. azmi pun ikut berbaring di samping nya.sambil memeluk mega dengan Erat..
__ADS_1
Bersambung...
sorry Telat update, jangan lupa like and subscribe happy Reading 🥰🥰🥰🥰