Memento : Reinkarnasi Ke Dunia Lain Tanpa Ingatan

Memento : Reinkarnasi Ke Dunia Lain Tanpa Ingatan
Chapter 20 - Selamat datang di Yorkdania!! Wahai tamu-tamu sekalian


__ADS_3

Jalanan dengan pasir yang berhembusan, rerumputan menari karena angin sepoi-sepoi, dan cuaca cerah. Ini adalah hari terbaik untuk berangkat ke tujuan setelah pertarungan selama seharian kemarin.


Kereta kuda yang sedang bergerak dan di tumpangi oleh agate dan teman-teman nya berjalan menuju sebuah benteng, ya tidak salah dengar, sebuah benteng. Benteng kokoh yang yang terbuat dari beton yang kokoh juga, yorkdania.


"Wah... Akhirnya kita sudah sampai di yorkdania"kurazell.


Mereka berdua menengok di luar jendela dan mendapati sebuah kerajaan indah dan cerah di mata mereka. Kerajaan yang kokoh dan dari luar terlihat begitu indah dengan memiliki lambang perisai dengan pedang terlihat di benderan benteng tersebut.


"Indah nya...."mana.


"Ya.."agate.


Dengan hentakan kaki kuda yang diiringi ritme gerakan yang indah, di tambah kicauan burung yang bersenandung. Mana mungkin kerajaan ini tidak terbilang paling indah, namun aneh nya dimulai sekarang.


Kereta kuda milik mereka masuk kedalam gerbang dan berhenti karena suruhan penjaga gerbang, karena perlu dilakukan pengecekan keamanan.


"Maaf tuan, apakah anda mengizinkan kami untuk melakukan pengecekan?"penjaga gerbang.


"Ah... Boleh! Tapi kalau boleh tahu kenapa ada pengecekan seperti ini? Sebelum nya tidak dilakukan"kurazell.


Kurazell menanyai ke satu penjaga tersebut dan penjaga itu menyuruh satu penjaga lagi untuk mengecek kedalam kabin kereta.


"Akhir-akhir ini kota sedang dalam keadaan buruk karena datang nya sebuah organisasi aneh yang membuat beberapa orang menghilang dalam kurun waktu tiga minggu lalu"penjaga gerbang.


Sambil bercakap salah satu penjaga mengecek kedalam kabin kereta dan mendapati pasangan muda di dalam nya yaitu agate dan mana yang tersenyum tulus kepada penjaga tersebut dan dibalikkan dengan tundukan kepala penjaga lalu penjaga itu keluar dan bertemu dengan yang satu nya lagi.


"terutama putri bungsu raja yang menghilang beberapa hari yang lalu. Maka dari itu untuk berjaga-jaga kami melakukan pengecekan keamanan kepada setiap pendatang yang hadir"penjaga gerbang.


"Mereka aman"penjaga gerbang.


Penjaga yang diberitahu menunduk dan berkata "kalian boleh masuk" kepada kurazell, kurazell langsung tersenyum dan berterima kasih kepada penjaga gerbang lalu memecut tali kekang kedua kuda tersebut dan kuda itu pun berjalan kembali.


"Jadi meski sudah pergi dari kerajaan ingril ternyata masih ada masalah genting juga di yorkdania, sangat sulit untuk kabur dari masalah seperti ini"agate.


"Apalagi seorang putri kerajaan pun diculik"kurazell.


"Benar-benar jahat"mana.


Mereka saling bertukan perasaan dan berjalan menuju ke dalam kerajaan yorkdania yang tampak sedikit orang yang berada di luar. Meski begitu di jalanan masih banyak kereta kuda yang berjalan kemana-mana, kerajaan ini terlalu luas untuk di kelilingi.


~


"Sepertinya sampai sini dulu, maaf jika tidak dapat membantu sedikit pun ini ada beberapa keping yang disuruh zero untuk diberikan kepada kalian"kurazell.


Kurazell memberikan bungkus kepingan emas dengan bahan kulit dan agate menerima uang tersebut dengan baik.


"Kalau begitu aku pamit dulu, lain kali kita akan bertemu lagi"kurazell.


"Terima kasih telah memberikan tumpangan kepada kami"mana.


"Tidak masalah"kurazell.


Kurazell langsung memecut kekang kuda-kuda nya dan mulai bergerak keluar dari kerajaan, sekarang hanya mereka berdua yang berada di kerajaan itu.


"Kerajaan ini terlalu luas, tapi sedikit sekali penduduk yang berada diluar"agate.


Mana menoleh kemanapun arah yang ia lihat dan mendapati sangat sedikit orang yang berjalan disekitar mereka.


"Jadi terlihat seperti kerajaan yang ketat peraturan"mana.


"Iya, itu betul. Mari kita cari penginapan untuk sementara"agate.


"Baik"mana.


Mereka berdua berjalan di pinggir jalan sambil melihat sekitar dengan cermat, jalan demi jalan di tempuh dan terlihat di tengah jalan ada sebuah air mancur yang menjulang dengan indah. di sambut dengan matahari yang menyinari nya yang membuat air mancur itu indah.

__ADS_1


"Air mancur yang indah"mana.


"Iya, bagaimana kalau kita istirahat sebentar disana"agate.


Agate menunjuk kearah bangku taman yang berada di dekat air mancur tersebut, untuk detail air mancur itu disekitar nya memiliki taman jadi ada beberapa bangku taman yang di taruh disana.


Mereka duduk dan bernafas lega karena perjalanan yang sedikit jauh dari tempat awal nya mereka berada, penginapan tetap tidak ditemui maka dari itu agate berinisiatif untuk rehat sejenak.


"Kau ingin minum?"agate.


Agate mengambil air minum dari void yang dapat dia gunakan, dia mengambil tas di dalam nya dan mengambil air minum lalu di berikan kepada mana.


"Terima kasih"mana.


Void adalah sihir kegelapan yang agate ciptakan hasil dari pelajaran zero, sihir void ini dapat menyimpan apapun dengan kapasitas tidak terbatas namun terkadang akan memberikan efek lain ketika menaruh benda-benda berbahaya contoh nya pedang dan benda-benda tajam lain nya.


"Kau juga mau?"mana.


Mana memberikan botol minuman nya kepada agate, namun agate yang sudah sadar akan sesuatu dia seakan mau tidak mau dan ragu untuk meminum nya, tapi dia juga sedang kehausan jadi terpaksa dia mengambil nya.


*Glek... Glek... Glek...


Dia meminum dengan wajah memerah dan mana yang melihat nya menyadari sesuatu juga, lalu memukul agate dan berkata.


"Bodoh"mana.


"Ehehehe maaf aku terpaksa"agate.


Candaan mereka dan kemesraan mereka sangat terlihat dan itu membuat hari tersebut kembali tenang, namun datang ibu-ibu yang sedang berjalan dan berkata.


"Aku belum pernah melihat kalian, apakah kalian pasangan muda baru disini?"ibu-ibu yang sedang berjalan.


Ibu-ibu itu datang menghampiri mereka dan mencurigakan mereka karena mereka adalah orang baru disini, mana dengan ketulusan nya lalu menjawab.


"Selamat siang, kami baru disini dan baru saja datang beberapa jam yang lalu"mana.


Mana dengan wajah senang menoleh kearah agate dan seperti memberi isyarat bahwa ini keberuntungan, agate mengangguk untuk menjawab itu.


"Baiklah, mari ikut ibu"ibu thiana.


Mana ikut disamping ibu tersebut dan berbincang satu sama lain, agate yang berada di belakang bangun dari bangku taman dan menaruh kembali tas nya kedalam void. Namun sepertinya ada kecurigaan dalam hati agate kepada ibu tersebut.


Mereka berjalan kembali di pinggir jalan, menuju kearah yang terlihat jelas di linggir jalan.


"Tempat ini sangat besar juga"mana.


"Iya karena ini adalah kerajaan terbesar yang ada di barat, dan sumber daya nya banyak namun akhir-akhir ini sangat mencekam karena organisasi yang berada di balik layar"ibu thiana.


"Maka dari itu kita harus hati-hati"ibu thiana.


Ibu thiana menjelaskan kepada mana soal masalau sekarang dan berbincang-bincang sedikit, namun hal mengejutkan baru saja di mulai dan tiba-tiba saja menyerang mereka dengan berlari, agate yang menyadari langsung menahan serangan tersebut.


"Kalian menyingkir sebentar"agate.


Agate menyuruh ibu thiana dan mana untuk menyingkir sebentar dan bersiaga akan serangan yang akan datang.


"Hei kalian yang berada di dalam sana, aku tahu kalian yang menyerang keluar lah"agate.


Tidak ada jawaban sedikit pun dan itu membuat dia menghilangka kewaspadaan nya dan menghentikan sihir nya, menoleh dan mengatakan.


"Sudah aman"agate.


"Maafkan ibu, ibu merepotkan kalian"ibu thiana.


"Ibu tidak perlu begitu, aku membantu ibu karena tidak ingin apapun"agate.

__ADS_1


"Iya, ibu jangan menundukkan kepala ibu"mana.


"Kalau begitu mari kita lanjutkan jalan nya, sedikit lagi sampai di penginapan"ibu thiana.


~


"Selamat datang di penginapan thiana!"ibu thiana.


"Wah ramai sekali disini!"mana.


Penginapan yang ramai di dalam nya, nama dari penginapan tersebut adalah penginapan thiana. Memiliki lebih dari dua lantai yang di bawah nya ada ruang bar dan tempat makan, lantai dua adalah ruang kamar dan seterusnya.


"Woah~ itu ibu thiana, selamat siang bu"lelaki kekar.


"Selamat siang juga"ibu thiana.


Mereka seketika senang dengan kehadiran pemilik penginapan tersebut, ada satu orang yang seperti nya menyadari agate dan mana.


"Hei~ hei~ lihat ada dua pasangan baru disini!"pak tua.


Agate dan mana cukup terkejut dengan teriakan lelaki kekar yang memanggil nya, lelaki dengan tubuh kekar dengan hanya memakai celana saja, namun di bagian atas tubuh nya dikenakan beberapa perlengkapan kulit seperti armor bahu dan bagian otot bawah.


"Hei apa kabar?, Perkenalkan aku salah satu dungeon adventurer Gerald"gerald.


"Aku baik, nama ku agate dan disebelah ku mana"agate.


"Salam kenal"mana.


"Ya! Jika kalian butuh bantuan soal kerajaan ini, tanyakan saja pada kami"gerald.


Mereka tersenyum karena kedatangan tamu baru, gerald dan yang lain langsung meminum bir anggur mereka dengan teriakan senang nya juga, karena mereka sudah berbahagia bersama jadi agate dan mana menuju ke resepsionis dan resepsionis tersebut adalah ibu thiana.


"Kalian ingin memesan untuk berapa kamar dan berapa hari?"ibu thiana.


"Kalau satu kamar bagus tidak ya... Bagaimana dengan mu, mana?"agate.


"Kupikir itu bagus karena kita adalah pasangan.. tentu saja itu bagus untuk kita"mana.


"Baiklah"agate.


"Satu kamar untuk dua pasangan dan selama 2 minggu"agate.


Ibu thiana mengangguk dan mencari kunci untuk mereka berdua, beberapa saat agate menoleh dan melihat kehangatan dari tempat ini karena orang-orang yang baik dan saling tersenyum.


"Baik, ini kunci nya"ibu thiana.


Agate mengambil kunci yang di berikan ibu thiana kepada mereka dan membayar dengan 2 keping emas, keping emas di dunia ini adalah paling mahal daripada perak dan perunggu.


"Terima kasih"mana.


Mereka menaiki tangga dan menuju ke kamar mereka yabg berada di lantai ketiga, tangga demi tangga di naiki dan akhirnya sampai pada tujuan.


Membuka pintu, terdapat dua kasur terpisah untuk mereka berdua dan beberapa furnitur bagus disana, agate dan mana akhirnya bisa berbaring semenjak kerusuhan yang terjadi selama empat atau lima hari sebelumnya.


"Ini tas nya dan kita perlu memikirkan beberapa hal untuk kedepan nya, lalu.."agate.


*Krunyuk... Krunyuk..


Suara perut agate yang kelaparan terdengar jelas sambil menjelaskan hal-hal tersebut, malu wajah agate mulai memerah karena itu, mana tertawa sedikit dan tersenyum.


"Kalau begitu untuk awal kita makan dulu"mana.


"Sepertinya ide bagus hehehe"agate.


Mereka menuruni tangga dan pergi ke lantai paling bawah untuk memesan makanan untuk mengisi perut mereka.

__ADS_1


[Bersambung]


__ADS_2