mega untuk Azmi

mega untuk Azmi
episode 12 Mega untuk Azmi ( perintah ustadz Azmi )


__ADS_3

setelah pernikahan imran dan luna berlangsung kemarin, kini sudah 4 hari, mereka tinggal di rumah luna.


" pak bu. kami pamit pulang dulu yah " ujar pak kiyai yusuf.sambil melangkah menuju mobil


" ngeh pak kiyai, kapan kapan kesini lagi yah? " ucap pak Yuda sambil bersalaman dengan kiyai yusuf.


" pasti toh, kalou luna sudah masuk pondok lagi, sekalian aja yah. pak Yuda sama bu yuli, ke sana nginep " ujar pak kiyai dan sambung umi farida.


" iyah jangan lupa iim.. pulau nya bawain, aba putu " sambung pak kiyai lagi. sambil memasuki mobil.


imran hanya bisa tersenyum getir sambil menatap luna nanar, sementara luna hanya bisa menatap mobil pak kiyai melaju.


imran ingat Kalou semalam ia belum melakukan apa pun! karna luna yang sudah tertidur pulas semalam.


" dek.. duduk di sana yuk? " ujar imran sambil menggandeng tangan luna.


luna mengikuti langkah imran menuju kursi rotan, yang terbuat oleh bambu di bawah pepohonan.


" kamu ko banyak diem nya yah." ujar imran


luna hanya tertunduk malau.


" apa kamu belum mencintai abang? " ucap imran sambil menggenggam tangan luna.


luna melamun mengingat yang sudah-sudah!


" dek luna.. ko malah bengong " ucap imran yang melihat luna menatap nanar.


" ngk gitu ko ustadz. aku udah cinta sama ustadz udah lama " ucap luna lagi keceplosan.


imran langsung memeluk luna. padahal ia tau Kalou sekarang ia sedang di luar rumah tapi menunjukan kemesraan nya. dengan luna.


luna juga sontak kaget, sekali gus. malu karna lamunan nya justru membuat mulu nya, mengucapkan kalimat itu.


" oh iyah.. sayang jangan panggil ustadz lagi yah, sekarang kan kamu istri aku.pangil aja abang dulu Kalou luna masih ragu manggil mas " ucap imran berbisik lirih di telinga luna.


luna hanya bisa mengelakkan dagu nya di pundak imran sambil mengangguk.


" oh iyah. bang luna pengin pernikahan kita di privat dulu yah di pesantren. " mohon luna pada imran.


" iyah sayang abang manut kamu. " ujar imran yang masih memeluk luna


gerimis pun turun, luna dan imran segera masuk kedalam rumah, menuju kamar nya.


" aku tutup jendela dulu yah. air nya, masuk soalnya. " ujar luna sambil menutup jendela beserta tirai nya.


" iyah monggo " imran terduduk mengamati luna yang berjalan menuju jendela.


setelah itu, luna pun menghampiri imran dan duduk di samping nya.


" dek kamu ngk buka hijab nya? " tanya imran pada luna.


" iyah.. " luna langsung melepas penita yang melekat di kerudung nya.


pemandangan yang indah imran saksikan. kala melihat luna membuka kerudung, dan rambut nya yang hitam ke kecoklatan. menjuntai indah.

__ADS_1


" rambutnya bagus yah. " sambil imran membenarkan anak rambut luna. menyelipkan nya,di telinga.


luna kikuk di buat nya,rabah tangan imran membuat luna tersentak. seakan terhipnotis oleh imran.


kini imran semakin mendekat dan memeluk luna berhadapan.mata nya yang mulai memejam dan nafas yang tak beraturan!


kedua insaan. kini saling bermandi peluh di tengah gemericik nya hujan.


" bang.. " rintih luna.sambil memegang erat pundak imran.


" iya sayang " imran langsung melepas tautan nya.


kini kedua insan itu saling menatap dengan tersenyum.


imran sendiri pun. tidak percaya kalau ia sudah menikahi murid nya, yang selama ini ia cintai.


sedangkan luna sendiri juga tidak percaya. kini ustadz idaman pondok nya telah menjadi suaminya.


****


di sisi lain keluarga kiyai yusuf sampai di Salatiga.


mega yang tertidur pulas memeluk boneka panda nya. dan langsung di bangunan oleh azmi.


" sayang bangun yuk?.. kita udah sampai " ujar Azmi pada Mega.


mega langsung membuka mata nya, sambil menguap. umi dan aba sudah keluar mendahului mereka.


setelah mega turun dari mobil. Azmi langsung memarkirkan mobil pak kiyai di latar pondok putra.


setelah memarkirkan mobil nya, Azmi langsung sholat ke masjid pondok.


" assalamu'alaikum, ustadz " sapa ustadz salim.


" Walikum'sallam " ujar ustadz Azmi sambil menghentikan langkah nya.


" kayak nya sudah tiga hari. ustadz Azmi ngk keliatan pak kiyai juga? " tanya ustadz salim


" iyah soalnya. kita habis ada acara " ujar Azmi sambil tersenyum tipis menunjukan lesung nya.


" wah... ustadz imran juga ini ngk keliatan yah? " sambung ustadz salim lagi.


" oh.. iyah bang imran lagi di Tegal ustad..soalnya kemarin kita juga ke Tegal itu acaranya bang imran " jelas ustadz Azmi.


kemudian pembicaraan mereka terpotong karna sudah memasuki waktu zuhur,


di sisi lain mega sedang menyiapkan buku untuk sekolah nya besok.


" jenuh juga yah udah tiga hari ngk ketemu besti. " gumam mega.


" apa aku video call aja yah.. " mega langsung mengambil ponsel nya dan menghubungkan panggilan video call, dengan ketiga sahabat nya.


" hay.. lagi pada apa nih? " ucap mega.


" lagi ngerjain tugas nih ga." sambung Ratna.

__ADS_1


" gimana acara abang lu. lancar? " tanya mawar menyambung.


" lancar alhamdulillah. " sahut mega


" btw.. lu udah sehat belum war? " tanya mega pada mawar.


" udah nih.. " ujar nya


sementara sambungan video call dengan Ratna terputus intan pun juga tidak di angkat!.


hanya mawar dan mega yang masih ngebahas soal fatir.


" iyah war lu tau ngk! pas kemarin gw keluar ke pasar malam. sama mas Azmi gw ketemu mita tau.. " ujar mega


" terus.. terus?" mawar menanggapi nya! penuh antusias.


" kaget lah bee.. apa lagi kan tiba-tiba fatir muncul " sambung mega lagi.


" wat?.. " mawar langsung membulatkan bola mata nya.


" iyah untung aja mas Azmi belum dateng. dan untung nya pas mita tanya juga gw bilang ke pasar malem sama abang gw, Kalou ngk mampus deh status gw. ketauan " ujar mega sambil memicingkan mata nya.


cek lek..


Tiba-tiba Azmi datang membuka pintu kamar. video call pun langsung di tutup oleh mega. karna ia takut Azmi mendengar semuanya.


" sayang lagi apa? " tanya Azmi pada mega.


" lagi main HP aja. " ucap nya sambil memainkan ponsel nya.


" sayang udah solat? "


" belum. " jawab mega singkat.


" sayang solat itu ngk boleh tinggal sayang, solat dulu yuk" ucap Azmi sambil mengambil ponsel di tangan mega dengan lembut.


mega langsung menuju kamar mandi dan mengambil air wudhu. setelah itu mega langsung solat dan Azmi yang sedang mengaji di sofa.


setelah selesai sholat, mega mendengar suara suaminya yang sedang mengaji dengan fasih.kali ini entah mengapa? hati mega begitu tersentuh. "mungkin ini memang jodoh yang Allah kasih buat aku. " gumam Mega dalam hati. mega ingat penolakan nya kala itu.


mega ingat ia ingin merubah rencana nya dan pergi sejauh mungkin menikmati masa muda nya seperti anak muda sekarang.


namun benak mega teringat kembali, kala hidup hanya lah sekali mega tau aba nya begitu sayang pada nya. dan mungkin Azmi adalah jodoh yang telah di tulis di lahul- Mahfuz.


" sayang kamu kenapa?... ko nangis? " tanya Azmi yang langsung panik menghampiri mega.


mega langsung memeluk Azmi, dan menangis sejadi-jadinya.


" sayang kamu kenapa? " tanya Azmi sambil memegang erat pundak mega.


"Aku minta maaf udah banyak salah sama aby, belum bisa jadi istri yang baik buat abi. "


" sayang. kamu adalah takdir. yang sudah di tuliskan buat aby sedari di ciptakan nya aby, kamu ngk perlu ngerasa bersalah gitu. insyaallah aby bakalan Bingbing kamu. dan ngk akan ninggalin kamu itu janji aby. " ujar azmi lembut


Azmi berusaha menenangkan mega yang masih meraung raung.

__ADS_1


Bersambung...


makasih yang udah mampir baca. jangan lupa like komen and subscribe heppy Reading 🥰🥰🥰🥰


__ADS_2