
ketiga sahabat itu pun. hanya bisa pasrah karna memang ini sudah waktunya karna mereka faham. Mega ini anak kiyai beda tidak seperti mereka yang harus memilih jalan hidupnya masing-masing.
" kita dateng nggak ini Ga? " celetuk mawar memecahkan keheningan.
" yah pasti datang lah. kita kan bestie " sahut mawar penuh kehebohan.
akhirnya mereka bertiga memeluk mega. Mega seakan mendapat kekuatan dari ketiga sahabatnya.
setelah pulang sekolah Mega melihat santri putri menatapnya begitu antusias. ia faham dan maksud apa arti tatapan mereka. mega tak menghiraukan dan terus berjalan lurus ke rumah. di depan halaman kamar pengurus putri sudah ada tertera tulisan Happy wedding Azmi Dan Mega.
Mega langsung syok membaca nya.
" Ternyata ustad sekaligus orang kepercayaan aba yang akan di nikahkan dengan ku.sialan awas saja nanti akan ku beri dia banyak pelajaran " gumam Mega sambil ingin membalas Azmi karna menurut nya ia penyebab segala nya.
" eh calon manten udah pulang sekolah. " sapa umi farida. namun Mega menjawab dengan ketus.
" hmmmm " mega menjawab sinis dengan bicara seperti itu mega merasa Kalou umi farida meledek nya.
imran yang melihat kelakuan adik nya, langsung menegur Mega.
****
disisi lain imran sedang menjelaskan kepada santri putri pelajaran fiqih.
" subhanallah. beruntunglah yang jadi istri ustad imran" bisik zahra pada luna.
luna yang selalu mengagumi ustad imran hanya bisa terdiam saat ia, tau rumit yang beredar Kalou Mutia putri kiyai hasan akan menjadi istri ustad imran
saat itu luna pernah menulis tentang ustad imran di buku dairi nya, namun betapa malunya saat tiba-tiba bukunya di pinjam teman sebangku nya dan ia tau di dalam buku itu, luna merangkum kata-kata mutiara. untuk ustad imran tangan jahil zahra memberikan buku itu pada Ustad imran.
semua teman seisi ruangan itu menertawakan luna.
" khemm.. zahra jangan banyak ngobrol. maju ke depan sekarang terangkan pelajaran ini sekarang. " imran pada zahra
" Iyah pak ustad..." zahra langsung dibuat kaku karna ketahuan terus mengobrol .
setelah pulang mengajar imran berpapasan dengan Azmi di depan aula.
" assalamu'alaikum ustad " sapa imran pada azmi.
" walikum'ssalam, " ucap azmi.
" gimana Ustadz sudah hafal ijab kobul nya? "
" insyaallah hafal " ucap azmi penuh keyakinan.
setelah selesai berbincang dengan imran azmi langsung menuju ke tempat istirahat nya.
mega terus menggerutu diri sendiri. ia merasa menyesal meng iyakan titah aba nya. padahal saat ini aba nya sudah biasa saja. rasanya mega ingin membatalkan pernikahan nya. dengan Azmi.sedangkan akad nikah
__ADS_1
nya akan di langsungkan hari senin.
" ya Allah semoga aja ustad Azmi berubah pikiran. jika tidak mungkin malam ini apa aku temuin aja yah ustad Azmi "
tekat Mega sudah buat malam ini ia, akan menemui ustad Azmi. apa pun nanti keputusannya. yang penting menurut mega ia sudah berusaha untuk memohon.
namun rencananya gagal Ternyata malam ini
kumpulan ustad di rumah.Mega yang sudah terlalu lelah dengan drama hidup. Akhirnya Tertidur pulas.
Tidak terasa pernikahan Mega akan Di langsungkan Hari ini.sahabat Mega datang ke acara pernikahan nya. namun Mega meminta merahasiakan pernikahan ini. Agar tidak di publish ke sekolah nya. karna statusnya yang masih pelajar.
Mega mendengar Azmi mengucapkan ijab kobul. mengunakan bahasa Arab.
" Qobiltu.... nikahaha.. " saat Azmi mengucapkan kalimat itu. Mega mendengar langsung lemas Sekarang ia sudah menyandang setatus baru menjadi istri.
" alhamdulillah.. " ucap ketiga sahabatnya sambil menuntun Mega kedepan pak penghulu.
Azmi mengisyaratkan Mega sudah bisa duduk di samping nya setelah menandatangani buku Nikah mereka.
Azmi langsung memegang ubun-ubun. Mega sambil membacakan do'a,
aba. dan umi serta imran ikut menangis menyaksikan pernikahan Mega. sementara itu Azmi memang sudah yatim piatu dia di besarkan oleh nenek dan kake nya.
" ko dek dekan gini sih " gumam mega dalam hati saat ciuman Azmi mendarat di kening nya.
Azmi terus memperhatikan istri mungil nya.
mega yang kikuk akhirnya, memalingkan muka nya.
" nyebelin banget nih orang satu. ngeliatin mulu lagi. rasanya pengin cepat-cepat pergi dari sini ih "
acara pun selesai. mega mengantarkan ketiga sahabatnya pulang menuju mobil.
" awas jangan kenceng kenceng nanti biar berasa " celetuk mawar sambil tertawa seperti tak berdosa.
" galial yeh ni anak satu mulut nya." intan langsung mencubit punggung mawar.
Mega yang faham langsung refleks...
" ihhh apan sih kalian udah sanah pulang berisik tau ngoceh mulu " mega seakan mngusir ketiga sahabatnya agar berhenti meledek nya.
mega melihat Azmi sedang berbincang dengan aba nya di ruang tamu.
" lah.. lah.. mau kemana? ini suami mu ko di tinggalin! " ucap aba yang melihat Mega main ngeloyor pergi ke kamar nya. seakan ia lupa Kalou ia sudah bersuami.
" suruh naik ke kamar aja langsung baa. kan dia juga bisa toh jalan sendiri. " sifat ketus Mega masih di nampakan.
setelah beberapa saat. Azmi menyusul mega ke kamar nya.
__ADS_1
tok tok tok....assalamu'alaikum.
suara dari balik pintu. mega sudah menebak siap yang datang.
ceklett...
azmi langsung masuk ke kamar istrinya. ia melihat mega yang hanya mengenakan daster oblong dengan memamerkan paha mulus nya. meskipun kulit nya tidak begitu putih.
" kamu ko pake kaya gitu? " Tegur Azmi pada Mega.
" lah kenapa! biasanya juga pake. gini " ucap Mega tampa melirik.
" Gerah yah disini " ucap azmi sambil membuka kemeja nya.
" lohh ini apa-apan? kenapa buka baju disini? " Teriak Mega penuh cemas.
Azmi Tertawa melihat tingkah laku istrinya.
" lah kan. kamu istri saya masa saya nggak boleh buka baju "
" tapi kann! ada kamar mandi kenapa tidak menganti di sana? " ucap mega sambil tangannya menunjuk lurus ke arah kamar mandi.
namun tiba-tiba Azmi malah mendekatkan. tubuhnya pada Mega, mega yang berdiri di sudut lemari semakin panik.
" jangan macam-macam minggir. Kalou nggak nanti aku teriak."
" kamu itu lucu yah.kita itu suami istri jika aku meminta kewajiban mu sebagai istri sekarang gimana? " ucap azmi sambil matanya berkedip nakal.
Mega langsung menutupi dadanya dengan kedua tangan nya. ia merasakan nafas Azmi yang berhembus kencang..
mega langsung mendorong tubuh Azmi dan terjatuh di kasur. mega langsung berlari ke kamar mandi.
Azmi terus tertawa jahat ia merasa berhasil membuat istrinya kecilnya parno.
Azmi menunggu mega yang sudah 15. menit tapi belum keluar dari kamar mandi juga. Tiba-tiba azmi terkejut saat melihat mega keluar kamar mandi matanya sembab.
" ya Allah kamu kenapa ko nangis? " ucap Azmi sambil beranjak dari Tempat tidur nya.
" nggak papa. "
" apa karna tadi mas maksa kamu? "
mega mengangguk.
" yah udah mas minta maaf, mas tidak akan memaksa jika kamu belum siap "
" iya udah. " akhirnya aku bisa bebas.. ucap mega dalam hatinya ia tersenyum puas karna ternyata suaminya itu gampang di kelabu hi.
Bersambung..
__ADS_1
Thank you..... jangan lupa like and subscribe.