
Sementara kinen kebingungan saat melihat mommynya , tari sekarang seperti kalang kabut , ia harus lari sekarang !.
Namun naasnya baru saja tari berdiri , Rafa sudah berada di depan pintu dapur ia pun melihat tari dan berucap "hey ! Mau kemana tar ? Duduk saja".
Sontak lestari dan kinen melihat ke sumber suara , yah gimana ini ? Rafa udah disini !.
"Emm r-raf aku sudah tidak mau meminum jus " ujar lestari cengengesan.
"Tak boleh seperti itu ! Ayo minum " sahut rafa meletakkan gelas yang ' mungkin' berisi jus ke tangan tari.
Tari hanya merutuki dalam batin !.
"Loh raf kok buat jusnya bentar doang ?" Tanya tari , ia dan quqi saja membutuhkan waktu 4 menit untuk membuat jus !.
"Ahahah yaiyalah Rafa" jawab Rafa bangga.
"Yang bener raf !" Sahut lestari.
"Ahahah iya iya , tadi di dapur ada quqi ,dia tadi membuat jus yaudah aku ambil deh jusnya" ujar rafa.
Hal itu membuat lestari lega , setidaknya ia bisa menikmati jus yang ia fikir manis sekarang.
Ia pun meraih gelas yang ada di tangan Rafa dan meminumnya namun glek baru saja ia menelan minuman itu..
"Raff !! Kok pedes banget sih !" Ujar tari sambil mengipas ngipas lidahnya dengan tangan.
"Hah yang bener ?" Tanya Rafa panik lalu berlari kencang.
"Heh , suami apa yang ninggalin istrinya kayak gini !" Teriak tari kesal.
Tak ada sahutan dari Rafa , entah apa yang dilakukan orang yang akan menjadi Daddy itu.
"Ini tar ! Minum " ujar Rafa lalu meminumkan air ke tari.
Rupa rupanya tadi Rafa pergi ke dapur dengan kecepatan di atas rata rata hal itu membuat quqi yang mencari sesuatu yang tadi ia buat terkejut.
"Haduh pedes banget!" Keluh tari lagi dengan menatap kesal pada Rafa.
" Raf tadi kenapa la- oh astagaa tarii kok bibirmu merah begitu !" Ucap quqi panik dengan suara yang tinggi.
Niat hati tadi quqi ingin menanyai Rafa kenapa tadi dia lari lari ? , Eh malah..
"Ya itu Rafa !" Balas lestari kesal.
"Ya bukan aku dong tar ! Kan yang buat jus quqi !" Bela Rafa.
"Lah kapan aku buat jus sih raf !" Timpal quqi.
Joni yang mendengar keributan pun pergi ke ruang tamu , disana hawanya sudah tidak enak bisa dipastikan jika lestari dan quqi tengah kesal saat ini.
Benar saja baru Joni sampai di ruang tamu Rafa , quqi dan tari tengah berdebat.
"Ini kenapa ribut ribut ?" Tanya joni memecah keributan pada ketiga orang dihadapannya.
__ADS_1
"Itu Rafa ! Udah ngasih yang pedes pedes ke tari eh malah nyalahin aku !" Jawab quqi nyolot.
"Lah kan aku ngambil jus yang kau buat!" Sahut rafa tak terima.
"Heh aku tadi tidak buat jus ya !" Timpal quqi.
"Udah ! Raf jangan nuduh sahabat ku ! Aku tidak suka kalau quqi di tuduh gini !" Ucap tari.
"Lah tapi aku beneran !" Sahut rafa dan Joni hanya memijat keningnya yang mulai pusing akan tingkah isteri dan sahabatnya , ia sampai dibuat bingung ! Rafa dulu tidak suka bicara loh ! Kok jadi kayak gini ?.
"Aku tadi tidak buat jus kok ! Aku tadi buat sambal ! Tapi malah keenceran !" Timpal quqi dengan setengah berteriak karena kesal.
"S-sambal ? Jadi dari cabai ?" Tanya Rafa tak percaya.
"Yaiyalah ! Emang dari apa sambal itu ? Dari terong ?" Jawab quqi.
Seketika tari pun berdiri "mangkanya ! Kalo mau ambil sesuatu itu bilang dulu ! Tidak mau tahu pokoknya nanti malam aku tidur sama quqi!" Ujar tari.
"Lah tar ? Aku gimana ?" Ucap rafa nelangsa.
Kinen hanya memandang kejadian dengan tertawa , lucu sekali ! , Kini kinen tengah menyeka air matanya yang mengalir karena ia terlalu banyak tertawa.
"Haduh haduh kok masa lalu mommy Daddy lucu banget !" Ujar kinen.
"Ya sana ! Tidur aja sama Joni huh !" Ujar tari pada Rafa.
" Lah kalian yang tengkar kenapa aku yang kena ?" Tanya joni yang sedari tadi diam , sudah seminggu dia menunggu agar bisa melakukan one night stand dengan quqi malah hancur karena hal seperti ini ?.
Rafa mah enak ! Udah ngelakuin 3 kali seminggu ! Lah Joni ?.
"E-eh mau kemana tar ?" Tanya quqi pada tari.
"Ke alam lain ! Ya ke suatu tempat lah !" Jawab tari bersungut sungut.
Quqi pun tersenyum nelangsa ' sabar quq sabarr ingat tari sedang hamil ! Emosinya jadi naik turun ! Sabar ! Jangan sampai kau menampar sahabatmu itu !' batin quqi.
Kinen memilih untuk mengikuti mommynya daripada melihat kenelangsaan daddynya dan sahabat daddynya ?.
Entah kemana perginya kedua gadis yang tengah berada di mobil ini.
"Huh ! Kesel banget sama rafa ! Kok bisa dia ceroboh kayak gitu" oceh tari dan pada akhirnya quqi hanya bisa mendengar ocehan sahabatnya .
"Bener kan quq !" Ucap tari pada quqi , quqi pun menoleh seraya bertanya "h-hah ? Apa yang bener ?".
"Tuh kan ! Kau pun sama menyebalkannya dengan Rafa !" Ujar lestari bertambah kesal.
"Nyonya , ini mau kemana ?" Tanya sang supir.
Lestari pun menatap kesal pada supir itu , sudah tau dirinya tengah kesal eh malah dibuat tambahh kesall!.
"Keliling saja dulu pak" jawab quqi ketika melihat tatapan kesal tari.
"Baik nyonya" sahut supir itu lalu fokus menyetir lagi.
__ADS_1
Tak berselang lama tari berucap lagi "emm quq entah kenapa aku tiba tiba mau makan spaghetti ya ?".
"Eh beneran ? Yaudah kita cari restaurant aja !" Sahut quqi tersenyum.
"Pak cari restaurant yang enak ya !" Ujar quqi pada supir itu.
"Maaf Nyonya , saya tidak tahu tempat restaurant yang enak" sahut sang supir dengan melihat kedua nyonya nya dari kaca.
Tari yang berdiam dari tadi pun mulai mengawasi sekitar.
"Eh itu ! Ada restaurant kesana aja gimana ? Mumpung tempatnya sepi ?" Tanya lestari sambil menunjuk restaurant yang dimaksud.
"Eh iya juga , walau restaurant nya bukan restaurant bintang lima tapi apa salahnya makan sekali sekali di tempat itu tempatnya juga sepi jadi enak tidak ada gangguan!" Jawab quqi yang membuat senyum tari terbit.
Benar , selama menjadi nyonya keluarga purnama dan berzeliuz jika ia dan quqi ingin makan di luar pasti mengunjungi restaurant bintang lima , terkadang mereka akan masak sendiri karena mereka suka memasak , yah tapi.. apa salahnya sekali sekali begini ?.
"Yaudah ! Pak ke restaurant itu ya !" Kini tari yang berucap dengan penuh semangat.
"Baik nyonya" ujar supir itu.
_______________________
"Salah Lo ini raf ! Kan jadi aku ga bisa one night stand sama quqi !" Ucap Joni dingin namun tersirat nada kesal.
"Ya mana gue tahu kalau quqi tadi buat sambal bukannya jus!" Balas Rafa tak kalah dingin.
Heh heh kok malah jadi kutub es gini ?!.
Untung deh tak ada maid disini atau para maid pasti akan mengajukan surat pengunduran diri sekarang!.
Mereka hanya punya pengawal bayangan dan supir! Eits tentu bukan supir biasa , supir itu Gunawan seorang pembalap dan juga seorang anggota dari mafia mereka.
Jadi ini aman! Kalau tiba tiba quqi dan tari dikejar musuh saat menaiki mobil dengan Gunawan , Gunawan bisa mengatasinya.
"Ceroboh!" Sahut Joni pada sahabatnya.
Rafa pun menghela nafasnya , ia tak bisa membalas ucapan Joni lagi memang benar Rafa ceroboh untuk hal ini.
"Ya sudahlah bro , sabar saja gue juga kena hukuman nya" ujar Rafa dengan muka seperti dompet akhir bulan.
"Apa gue punya pilihan lain selain menerima ?" Simpul Joni datar.
Oh God ! Kita membutuhkan pencair suasana sekarang atau mansion ini akan segera beku !.
________________________
Yuhuu pasti ada yang bingung pas di novel my Mafia husband kok rumah bukan mansion ? Terus kenapa mommy tari yang dulu gesrek bisa jadi dingin ? Kenapa mommy tidak suka makanan rumahan padahal disini tari suka masak?
Yah semua ada flashback masing masing.
Seperti saat kalian ingin bermain misalnya , kalian pasti melakukannya karena bosan bukan ? Seperti itu lah kira kira.
Inti dari narasi panjang itu adalah semua perilaku memiliki sebab kenapa bisa berperilaku seperti itu ?.
__ADS_1
Yah sudahlah sampai berjumpa lagi !
- cia ayunda