mega untuk Azmi

mega untuk Azmi
episode 10 Mega untuk Azmi ( malu-malu kucing)


__ADS_3

mega dan Azmi pulang jam 11 malam rumah sudah sepi, hanya sebagian kang santi yang masih mengaji di mushola.


" sayang kamu ngk ganti baju dulu? " tanya Azmi setelah sampai di kamar.


" ngk lah. aku males udah capek banget! "


" loh kenapa?.. apa mau aby yang gantiin.? "


" maksudnya? " ucap mega


" ngk peka juga yah, maunya suami apa " ucap Azmi dalam hati. sambil mengusap jambang tipis nya.


sejujurnya Azmi ingin melakukan nya! tapi malah mega tidak mengerti sama sekali. apa maksud dari perkataan Azmi.


" kamu kenapa biiy.ko diem disitu emang nya ngk ngantuk pengin tidur? " ucap mega.


Azmi pun langsung menganti celana jens nya, dengan sarung, tak butuh waktu lama Azmi langsung naik ke tempat tidur. mega yang kikuk langsung berbalik dadan memunggungi Azmi.


" sayang.. " ucap Azmi.


" hheemmm.. " jawab mega sambil menahan debar.


" mukanya ko ngk, menghadap ke aby? dosa tau tidur suaminya di pungungin " jelas Azmi


mega langsung membalikan badan nya. sontak saja hidung mereka langsung menempel.


tampa berbicara ia boleh atau tidak! Azmi langsung ******* bibir mega dengan halus. mata mega pun terpejam, seakan ia ikut terbawa suasana.


setelah aktifitas itu selesai.Azmi langsung berbicara pada mega.


" sayang boleh aby lakuin malam ini. " ucap Azmi dengan nafas tergesa-gesa.


yang tadi ia hanya mengecup bibir mega. kini


mega hanya mengangguk pasrah!


setelah Azmi membaca doa, ia langsung menggauli mega.


mereka bercengkrama, cukup lama hinga keduanya di basahi oleh peluh.


" aby.. udah sakit! " rintih mega


Azmi pun. langsung berhenti melanjutkan aktivitas nya.dan langsung mengelap ke**luan.. mega dengan tisu "


" makasih yah sayang, "ucap Azmi sambil mengecup kening mega lembut.


Azmi langsung mengajak mega ke kamar mandi membersihkan tubuh nya. kemudian baru mereka bisa tertidur.


" sayang ayo kita bersih-bersih dulu, baru tidur " ujar Azmi.


mega hanya menurut.


setelah selesai membersihkan tubuh nya. Azmi langsung membaringkan kepala mega ke dada nya yang bidang. dan memeluk mega dengan hangat kemudian mereka tertidur lelap.


****


ke esokan.pagi nya mereka bersiap untuk mengantar luna ke kampung halamannya, sebelum nya kemarin malam. Imran sudah berbicara pada luna ingin mengantarkan nya ke Tegal dengan alasan dia dan keluarga nya. akan ada acara di Tegal.


di sisi lain mega sedang ribut memilih baju apa yang mau iya kenakan, sebab ia amat lama, jika bersiap soal penampilan nya.


" aku pakai baju mana ini by? " tanya mega sambil memegang dress warna coklat dan kuning.


" yang coklat juga bagus tapi yang kuning lebih kalem warna nya? "


" jadi! aku harus paki. yang mana? " tanya nya sambil mengerutkan kening.


" yang lain ada lagi ngk?.. selain warna itu " Azmi langsung membantu mega mencari dress di lemari mega.


azmi memilih milih. sambil memantaskan mana yang cocok untuk mega.

__ADS_1


" baju mu. banyak juga yah ternyata " ujar Azmi


" iyah. makanya. jadi aku sendiri pun. yang punya Bingung mau pakai yang mana? "


" nah.. pakai yang ini saja sayang. soalnya kayanya cantik buat kulit kamu juga pas yang ngk terlalu putih " ucap Azmi sambil menunjukan gamis warna hijau army.


" jadi maksud kamu aku item gitu? " sambil mega langsung merebut dress dari tangan Azmi.


" ya ampun sayang. bukan gitu maksud aku kan kamu juga pantes pakai ini lebih cantik lebih anggun. " ucap Azmi sambil membelai rambut mega agar amarahnya merendah.


beberapa menit kemudian umi mengetuk pintu kamar.


tok tok tok..


" iyah sebentar lagi. mega lagi siap siap. " ujar Azmi menjelaskan.


" Iyah sudah umi sama aba tunggu di bawah. " ucap umi dari balik pintu.


setelah beberapa menit Azmi dan mega pun, turun mereka berdua mengenakan baju yang senada. Azmi mengunakan batik hijau serta mega juga dress hijau yang anggun.


mereka berdua pasangan yang begitu serasi.


" wah.. mega ayu banget kamu dek " ucap umi farida.


namun mega hanya tersenyum getir. memang sifa mega ke umi farida, sampai sekarang belum juga berubah ia masih dingin bahkan bicara pun seperlunya jika sedang di tanya oleh umi farida.


" Ega.. tolong kamu panggilin Luna dulu. Kalou abang yang kesana abang malu. " ucap imran.


" loh.. kenapa harus aku sih? " ujar nya sambil membenarkan dress nya.


" tolong lah cepetan "


" ayo sayang biar aby antar. " ucap Azmi mengajukan diri.


akhirnya mega pun, dengan terpaksa berjalan ke tempat santri putri. Di Sana mega dan Azmi jadi pusat perhatian. namun ada beberapa santri putri yang tatapannya sinis. melihat ustadz Azmi dan mega.


ustadz Azmi yang tau istrinya sedang parno karna terus jadi pusat perhatian. akhirnya ustadz Azmi langsung menggandeng tangan mega.


beberapa santri wati yang tadi membicarakan nya langsung terdiam dan memandang mereka kaku.


" sayang aby tunggu disini " ucap nya, setelah sampai di gedung kamar luna.


" iyah. "


mega langsung menaiki anak tangga. menuju kamar luna.


" misi kamar luna dimana yah? " tanya mega pada salah satu santri putri yang berada di sana.


" sebelah kiri mbak.. yang paling ujung " ucap nya.


mega pun langsung mengetuk pintu kamar luna.


" lun.. luna " ucap mega sambil mengetuk pintu


" oh.. iyah mbak " ucap luna sambil membukakan pintu.


" sudah siap lun?. ayo kita udah siap " ujar mega.


luna pun langsung beranjak dan berpamit pada sahabat nya zahra karna zahra yang masih menunggu di jemput orang tuan nya.


dengan langkah terbata. luna mengikuti langkah mega yang menuju ke arah mobil sementara Azmi sudah mengambil mobil dan menunggu mega dan luna di dalam mobil.


Aba dan Azmi di depan sementara imran dan mega di bagian belakang. umi dan luna di bagian tengah.


mobil pun melaju keluar gerbang pesantren menuju ke diaman luna.


mobil melaju membelah jalan menuju kota Tegal.Mega malah tertidur pulas, imran yang juga ikut terdiam canggung, serta luna sendiri jujur masih bingung maksud dari semua nya. luna seperti mimpi pulang pondok bisa di antar oleh keluarga besar kiyai nya.


lima jam di perjalanan akhirnya mobil sampai tujuan. Azmi memarkirkan mobil nya di bawah pohon mangga. rumah luna sangatlah sederhana namun di sekeliling nya terdapat beberapa pohon yang membuat suasana nya sejuk dan bahkan siap pun, yang datang pasti betah bertamu.

__ADS_1


di depan rumah, ibu bapak dan adik luna sudah menunggu di teras depan.


" Assalamu'alaikum " ucap pak kiyai yusuf di susul dengan semuanya juga ikut keluar mobil.


" Walaikum'sallam .. " ucap ortu luna.


luna langsung memeluk kedua orang tuanya. ia begitu merindukan nya sebab sudah lima bulan tidak bertemu. orang tua luna menyambut keluarga kiyai yusuf dengan hangat.


" umi. pak kiyai mari masuk, semuanya masuk mari? " ucap ibu luna dengan senyum hangat.


sebenarnya keluarga luna juga belum tau maksud kedatangan keluarga kiyai yusuf.


luna langsung masuk ke kamar nya dan membawa tas kecil nya. serta langsung memasukan baju nya ke dalam lemari.


" pak kiyai, mau ada acara di daerah sini toh? " tanya pak yuda ayah luna.


" heemmm.. gimana ini yah saya ngejelasin nya. " ucap pak kiyai gugup.


tentu saja pak yuda dan bu yuli juga saling tatap, kebingungan. mereka hanya takut putri nya berbuat salah!


" tapi putri saya tidak buat kericuhan di pondok kan umi? " ucap bu yuli memperjelas.


" tidak pak.. tidak sama sekali, hanya saja maksud kedatangan kami kesini ingin melamar ananda luna untuk putra saya imran al Kautsar. " ucap pak kiyai dengan nada terbata gugup.


bu yuli dan pak Yuda saling tatap bingung.


luna yang mendengar itu langsung menoleh kaget, dan mengintip dari balik pintu. jujur saja perasaan luna kali ini antara sedih dan senang karna jujur sejak pertama bertemu ustadz imran hatinya sudah terpikat. tak kala ustadz imran tak pernah libur absen mengajar di kelas nya. membuat hati luna semakin melunak, namun waktu itu terdengar rumor ning Mutia,akan di jodohkan dengan ustadz imran. dan hatinya langsung menutup cinta untuk yang lain. luna hanya meminta pada rob nya, jika memang ustadz imran jodoh nya, kemana pun ia melangkah pasti akan di datang kan untuk nya. dan jika bukan jodoh nya pasti Alloh Akan mempertemukan seseorang yang baik untuk diri nya. namun sekarang peria yang ia kagumi melamar diri nya.


" ya allah. ini aku lagi mimpi ngk sih? " tanya luna dalam benak nya sambil meneteskan air mata.


orang tua luna kemudian melanjutkan pembicaraan nya.


" maaf Pak kiyai sebelum nya. bukan saya menolak lamaran putra pak kiyai, hanya saja derajat kita berbeda luna bukan dari keluarga mampu apa lagi keluarga yang terpandang seperti Pak kiyai yang namnya sudah banyak di kenal di kalangan masyarakat " jelas pak yuda merendah.


" saya mencintai putri bapak dengan tulus. Insha Allah, saya akan menerima kurang dan lebih nya, saya ingin ibadah dan saya tidak perduli dek luna dari kalangan keluarga seperti apa?, cinta saya tulus untuk dek luna " jelas imran sambil meneteskan air mata


sementara suasana nya, jadi hening umi dan aba saling menatap bingung sementara imran takut di tolak lamaran nya!


" astaghfirullah.. yah sudah Kalou begitu saya tergantung dengan keputusan putri saya.karna nantinya yang akan menjalani semua kan nak imran dan luna " ucap pak yuda


" yah sudah. bu... panggil luna nya " ucap pak yuda lagi pada bu yuli sambil berbisik.


bu yuli menjemput luna di dalam kamar, Sementara itu luna pun ikut kaku di buat keadaan.


" ada apa bu? " alih-alih luna, Pura-pura tidak mendengar percakapan mereka.


" lun..ustadz imran melamar mu. " ucap bu yuli sambil memeluk luna.


luna pun, langsung memeluk balik ibu nya. dan beberapa menit kemudian luna pun keluar dari kamar nya.


imran yang di buat gelisah oleh jawaban dari luna.


dengan langkah kikuk. luna duduk di sebelah ayah nya berhadapan langsung dengan pak kiyai yusuf hanya meja yang jadi pembatas.


" bismillah.. dengan izin Allah dan restu dari kedua ibu sama bapa, saya siap menerima lamaran ustadz imran. " ucap luna sambil memejamkan mata nya.


" alhamdulillah... " jawaban mereka


ustadz imran pun lega mendengar jawaban itu....


dan tiba-tiba ada kejadian yang tak di sangka......


Bersambung.....


thank you sudah mau mampir di novel mega untuk Azmi..


jangan lupa like dan ikuti terus cerita dari mega untuk Azmi.. maaf Kalou masih banyak typo nya.. 😇😘😘😘😘


jangan lupa follow IG:Ayurahma12972

__ADS_1


__ADS_2