
"Sini sayang!" Ucap quqi lalu merentangkan tangannya sambil tersenyum bahagia.
Tanpa ba-bi-bu kinen langsung berlari ke arah quqi dan masuk ke pelukan hangat sang mommy.
Yah namun.. mereka sama-sama roh jadi.. yya.. tidak bisa memeluk seperti pada umumnya.
But..itu cukup buat kinen untuk bersyukur.
"ponakanku sudah lebih besar dari yang ku bayangkan" ucap Rafa memandang kinen yang bercucuran air mata.
"Sudah ku bilang harusnya kau ikut saat kami menemuinya raf!" Balas Joni malas terhadap sahabat rohnya.
"Haduh! Sudah kali! Ini ada anak ku loh , pertengkaran kalian itu tidak bermanfaat untuknya" tengah quqi melerai suami dan sahabat sang suami.
"Mom.."
Hanya karena panggilan itu semua pandangan terarah ke kinen yang masih memeluk quqi sang mommy kandungnya.
"Iya? Ada apa sayang?" Tanya quqi , ia tak bisa mengusap wajah air mata puterinya ingat! Karena mereka hanya roh.
"Mom.. hiks kenapa mommy meninggalkan aku dan mom tari sendirian? Mom tidak tahu bagaimana sifat buruknya mom tari di masa depan" curhat kinen.
__ADS_1
"Mommy bahkan tidak.. tidak membiarkan aku kemanapun hiks , mom juga tidak pernah memaafkan kesalahan orang lagi hiks sifat mommy Berbanding terbalik dengan masa lalunya hiks" sambung kinen terisak.
"Sayang.. apa sifat tari sampai sebegitu nya?" Balas quqi memandang sedih nan teduh ke arah kinen , ia hanya tak menyangka sahabat satu satunya yang agak gesrek itu jadi seperti ini?.
Akankah memang gadis yang disebut anaknya mom tari ini benar benar sahabatnya?.
"Kinen berani berjanji pada mommy! Sifat mom tari buruk sekali hiks" sahut kinen Dan dibalas gelengan kepala oleh ketiga orang disampingnya tanda bahwa mereka masih belum percaya.
"Mom.. dad Joni ,dad Rafa kalau tidak percaya lebih baik lihat mommy di masa depan!" Sambung kinen.
"Sayangnya kami hanya roh" balas Rafa pedih.
Hal itu membuat Rafa bahagia sekaligus sedih , bahagia karena isterinya memiliki usia yang panjang sedih karena ia tak bisa bertemu pemilik hatinya hingga sekarang.
"Tapi dad.. mom tari.." gantung kinen mulai menerawang ke masa lalu mommynya yang ia kunjungi dan bayangan masa depan mom tari.
Fix! Tidak bisa di diskon ataupun ditawar lagi , mereka berbeda!.
"Nak.. kamu bisa memberitahu Daddy kan? Bagaimana kondisi abangmu di masa depan?".
Setelah terhening begitu lama Rafa mulai bertanya tentang puteranya , pasalnya ia kan.. sudah tahu kondisi sang isteri memang relatif buruk!.
__ADS_1
Mereka tadi terhening karena memikirkan kondisi lestari , fikiran mereka mulai membayangkan lestari dari bayangan kinen.
"Oh iya! Abang sudah punya isteri!" Jawab kinen girang.
"Apa?! Abangmu menikah dengan siapa? Apa saja yang ia alami?" Terlontar pertanyaan dari Rafa disusul wajah terkejut dari Joni dan quqi.
"Itu.. se-sebenarnya.. Abang sudah menikah dua kali" jawab kinen lirih.
"What?! Usianya tidak beda jauh darimu nak! Dia masih berusia 22 tahun!" Ujar Joni terkejut.
"Abang.. Abang suka sama orang bernama Rina.. dia kakak ipar pertama ku , lalu ka-" ucapan kinen terpotong karena sang mommy keburu menyela.
"Hah?! Jangan bilang ponakan ku memiliki dua isteri?! Bagaimana bisa tari membiarkan ponakanku menjadi fake boy?" Sela quqi beturut turut dengan wajah yang bak tersambar petir.
"B-bukan mom! Mom tari mendidik kami berdua dengan baik!" Balas kinen menolak mentah tuduhan momnya.
"Lalu apa maksudmu tadi dengan dia sudah menikah dua kali?" Kali ini rafa yang bertanya sedari dulu lestari memang sedikit kekanak Kanakan but.. tari itu sebenarnya sudah dewasa.
Sepertinya ini waktu yang sial bagi kinen pasalnya ia harus bercerita panjang kali lebar kali tinggi.
________________________
__ADS_1