Melintasi Masa Lalu

Melintasi Masa Lalu
BAB.11. Hamil ?


__ADS_3

Tiba tiba setelah itu kejadian di depan mata kinen berlalu sangat cepat , satu satunya yang ia tangkap adalah kejadian dimana mommy dan daddynya juga kedua sahabat mereka menikah.


Terlihat jelas keramaian yang begitu kental disana , tepat di saat itu nama lestari dan quqi berubah , mereka adalah nyonya keluarga purnama dan nyonya keluarga berzeliuz.


Lalu ...


"Jon ! Apa Kau melihat tari ?" Tanya Rafa pada Joni mereka sengaja untuk tetap tinggal di satu mansion.


"Aku tidak melihatnya ! Aku juga sedang mencari quqi !" Jawab Joni terlihat panik.


Kemana kedua isteri mereka ? Hey! Ini bukan penculikan kan ?.


"Wahh aku bahagia sekali untukmu tar !" Sahut quqi menatap bahagia pada lestari.


Suara quqi membuat Rafa dan Joni bergerak bersamaan untuk mencari sumber suara.


"Dimana suara itu berasal?" Gumam Joni yang mengingat betul suara quqi.


"Terima kasih ! Tapi cepat menyusul ya !" Terdengar sahutan lestari.


"Heh tak bisa dulu dong ! Kan aku masih ... You know lah ! " Ujar quqi , Joni dan rafa akhirnya menyadari kalau isteri mereka berada di depan pintu.


"Tenang quq ! Memang awalnya sakit , tapi nanti enak sendiri loh !" Ujar lestari dengan nada menggoda.


"J-jangan ngomongin itu dulu ! Sesat kamu tar !" Balas quqi lalu tertawa bersamaan dengan lestari.


"Tapi aku serius loh" timpal lestari.


"Iya iya" sahut quqi nyaris memutar matanya jengah.


Kinen pun tersenyum menatap mommynya dan sahabatnya sedari tadi ia mengikuti mommy , saat ini momnya mengandung sang anak pertama Revanno gramantha purnama.


Lalu sahabat momnya ini belum mengandung ? Kenapa ? Dan dari tadi apa yang momnya bicarakan ? Itu yang ada di fikiran kinen saat ini.

__ADS_1


Maklumi kinen yang tak mengerti hal seperti itu! Sebagai anak kesayangan nyonya besar kinen hampir tidak punya waktu untuk berjalan di luar , jika jalan jalan pun pasti akan diikuti bodyguard kecuali jika ia ke kampus!.


Hanpon kinen pun di setel agar tak masuk konten yang tidak senonoh.


Namun kinen mengerti itu semua , ia tak mengeluh kepada mommynya karena ia tahu mommy bersikap seperti itu karena mommy sayang padanya.


"Kalian dari mana ?" Tanya Rafa membuka suara.


Suara itu membuat lamunan kinen buyar lalu lantas memperhatikan empat orang di depannya ini.


bukannya menjawab quqi malah menggoda lestari "Hohoho , raf Lo player ternyata".


"Player apa ? Player game ?" Tanya Rafa kebingungan sendiri.


"Quqq !!" Ujar lestari kesal dengan wajah Semerah tomat.


" Hahaha lihat tuh ! Tari malu malu kucing !" Timpal quqi semakin menjadi jadi.


"Memang kenapa ini ?" Tanya joni, ia sedari tadi diam saja.


"Ham ? Ham apa quq ?" Tanya rafa.


"Udah jangan dibungkam Mulu , nanti malah kehabisan nafas" sela Joni .


"Iya Jon iya !" Balas lestari menatap tajam quqi seolah memberi isyarat 'jangan bicara macam macam lagi' pada akhirnya quqi hanya bisa mengangguk.


Lalu tari pun melepaskan tangannya dari mulut quqi.


"Ham apa quq ?" Tanya Rafa mengulangi pertanyaannya tadi.


"Anu , itu tanya aja ke lestari nya sendiri ! Bye bye player!" Jawab quqi lalu berlari sambil melambaikan tangannya.


"Quq ! Awas jatuh !" Ucap Joni lalu mengikuti quqi.

__ADS_1


Kinen pun menunggu bagaimana momnya menjelaskan kepada sang Daddy?.


Apa kalian tahu ? Sejujurnya umur kinen dan Revan itu sama! Hanya saja kinen telat 2 Minggu.


Tentang sekolah? Revan melakukan lompat kelas saat perusahaan purnama mereka bangkrut , mommy saat itu tak bisa langsung menangani karena mommy sedang sakit.


Karena itu abangnya melakukan lompat kelas , jadi ya begini !.


" Eh jika aku hanya telat dua Minggu.. bukankah itu berarti mommy mengandung anak kembar ? Tapi.. kenapa aku tidak mirip sama Abang ?" Ujar kinen bertanya pada dirinya sendiri.


Iya dulu saat dia bertanya mommynya bilang 'i-iya mommy dulu mengandung kamu dan Revan secara bersamaan , hanya saja kamu agak telat'.


"Kenapa tar?" Tanya Rafa pada lestari.


"A-aku.. aku" jawab lestari gugup , bagaimana tidak gugup ? Rafa menatap lestari dengan intens !.


"Kenapa denganmu ? Kau sakit ?" Tanya Rafa lalu menempelkan tangannya ke kening lestari.


Lalu lestari menarik tangan Rafa dan berhembus kasar.


"Aku tidak sakit !" Bela lestari atas tuduhan tak berdasar Rafa.


"Lalu kau kenapa ?" Tanya Rafa lagi.


"Aku... Aku hamil raf !" Ujar lestari agak tergugup lalu memejamkan matanya.


"K-kau hamil tar ? Serius ?" Tanya Rafa lalau melebarkan senyumnya menatap pada lestari yang kini sudah membuka matanya.


Lestari pun ikut tersenyum lalu mengangguk membenarkan.


"A-apa ? Berapa umur kandunganmu ? Apa kau menginginkan sesuatu ?" Tanya Rafa beruntutan pada lestari.


"Hey ! Kalau tanya itu satu satu raf , umur kandunganku baru 4 hari, hemm jus strawberry boleh kan ?" Jawab lestari atas pertanyaan Rafa.

__ADS_1


"4 hari ? Itu berarti dia masih kecil ? , Boleh aku buatkan ya!" Sahut rafa semangat 45.


________________________


__ADS_2