Melintasi Masa Lalu

Melintasi Masa Lalu
BAB.12. keantusiasan pasutri


__ADS_3

"Iya.. dia masih kecil" sahut lestari senang akan keantusiasan Rafa terhadap kandungannya , tari juga senang karena sebentar lagi ia akan jadi seorang ibu, bukankah ini sangat membahagiakan?.


Sedangkan itu..


Saat ini quqi dan Joni berada di taman belakang setelah kejar kejaran dengan waktu yang relatif lama.


"Memangnya tadi kenapa quq ?" Tanya joni pada quqi.


Quqi yang mengingat moment tadi pun tertawa terbahak bahak.


"Itu.. tari hamil ! Kau tahu ? Saat dia di periksa tadi dia masih sedikit nyeri di area int** ! Padahal sudah 1 Minggu" jawab quqi yang mengingat saat tari mengaduh kesakitan.


Joni hanya tersenyum tipis menanggapi quqi lalu ia bertanya "datang bulanmu sudah selesai belum ?" .


"Itu mah udah selesai 2 hari yang la-" jawab quqi dengan tersenyum namun senyumnya Tiba tiba redup.


"Ups!" Ujar quqi lalu menutup mulutnya.


"Oh sudah selesai.. aku tunggu kau nanti malam baby " sahut Joni lalu pergi dengan terkekeh tanpa suara.

__ADS_1


"Hiks huaaa kok bisaa sih keceplosan ! Sakit tidak ya.."


________________________


Kinen pun memandang mommy dan daddynya dengan perasaan bahagia sekaligus bimbang.


Ia ikut bahagia karena sang mommy dan Daddy bahagia tapi ia bimbang..


Jika usia kinen jaraknya cuman 2 Minggu.. mereka masih dikategorikan kembar kan ? Lalu.. kenapa kinen tidak mirip Abang ? Juga... Kenapa golongan darah kinen dan abangnya berbeda ?.


Golongan kinen saja tak sama dengan mommy dan abangnya.. apa mungkin gol kinen sama seperti Daddy ? Tapi ia ingat saat ia membaca identitas sang Daddy ..


Seketika ditepisnya pemikiran buruk itu , ia tak boleh berprasangka seperti ini ! Siapa tahu kan kalau golongan darah dirinya itu menurun dari nenek atau kakek?.


Ah iya pasti begitu!.


"Tapi.. kalau pemikiran ku benar.. maka anak siapa aku ini ?" Gumam kinen menatap nanar pada mommy dan daddynya.


Akankah orang orang yang ia sebut keluarga sebenarnya bukan keluarganya ? Jika begitu kemana keluarganya !.

__ADS_1


Apa mungkin hal seperti itu terjadi ? Kinen harap tidak! Ia tak mau hal seperti itu terjadi.


"Tunggu ayo duduk dulu , aku akan membuatkanmu jus" ujar Rafa lalu mendudukkan lestari dan pergi ke dapur.


Mereka sengaja tidak menaruh maid di mansion alasannya ? Ia tak ingin maid itu menjadi orang ke 3 di hubungan rumah tangga mereka dan orang ke 5 di dalam persahabatan mereka.


Yah lupakan itu ! Yang terpenting sekarang Rafa itu tak bisa membuat jus ! Bayangkan..


' eh bentar deh , kok aku baru ingat sih kalau rafa tidak bisa membuat jus ? Ish kira kira nanti rasanya gimana ?' batin lestari meringis ketika membayangkan rasa jus itu.


Kecut ? Atau terlalu manis hingga jadi eneg ketika meminumnya ? Oh good seharusnya tadi tari meminta jus pada quqi saja !.


waduh tapi ini sudah terlanjur bagaimana dong ? siapapun ! tolong tari dari situasi ini !.


alis kinen menyatu ketika melihat wajah nelangsa dari sang mommy , mommynya ini kenapa bukankah tadi mommy sangat bahagia lalu kenapa wajahnya tiba tiba berubah drastis ?.


"lah mommy kenapa ? perasaan tadi mommy bahagia ! kok tiba tiba jadi kayak orang nelangsa begitu ?" tanya kinen , namun yah mana ada yang menjawab pertanyaan kinen disini !.


kinen hanya hologram yang transparan disini ! bagaimana orang bisa melihat dirinya ? orang kinen saja seperti hantu begini !.

__ADS_1


________________________


__ADS_2