
Pagi harinya zio bangun dengan pakaian sudah rapi, zio yang keluar dari kamar langsung mencari istrinya.
“ra Zahra” panggil zio sambil berjalan mencari keberadaan isrinya
“iya mas, aku ada di belakang” sahut Zahra yang sedang berada di belakang rumahnya
Zio yang mendengar Zahra sedang berada di belakang langsung saja berjalan menghampirinya
"loh mas udah mau berangkat?"tanya zahra saat melihat suaminya yang sudah berpakaian rapi
"iya, mas mau langsung berangkat tapi mas mau mampir dulu di kantor buat cek kerjaan di kantor, setelah itu baru deh mas berangkat ke Jakarta” jawab zio
“oh yaudah ayo aku temani mas buat sarapan pagi aku udah siapin makanan kesukaan kamu ko” kata Zahra sambil berjalan masuk
Zio yang mendengar ajakan sang istri hanya melangkah menggikuti istrinya di belakangnya.
Setelah sarapan zio langsung berangkat dan Zahra mengantar suaminya sampai di depan rumah dan menyalami tanggan suaminya dan zio pun mengecup kening Zahra. Perlakuan yang di lakukan zio membuat Zahra kaget.
__ADS_1
“mas berangkat dulu yah kamu hati-hati di rumah kalau ada apa-apa langsung telpon mas saja nanti mas minta tolong teman mas yang di kantor, oh iya mas hamper lupa kamu mau di bawain oleh-oleh apa nih?” tanya zio kepada Zahra
Zahra yang mendengar perkataan suaminya hanya tersenyum saja “mas ngak usah bawain aku oleh-oleh cukup mas cepat pulang aku nunguin mas di rumah” kata Zahra
“oh yasudah mas berangkat yah, Assalamuallaikum” pamit Zio
“Waallaikumsallam, mas hati-hati di jalan yah, oh ya mas kalau udah sampai jangan lupa nelpon yah mas” pesan Zahra kepada sang suami
“iya, kalau sampai mas langsung hubungi kamu ko” kata zio sambil membuka pintu mobil
Zahra masih memandang mobil sang suami yang melaju semakin jauh.
setelah menyelesaikan urusan di kantor zio segera berangkat tak lupa juga iya mengabari Zahra bahwa iya sudah mau berangkat menuju Jakarta.
dalam perjalanan hp zio tiba-tiba berbunyi lagi tanda ada panggilan yang masuk, zio yang mendengar hpnya berbunyi langsung mengambilnya dan melihat siyapa gerangan yang menelpon nya lagi.
ternyata manusia yang sama dengan yang menelponnya kemarin malam
__ADS_1
"halo apaan sih lu nelpon mulu iya gue udah di jalan ini sabar Napa" kata zio kesal dengan orang yang berada di balik telponnya
"gue kira lu belum berangkat maknanya gue nelpon lu lagi buat mastiin, soalnya pas makan siang kita ada pertemuan sama..."
"iya iya gue tau makanya gue balik ini, lu dari semalam bawel bangat ngalahin cewe tau nggak Ga" omel zio
ya orang yang menelpon zio sedari tadi malam itu adalah Arga sang asisten pribadi sekaligus sahabatnya
"oke oke karna lu udah jalan pulang gue nggak akan nelponin lu lagi, lu hati-hati di bawa mobilnya gue tunggu lu d perusahaan"kata Arga
tanpa menjawab omongan Arga zio langsung mematikan hpnya.
setelah melalui perjalanan yang sangat melelahkan akhirnya zio sampai juga di perusahaan, iya langsung masuk ke dalam ruaganya Arga yang melihat zio hanya melewatinya tanpa menyapanya langsung ikut masuk menyusulnya
"ehh ziotung lu benar benar ya lu main lewat aja tanpa nyapa nyapa gue lu emang keterlaluan bangat yah" omel Arga
"ya ampun ga lu stop dulu ngomongnya yah lu kasi napas gue dulu Napa? gue masih cape dari perjalanan jauh gue capek harusnya lu nawarin gue minum ke apa ke ini malah lu langsung nyerocos gara gara gue nggak nyapa lu gue malas nyapa lu, udah sana lu keluar dari ruangan gue" usir zio kepada sang sahabat sekalian sekretaris nya yang sedikit Mimin akhlak
__ADS_1