Memento : Reinkarnasi Ke Dunia Lain Tanpa Ingatan

Memento : Reinkarnasi Ke Dunia Lain Tanpa Ingatan
Chapter 1-dunia baru,kehidupan baru


__ADS_3

Isekai,ya benar isekai adalah dunia setelah kematian bukan limbo. isekai adalah dunia dimana fantasi nya sangat melekat, yap pedang dan sihir dan ini cerita ku sebagai murasa agate yang penuh siksaan, kesenangan, ketegangan, kebahagiaan dan kesedihan yang di luputi oleh kebencian,itu semua berakhir dalam satu sumber.


...******...


Suatu hari di desa yang cukup tentram dan damai. seorang bayi terlahir, bayi yang ditakdirkan akan mengubah dunia.


"Lihat lah sayang, bayi kita imut sekali!"sesosok ibu.


Sesosok tersebut seperti ingin memperlihatkan bayi yang imut itu kepada pasangan nya, yang dimana pasangan nya tersebut menjawab dengan bangga.


"Wahahaha ganteng nya mirip bapak nya"sesosok ayah.


Satu sosok itu terlalu bangga dan cengengesan yang mengira anak nya itu mirip dengan nya.


"Kita harus menamakan ia apa, sayang?"sesosok ibu.


Ujar seorang ibu yang meminta suami nya untuk mencarikan nama yang bagus anak mereka.


"Humm siapa ya?, bagaimana kalau agate?"sesosok ayah.


"Seperti nya bagus, mari kita beri nama dia murasa agate bagaimana?"sesosok ibu.


Kedua nya merasa senang dengan nama yang di berikan nya dan anak tersebut ikut tertawa yang di mana itu mengejutkan orang tua nya.


Anak yang begitu aktif dan imut dia terlahir tanpa cacat satu pun.


Namun tidak pada saat dia berumur 1 tahun, sebuah serangan goblin hadir di saat ia masih kecil, sosok ayah tersebut menahan dan melawan balik para goblin yang membuat nya mengorbankan nyawa nya untuk keselamatan desa. hal tersebut membuat istri nya menangis dan sedih karena di tinggal suami nya.


Sesaat setelah kematian ayah nya anak itu memiliki kesadaran, walau pada saat bayi setiap bayi tidak memiliki kesadaran dewasa.


"(Apa? Dimana aku?! Sebentar bukan kah aku sudah mati? sebentar aku ingat ingat kata dewi itu)"sesosok bayi.


Dia mengingat hal terakhir yang di beritahu oleh sang dewi reinkarnasi atasha kepada nya, mengingat dan terus mengingat yang pada akhir nya ia mengingat nya.


Pada saat sebelum reinkarnasi.


"Aku dimana? Bukan kah aku sudah mati?"???.


dengan kebingungan di tempat yang begitu gelap dan hampa ia sudah mengira kalau dirinya sudah meninggal. dalam sebuah kegelapan terdengar suara merdu yang datang entah dari mana, cahaya dari seseorang yang menyilaukan yang dikira dirinya mungkin itu dewi.


"Iya benar kamu sudah mati, tapi jiwa mu masih belum menentukan keinginan mu"dewi.


"Siapa kamu?"???.


dengan wajah takut namun tidak takut dia menanyai wanita tersebut dengan ramah wanita itu mengatakan.


"Nama ku adalah dewi atasha, seorang dewi yang membantu para orang yang telah mati"dewi atasha.


Dewi itu memperkenalkan diri nya sebagai dewi reinkarnasi atasha, yang bertugas sebagai pembawa pesan atau apapun ketika mereka ingin di reinkarnasi.


"Tapi kenapa ya?, aku tidak mengingat diriku sebelum mati?"???.

__ADS_1


"Aku juga tidak tahu"dewi atasha.


"Tapi kamu punya satu tujuan, yaitu bebaskan lah dunia, kamu adalah seorang pahlawan yang akan menyelamatkan dunia dari kehancuran"dewi atasha.


"Bebaskan lah dunia dan selubungi setiap rahasia dunia"dewi atasha.


Dewi tersebut mengatakan sebuah kata kata yang sangat mulia, lalu membawa jiwa orang tersebut turun dan masuk ke dalam jiwa dari bayi agate.


"Akhirnya aku mengingat nya,tapi siapa nama ku?"agate.


"Agate ayo makan dulu, biar kuat seperti ayah mu"ibu.


dia terkejut lalu mengetahui nama nya adalah agate,dari desa yang aman dan tentram nama dia adalah agate.


"Ah benar nama ku adalah agate"agate.


Setelah beberapa tahun ia hidup akhirnya ia dapat berjalan, sungguh kehidupan yang tentram. ia sudah berumur 6 tahun lalu ia keluar ia menyapa satu persatu orang orang desa dengan ramah.


Dia begitu santai,berjalan kemana mana dan tidak memiliki tujuan ataupun tidak melakukan apapun selain berjalan dan menyapa, yang pada akhirnya dia tertuju ke suatu suara.


Suara lantunan lagu yang indah dan menyejukan kuping. suara itu mengarah ke dalam hutan agate memasuki hutan tersebut dan mendapati ada seorang anak kecil perempuan yang sedang menyanyi disana.


Kuping dia sangat panjang, rambut dia berwarna perak cerah, mata nya yang bagaikan sebuah sinar rembulan malam. Tidak salah lagi dia adalah ras setengah elf.



Setengah elf adalah ras yang cukup langka mereka adalah keturunan manusia dan elf, ras half-elf terkadang selalu terkucilkan karena perbedaan ras tersebut.


Agate terpesona oleh kecantikan dari elf tersebut dan tidak sengaja menginjak ranting yang ternyata disadari oleh perempuan tersebut, yang seketika terkejut.


"Maaf-maaf, aku tidak bermaksud mengejutkan mu"agate.


Elf tersebut seketika lari dan mulai menghilang dari penglihatan dengan sebuah sihir yang entah dapat dia rasakan, yang membuat agate terkejut bahwa masih ada sihir di dunia ini.


Agate keluar dari hutan tersebut dan bertanya tanya di dalam pikiran nya.


"Tadi dia kenapa ya? Kok tiba tiba langsung lari padahal aku ingin kenal dengan nya, tapi ternyata sihir itu nyata!! Aku akan mencoba nya"agate.


Ujar agate yang seperti nya menginginkan untuk belajar sihir, dia berlari ke arah rumah nya yang cukup jauh dari letak hutan yang ia masuki, ketika ia sampai di rumah ia langsung berteriak dan bertanya ke ibu nya.


"Ibu, apakah aku bisa belajar sihir?"agate.


"Wah wah wah, tumben kamu menginginkan sihir, apakah ada yang membuat mu terpaku?"ibu.


Ujar ibu yang seperti mencandai agate.


"Tidak ibu, aku hanya saja ingin belajar sihir"agate.


"Jika kamu ingin belajar kamu bisa bertanya ke ahli sihir di desa ini, coba saja pergi untuk mencari nya, tapi besok sekarang sudah mulai gelap waktu nya untuk tidur"ibu.


Ibu agate menyuruh nya untuk pergi tidur dan cari tempat tersebut di keesokan hari nya.

__ADS_1


"Ah baik ibu"agate.


Agate pergi ke kamar nya dan tidur dengan lelap di kamar nya.


...*****...


Keesokan hari nya ia mencoba mencari rumah sang ahli sihir untuk belajar sihir.


"Hmm dimana ya?"agate.


Agate kebingungan karena tidak dapat menemukan rumah seorang magic caster tersebut, lalu ia bertanya kepada orang orang sekitar.


"Pak,apakah bapak tau tempat seorang ahli sihir tinggal?"agate.


"Wahaha masih muda tapi ingin belajar sihir,ada tuh coba aja terus ikuti jalan ini dan jangan lupa belok kanan, kalau ada rumah yang terlihat bagus maka itu rumah nya"pedagang buah.


"Terima kasih banyak pak"agate.


Bapak itu memberitahukan bahwa letak rumah tersebut berada tepat dari jalan yang sedang ia lewati dan setelah beberapa jam ia berjalan akhirnya ia sampai.


"Kalau tidak salah ini kan?"agate.


Rumah yang begitu terlihat seperti fantasi bentuk dari tembok nya seakan terbuat dari bebatuan yang di semen bukan beton dan taman yang dimiliki nya sangat bagus dan asri.


Agate mengetuk pintu namun tidak ada respon,selang beberapa menit setelah mengetuk pintu, pintu itu pun terbuka dan terlihat sosok seorang elf namun lelaki.


Elf yang terlihat indah dengan kuping panjang nya dan warna rambut yang berkilauan putih dan mata yang begitu bagus berwarna hitam.


"Ada apa anak muda jauh jauh kemari?"elf lelaki.


"Tuan,apakah tuan dapat mengajari ku sihir?"agate.


Agate menanyai soal sihir yang ia invin ketahui dari hari sebelum nya dan mungkin seperti nya sangat ingin mencoba sihir.


"Ahahah ternyata ingin belajar sihir,bagaimana kalau yang mudah?"elf lelaki.


Elf tersebut tertawa untuk sementara lalu mengajak agate ke tempat latihan yang biasa di gunakan oleh elf tersebut.


"Bagaimana kalau kamu mencoba fire bolt"elf lelaki.


Agate ingin mencoba tapi ia kebingungan hal apa dulu yang harus di lakukan nya.


"Ah kamu bingung ya begini,luruskan tangan mu,lalu ucapkan fire bolt, begitu"elf lelaki.


Elf tersebut mengajari agate dengan rinci dan memberitahu nya cara merapal lalu agate mencoba ajaran yang di berikan oleh elf tersebut.


"Fire... Bolt!"agate.


Sebuah api raksasa menembak orang sawah tersebut dengan dahsyat.seakan mustahil, elf tersebut terkejut dengan daya sihir dan kekuatan yang di berikan oleh agate, bahkan mustahil bagi anak muda yamg berumur di bawah 7 tahun untuk menghancurkan orangan sawah tersebut.


"Apa yang terjadi? Ada apa dengan anak ini?"elf lelaki.

__ADS_1


[Bersambung]


__ADS_2