Melonia Az-Zahra Ramadani

Melonia Az-Zahra Ramadani
Ke kota


__ADS_3

Setelah zahra menelpon ibu RT untuk berpamitan zahra masuk ke kamar sang nenek. Iya masih inggat pesan sang nenek bahwa iya sudah membelikan zahra jilbab, sehingga jika zahra sudah siap untuk memakai jilbab, jilbab pemberian sang nenek lah yang harus iya pakai. Zahra melihat ada beberapa jilbab yang masih tersimpan rapi di lemari pakaian sang nenek, zahra langsung mengambil jilbab yang ada di lemari sang nenek untuk iya bawa. Sebelum berangkat ke kota zahra juga tak lupa untuk berziarah terlebih dahulu ke makam sang nenek dan ke dua orang tuanya


“assalamuallaikum nek ibu, ayah,,,,zahra mau pamit, zahra mau cari kerja ke kota” kata zahra sambil menatap 3 gundukan di depannya


Setelah pulang dari ziarah zahra langsung membersihkan dirinya sambil menunggu waktu untuk sholat magrib, iya sudah tidak lagi mengajar bayu dan teman-temannya.


Pagi harinnya zahra sudah berada di terminal menunggu bis yang akan mengantarnya menuju kota.


Zahra sudah bertekat untuk mencari pekerjaan yang gajinya besar agar iya secepatnya membayar lunas pinjaman yang telah dia pinjam kepada ibu RT walaupun Ibu RT tidak menagih, tetapi zahra tidak enak kepada beliau, beliau sudah banyak membantu zahra dan sang nenek.


Zahra yang duduk di bis yang sedang iya tumpanggi melihat seorang nenek yang baru masuk berdiri membantu sang nenek untuk membawa barang bawaanya


“nek duduk saja di sini” kata zahra menawarkan sang nenek duduk di kursinya karna kursi didalam bus itu sudah penuh, iya tidak tega melihat nenek itu berdiri sementara nenek itu sudah tua pastilah iya tidak mampu untuk berdiri terlalu lama

__ADS_1


“makasih ya nak sudah membantu nenek” kata nenek berterima kasih kepada zahra


“iya nek sama-sama, nenek mau ke mana?” tanya zahra


“nenek mau pulang, nenek dari rumah saudara nenek “kata nenek


“ohh,,, nenek kenapa ngak minta di antar saja? Atau minta di jemput sama anak nenek?” tanya zahra iya tidak tega melihat nenek itu yang harus berdesakan seperti saat ini, iya teringgat kepda sang nenek


“nenek suka seperti ini, nenek tidak inggin di jemput, nenek lebih suka mengunakan kendaraan umum karna nenek dapat bersosialisasi dengan orang lain.


setelah sampai di terminal Zahra menemani nenek menunggu jemputannya. tidak lama menunggu orang yang menjemput nenek sudah datang, nenek menawarkan tumpangan untuk mengantar Zahra ke tempat tujuan tapi Zahra menolak tawaran nenek.


"nak Zahra jemputan nenek sudah datang,, ayo sekalian nenek antar kamu" kata nenek

__ADS_1


"tidak usah nek Zahra nanti naik angkotan umum" tolak Zahra ajakan nenek.


setelah mobil yang di tumpangi sudah berjalan membelah jalan raya di terminal, Zahra mulai berjalan untuk mencari angkutan umum,, walaupun Zahra belum mengetahui tujuan yang iya tuju Zahra berjalan saja,, iya berjalan sambil mencari kos-kosan untuk tempat tinggal sementara.


setelah menumpangi angkutan umum Zahra sampai di tempat orang yang menyewakan tempat tinggal,, Zahra endapatlannya setelah bertanya kepada supir angkot tadi yang iya tumpangi.


"assalamu'alaikum" lama Zahra menunggu penghuni rumah di luar tidak lama itu muncul seorang ibu-ibu


"waalaikumsalam,,, iya ada apa yah nak?" tanya ibu yang punya rumah.


"Bu saya mau numpang nanya,, ibu tau tempat sewa kos-kosan?' tanya Zahra


" wah kamu lagi cari kos-kosan to nak? kebetulan ibu punya kos yang lagi kosong orangnya baru pindah,, kalau mau nak bisa langsung lihat" ibu-ibu yang berdiri di depanya menawarkan kepadanya.

__ADS_1


"iya Bu boleh saya lihat-lihat dulu" kata Zahra


__ADS_2