
Azmi yang terlebih bangun dahulu dari mega ingin membangunkan ia sholat subuh berjamaah.
saat Azmi hendak mengangkat selimut di kakinya. tak sengaja selimut yang di kenakan, Mega juga tersingkap.
" Astagfirullah ya Allah, " Azmi langsung kikuk, melihat paha mulus istrinya. sebagai laki-laki normal tentu saja jiwa lelakinya naik.
Azmi langsung menutup tubuh istrinya dengan selimut lagi. namun Mega yang tiba-tiba, terbangun karna wajah Azmi terlalu dekat dengan muka nya.
" Haha... kamu ngapain? " Teriak Mega
Azmi yang balik kaget pun. juga langsung terduduk.
" jangan macem-macem yah. masih pagi gini Dasar ustad mesum. " sambil Mega beranjak dari Tempat tidur nya.
namun tiba-tiba. Azmi langsung menarik tangan mega hingga terduduk di pangkuannya.
tampa di sadari Azmi langsung memeluk Mega dari belakang dan mencium jenjang leher. istrinya
Mega malah menikmati sejenak momen itu. dan sampai pada titik. kesadaran nya.
" astaghfirullah apa apn ini " gumam mega dan beranjak lari ke kamar mandi.
Azmi tersenyum getir.
di dalam kamar mandi Mega terus terngiang akan. kejadian momen yang baru saja di alami. Mega langsung menyalahkan shower untuk membasahi tubuh nya. sampai sampai. dia luba membawa handuk nya.
" ya ampun! lupa bawa anduk lagi " Mega mengintip di celah jendela kamar mandi nya.
namun tiba-tiba, Azmi mengetuk pintu.
" ini kamu lupa bawa anduk. " ucap Azmi dari balik pintu,
Tentu saja! Mega bingung entah membukanya atau tidak? sebab ia sedang tidak menggunakan sehelai apa pun!
" taro di gagang pintu saja "
setelah mega memastikan Azmi sudah menaruh handuk nya. Mega langsung mengeluarkan satu tangan nya untuk mengambil anduk nya.
saat membuka pintu Mega terkejut karna Ternyata Azmi di depan pintu kamar mandinya.
” ngapain sih kamu bikin kaget aja " celoteh Mega. sampai ia lupa ia hanya mengenakan sehelai handuk
Azmi terus memandangi Tubuh istrinya. namun ia sudah berprinsip takan menggaulinya sebelum istrinya yang meminta.
" apa apan liat-liat, jangan Omees deh " ucap mega ketus
" udah sana keluar akau mau ganti baju! "
" ya udah aku keluar tapi izinin aku cium kamu dulu sebelum kamu ke sekolah.. gimana? " ujar Azmi
" ih apan si? cium* .. "
" dari pada aku minta jatah ku sekarang hayo? " ucap Azmi sambil hendak menarik handuk Mega.
" ih.. sialan banget nih orang satu " gumam Mega dalam hati
ia akhirnya mengangguk menyetujui apa yang di bilang oleh Azmi.
__ADS_1
" oke lah istri ku yang soleha. sini biar aby cium "
" ih... apan aby?? " ucap mega dengan mulut nyinyir nya.
" sudah cepat jangan banyak protes, Kalou nggak nurut nanti aby minta lebih nih. " ucap Azmi sambil menakuti. padahal ia senang jika terus meledek istri mungilnya itu yang sekitaran Tingginya hanya 155cm. beda dengan dirinya yang 185cm.
pantas saja. jika para santri wati mengaguminya dan ingin beralih posisi menjadi Mega, namun mega sendiri tidak merasa begitu tertarik dengan Azmi.
setelah selesai sarapan. Azmi mengantarkan Mega ke sekolah nya.
" nggak mau salim dulu sama aby? " ucap Azmi dengan senyum manis nya.
" malu jangan ngadi-ngadi deh mas? " ucap Mega.
" ayo cepat ntar keburu kelas nya mulai loh. " Azmi langsung menjulurkan tangan nya untuk di cium Mega...
sementara Mega malah celingak-kcelinguk memastikan tidak ada yang memperhatikan nya.
" yah wis, sanah masuk ke kelas. "
" hmmmm.. samlikum " ujar Mega dengan langkah kesal.
" dasar ABG.. gemes juga Kalou lagi ngambek. "
Azmi langsung bergegas pulang ke pondok karna hari ini jadual azmi mengajar anak santri pagi.
sesampainya di kelas. Mega terkejut saat Ternyata ada setangkai bunga mawar putih di bangku nya.
Mega bertanya pada ketiga sahabatnya.
" no.. si ketua OSIS " ucap Intan.
Mega langsung faham siap ia,? ia adalah fatir cowok yang selam ini jadi idaman di kelas nya.
setangkai bunga itu berisi sebuah lipatan kertas. yang bertuliskan aku tunggu kamu pulang sekolah nanti.
Mega langsung salting karna fatir menunggu nya.
" cah ilahh. ingat yang ono noh! " celetuk mawar
mega langsung mengedipkan mata, mengisyaratkan agar tidak membahas itu di sekolah.
pelajaran pun selesai, sebelum pulang mega sudah Whatsapp Azmi Kalou dia tidak usah di jemput. karna ia takut nanti akan ketahuan oleh Azmi.
" Lu serius mau nemuin dia Ga? " ucap Ratna.
" pengennya sih gitu tapa liat nanti aja " ucap mega tampa memikirkan perasaan Azmi.
" lu enggak kasian apa sama Ustad Azmi? " tanya Ratna yang tatapan nya kali ini cukup serius.
Mega seketika menatap nanar ia juga bingung dengan posisi nya sekarang ini. tapi ia jika mengingat pernikahannya dan soal aba yang sekarang baik-baik saja.
" Hmmm. yah sudah. lah! ayo kita pulang aja. " ucap mega pada Ratna.
Mega akhirnya pulang tepat waktu ia tidak jadi bertemu dengan Fatir.
sesampainya di kamar nya. Mega melihat Azmi sedang shalat dzuhur.
__ADS_1
" ehh sudah pulang istri ku, acara di sekolah nggak jadi? " tanya Azmi. sembari melipat sajadah nya.
Mega hanya menggelengkan kepala nya.
" mandi dulu gih . nanti aku ambilin makan. " ujar Azmi dengan nada lembut nya.
mega tidak banyak bicara ia merasa bersalah sebenarnya, cuman sifat arogan mega terlalu tinggi.
mega langsung mengambil handuk nya dan segera mandi.
" lagian siap suruh mau jadi suami aku! lagian kan juga aku nggak maksa dia toh " Gumam mega dalam hati.
bukanya merasa bersalah, ia malah terus memaki Azmi dalam hati.
****
Azmi mengambil turun. mengambil makanan untuk Mega.
" ko turun sendiri Mi? " tanya aba.
" iyah baa' kayanya Mega kecapean soalnya "
" masa Allah' beruntung yah jadi suami pengertian sekali " ucap umi menyambung.
azmi tersenyum penuh cinta.
" oh iyah Azmi. senin besok kan ada acara lomba di jombang tolong kamu temani santri mu yah " ucap aba menghentikan langkah Azmi.
" oalah.. iyah baa, siap "
Azmi langsung segera naik ke kamar nya, ia takut istrinya lama menunggu!
saat sudah sampai di kamar ia melihat Mega yang sedang duduk di bangku rias nya.
" ini makana nya, kamu makan dulu yah " sambil azmi meletakan nampan di meja nya.
" iyah udah shalat belum? " tanya Azmi lagi.
Mega menggeleng, Kalou ia sedang berhalangan. Mega langsung mengambil piring yang di bawakan oleh Azmi.
" laper yah? pelan- pelan. lahap banget makanya "
" ih apa sih? berisik " ucap mega ketus.
Azmi hanya tersenyum melihat ekspresi Mega, ia tidak kebawa perasaan. saat istrinya sekalipun. menjawab nya, dengan ketus.
" Oyah.. senin besok aby mau ada acara di jombang kemungkinan menginap tiga hari. "
" hhaa. serius? " mega langsung berhenti menyuap nasi di piring nya.
" iyah. sayang kamu hati-hati di rumah yah. " ucap Azmi sambil mengusap lembut Mega.
dalam hati mega ia malah merasa bebas, saat suami nya pergi karna ia merasa Azmi adalah penghambat nya. untuk keluar bersama besti nya.
" kamu kenapa ko diem? "
" nggak papa ko. " sambil mega melanjutkan makan nya.
__ADS_1