Melonia Az-Zahra Ramadani

Melonia Az-Zahra Ramadani
36


__ADS_3

Setelah berpamitan dengan arga Zio langsung melajukan mobilnya meninggalkan Arga dan teman-temannya.


Dalam perjalanan Zio sudah merasakan kepalanya yang pusing akan tetapi Zio masih mampu untuk mengendarai mobilnya.


Zio mengendarai mobilnya dengan laju yag sanggat pelan karna keadaanya yang tidak memungkinkan untuk melajukan laju kendaraannya dan hujan lebat juga sedang turun menguyur bumi.


Zio yang sedang fokus menyetir di kagetkan dengan mobil truk yang tiba-tiba muncul di depannya dengan keadaan laju yang sangat kencang, Zio yang kaget dengan kemunculan mobil tersebut tiba-tiba saja membanting stir mobilnya mengakibatkan mobil tersebut menabrak pembatas jalan, mobil tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah.


Gelas Yang sedang di di pegang Zahra tiba-tiba saja terjautuh membuat Zahra kaget


“astagfirullah, ko bisa sih gelasnya jatuh?, padahal tadi aku mengangnya erat loh” kata Zahra sambil memungut kepingan gelas yang telah iya jatuhkan.


Tiba-tiba saja Zahra terinngat oleh sang suami

__ADS_1


“mas Zio lagi apa yah?, ko tiba-tiba aku ke inggat dengan dai” kata Zahra setelah memungut gelas yang telah iya jatuhkan


Zahra yang belum tenang karna masih memikirkan suaminya langsung bergegas mengambil hpnya dan menelpon nomor suaminya. Dering pertama belum di angkat dan dering ke dua langsung di anggkat


“halo assalamualaikum mas, kamu lagi di mana?” salam Zahra


“waalaikumsalam, maaf mbak mas yang punya hp ini mengalami kecelakan dan meninggal di tempat” jawab orang di balik telpon tersebut


Zahra yang mendengar jawaban dari balik telpon langsung jatuh terduduk di lantai, Zahra merasakan tubuhnya sudah tidak bertenaga lagi untuk berdiri saja iya sudah tidak mampu lagi rasanya kakinya tidak mempunyai tulang.


Masing-masing dari keluarga korban langsung di hubungi.


Sedangkan Zahra yang mendapatkan kabar bahwa suaminya mengalami kecelakaan. Paginya langsung bersiap-siap berangkat ke Jakarta mencari rumah sakit tempat di bawanya suaminya. Sebelumnya Zahra memang sempat bertanya nama rumah sakit tempat dilarikan suaminya

__ADS_1


Setelah sampai rumah sakit Zahra langsung bertanya dimana keberadaan jenazah sang suami, tetapi pihak rumah memberitahunya bahwa pihak keluarga langsung membawa pulang jenazah korban kecelakaan pada malam itu juga, dan pihak rumah sakit juga tidak mengetahui di mana alamat keluarga korban.


Zahra yang tidak mendapatkan informasi tentang suaminya di rumah sakit memutuskan Kembali ke kos lamanya, untungnya sewa kosnya masih ada beberapabulan lagi. Zahra yang sedang duduk di teras rumahnya di kagetkan oleh ibu tini tetangga kosnya


“loh neng Zahra sudah balik to?” tanya bu tini


“iya bu Zahra balik tadi pagu bu, ibu apa kabar?” tanya Zahra


“Alhamdulillah baik neng, ya sudah ibu balik du ya neng ” jawab ibu tini


“iya bu hati-hati ya”kata Zahra setelah menyapa ibu tini Zahra langsung masuk ke dalam kosnya.


Tidak terasa sudah satu bulan berlalu Zahra datang ke Jakarta. Zahra tidak lagi berusaha untuk mencari suaminya, Zahra sudah mengiklaskan suaminya yang telah meninggal dunia Zahra sudah berusaha untuk menggiklaskan sang suami yang telah berpulang ke penciptanya. Walaupun sang suami telah berpulang, Zahra tidak pernah berhenti untuk selalu mengirimkan doa untuk suaminya, kedua orang tuanya dan sang nenek tercinta.

__ADS_1


jangan lupa vote dan komen yah teman-teman. 🤗🥰


dan maaf juga kalau jarang up


__ADS_2