
Di dalam kereta kuda, mana masih curiga dan berjaga-jaga sambil menunggu kurazell terbangun.
"Ah... Aku tidak tahu tujuan kita kemana"katsuki.
"Kenapa tidak menanyakan nya ke elf di dalam?"tomio.
"Iya juga"katsuki langsung menoleh kedalam kereta kuda dan melihat elf tersebut lalu menanyai nya.
"Hei... Kau tahu tujuan kita kemana sekarang?"katsuki.
"Ah... Ke, ke yorkdania"mana.
Pernyataan dari mana membuat nya sedikit terkejut dan mengingat sesuatu. Mana pun sama dia masih dalam ketakutan dan curiga dengan katsuki tapi dia percaya kepada agate kalau dia akan kembali.
"Yorkdania, New York...."katsuki.
"Kau masih menyamakan hal ini dan itu...."tomio.
"Maaf"katsuki.
~
Disuatu tempat di waktu yang sama, tapi di dunia yang berbeda agate dia pingsan karena ingatan yang terus merosot masuk kedalam otak nya dan pada akhir nya dia sampai di uks, di bantu oleh tomio.
"Ah.... Eh.... Aku dimana?"agate.
Melihat sekitar tampaknya hanya dia sendiri yang berada disana, mencoba bangun dan duduk tapi kepala nya berdengung dan membuat kepalanya pusing yang dahsyat.
"Hei, katsuki. Aku membawa....."tomio.
Tomio terkejut dan langsung bergegas ke arah agate dan membantu nya untuk berbaring kembali sambil khawatir.
"Hei.. kau tidak bisa istirahat sejenak kah?"tomio.
Dengan wajah cemas dia masih dapat tersenyum dan duduk di samping agate sambil membawa kantong berisi minuman isotonik.
"Nih minum ini agar cepat pulih"tomio.
Dia memberikan agate satu dari dua minuman isotonik tersebut dan agate menerima nya, dengan terhuyung-huyung dia mengambil minuman itu dan duduk di atas kasur.
"Maaf ya... Aku jadi merepotkan mu"agate.
"Ah... Itu tidak perlu, aku melakukan nya karena kehendak ku"tomio.
Agate mulai meminum minuman tersebut dan kepala nya mulai kembali reda semenjak dia pusing dia merasakan sakit luar biasa di kepala nya, namun akhirnya bisa tenang kembali.
"Kalau begitu aku ingin tidur sejenak"agate.
"Baiklah, aku akan pergi keluar"tomio.
Sebelum agate tertidur, tomio melambaikan tangan kepada nya dan mulai menutup pintu entah kenapa rasanya kalau tomio adalah orang yang baik.
Agate mulai berbaring dan tidur sejenak.
~
Kereta kuda bergerak menuju yorkdania, hanya saja kali ini dan untuk ini mereka di cegat oleh segerombolan iblis yang entah darimana.
Berarmor dengan beberapa katana yang berada di pinggul nya disatukan dengan topeng mengerikan, beberapa dari mereka memakai kimono dan menyebutkan "berikan darah kalian".
"Katana, armor dengan style shogun, dan ada katana di pinggul nya tidak salah lagi mereka oni"katsuki.
Mari kita perjelas apa itu oni. Oni adalah sebutan ras iblis dengan tampang mengerikan dan selalu membawa katana di pinggul mereka, mereka identik dengan topeng mengerikan dan beberapa nafas mengerikan mereka juga. Kekuatan mereka berada di topeng dan katana nya mereka selalu mengatakan sebuah darah, dalam hal ini darah adalah salah satu kebutuhan mereka maka dari itu darah dibutuhkan untuk mereka, kembali ke cerita.
Dengan senyum mengerikan nya dia tampak senang dengan adanya oni di dunia lain seperti ini.
"Hei kamu bawa yang sedang berbaring keluar dari kereta kuda ini, aku dan senior tomio akan melawan mereka"katsuki.
"B-baiklah... Jaga dirimu baik-baik"mana.
Mana keluar dengan membawa kurazell bersama nya, dia membaringkan kurazell dan menyembuhkan nya, mungkin saja mana tahu kalau kurazell tidak bangun-bangun karena luka yang ada di tubuh nya.
Dia menyembuhkan kurazell bersamaan dengan menyembunyikan tubuh mereka dengan sihir angin dan menjadi transparan.
"Sihir memang ada"katsuki.
"Memang, jangan banyak bicara cepat serang mereka"miyuki.
"Mereka tidak akan bisa dihentikan jika tidak di hancurkan, maka dari itu kita butuh kekuatan dari teman mu"miyuki.
"Maksudmu senior tomio?"katsuki.
Miyuki dan katsuki menoleh bersamaan dan tomio menyadari nya dengan tanggap dia langsung mengiyakan dan itu semua demi katsuki.
"Iya-iya aku akan ikut"tomio.
Mereka turun kedalam pertarungan atau turun dari kereta kuda, miyuki sudah siap untuk berjaga-jaga dan katsuki menggunakan kuda-kuda petarung tangan.
"Hei kau bisa melawan dia?"miyuki.
"Aku belum pernah mencobanya tapi kurasa bisa"katsuki.
Salah satu oni maju dengan katana yang di seret di belakang nya dan mulai lompat ke arah katsuki, dengan cekatan katsuki menghindar cepat karena bahaya nya dari katana. Namun katana itu mengeluarkan sebuah serangan angin dahsyat dari terjatuh nya katana itu.
katsuki sempat ingin terkena hembusan kencang itu tapi di hilangkan beberapa partikel di sekitar katsuki.
"Aku tidak terkena apa-apa"katsuki.
"Hati-hati, aku akan membantu mu untuk menghilangkan beberapa partikel agar tidak terkena serangan"tomio.
__ADS_1
Biar ku perjelas, ini bukan sebuah sihir yang diberikan oleh tomio melainkan itu adalah sebuah anomali. Ya sebuah kemampuan yang disebut sebut sihir dalat menghilangkan beberapa partikel dari udara, tanah, api, dan hal-hal lainnya. Kemampuan ini dapat dengan mudah menghancurkan sihir tingkat apapun namun tidak dengan sihir cahaya dan kegelapan.
Kenapa?, Karena sihir cahaya dan kegelapan tidak ada partikel yang dapat dihapus mereka ada untuk segalanya dan tanpa partikel, lanjut lagi ke ceritanya.
"Maaf merepotkan mu"katsuki.
"Ini sudah terbiasa"tomio.
"Awas kanan mu!"miyuki.
Dengan perintah miyuki untuk menyingkir dari serangan oni dia melompat kembali dan menjauh dari serangan melesat oni.
"Berikan kami darahnya"oni.
"Hei... Kau masih bisa berpikir kan?"miyuki.
"Memang nya kau kira aku apa?"katsuki.
Dengan wajah sebal dia menatap balik mata miyuki, lalu miyuki mengutarakan nya dan mengatakan sesuatu kepada katsuki.
"Coba bayangkan suatu senjata, tapi hati-hati ini sedikit sakit"miyuki.
Katsuki tidak tahu apa yang dimaksud miyuki tapi dia mencoba memikirkan sebuah senjata dan datanglah pistol api di tangan kanan nya, namun benar kata miyuki rasa sakit yang dahsyat datang dari tangan kanan nya dan dampak nya sangat menakutkan.
"Hei... Heii... Jangan paksa dia sejauh ini"tomio.
"Kau sudah tahu tapi masih saja berpura-pura bodoh? Biarkan dia"miyuki.
"Baiklah"tomio.
Dengan sedikit kesal tomio membantu katsuki dan katsuki mulai menerjang kembali dengan rasa sakit di tangan kanan nya, dia melesat dan menekan pelatuk dari pistol api itu yang membuat suara getaran angin terdengar dan keluar sebuah besi di dalam nya.
Besi yang melesat itu mengenai kepala dari oni yang membuat topeng nya hancur dan menghilangkan dia dalam sekejap.
"Apa? Senjata apa yang kau pikirkan, terlalu kuat untuk menghancurkan satu topeng?!"miyuki.
"Ah... Ini pistol sebuah senjata dengan berisikan besi bubuk mesiu di dalam nya dan akan melontarkan nya keluar dengan percikan ledakan dari bubuk mesiu, lalu akan mengokang senjata nya dan ini favorit ku. Aku nenggunakan nya untuk membunuh banyak orang sebelum nya"katsuki.
Saking banyaknya penjelasan katsuki membuat miyuki sedikit malas mendengar nya tapi dari penjelasan nya senjata yang ia keluarkan sangat mengerikan.
"Lebih baik penjelasan ini dan senjata nya jangan sampai diketahui oleh banyak orang atau akan merubah sejarah dengan cepat"miyuki.
"Fokus untuk melawan mereka, kalian berdua"tomio.
Tomio menggertak mereka dan tentu saja hal itu mengejutkan mereka yang langsung fokus kepada musuh yang menjaga jalan mereka, dengan mata yang sangat tajam katsuki dengan cepat menembakkan 3 peluru dan tepat sasaran yang dimana membunuh 3 oni sekaligus.
"Tembakan bagus, katsuki"tomio.
"Terima kasih senior"katsuki.
"Hei, lihat kedepan!"miyuki.
Katsuki meleng untuk sementar dan dia terpental dari serangan kuat milik si kapten para iblis itu, kekuatan dahsyat nya tidak bisa di hindari dan dia terpental dengan sangat menyakitkan untung nya dia menggunakan sebuah tameng yang membuatnya dapat menahan pentalannya dan menghancurkan beberapa batu di belakangnya.
"Senior... To... Mio.."katsuki.
Disaat itu tomio di dalam mata nya terlihat marah dan menundukkan kepalanya, di dalam penglihatan katsuki dia seperti dililit oleh sesuatu yang berwarna merah dan menjadi terang disitu lah dia pingsan. Tidak tahu apa yang terjadi dia pingsan dengan beberapa luka disana.
~
Membuka mata, agate terbangun dengan telentang dia melihat keluar dan ternyata sudah sore. Tidak terlihat tomio disekitar dan langsung saja ia bangun dari kasurnya dan berjalan keluar.
"Aneh... Kenapa sepi sekali disini, mungkin sudah pulang semua"agate.
Agate berjalan di koridor itu dan mendapati tomio yang sedang di rundung oleh dua orang lelaki, yang satu nya berbadan besar dan yang satunya kurus.
Dengan kekhawatiran agate bergegas dan mulai teriak kepada mereka.
"Apa yang kalian lakukan ke gadis yang hanya sendiri, kalian sangat bajingan!"agate.
Mereka menoleh dan tomio juga menoleh sambil menatap sedih kepada agate dan menggelengkan kepala nya kepada dia, agate sadar kalau ini adalah sesuatu yang tidak baik.
"Akhirnya yang kita cari datang"???.
Agate langsung dipukuli dengan cepat, aneh nya tubuh agate saat ini terlihat sangat lemah dan tidak dapat berbuat apa-apa.
"Apa yang kalian lakukan? Akhhh"agate.
Babak belur di wajah dengan tonjokan kuat dan lemah akibat di tendang di arah perut, dengan wajah yang terlihat lemas dia masih dapat bertahan.
"Aku akan mengatakan ini, apakah kamu teman nya? Jika iya maka akan kami pukuli, namun jika tidak maka kami akan melepaskanmu"berandal sekolah.
Salah satu dari mereka memaksa tomio untuk memilih dengan pilihan yang curang, agate dengan lemah hanya dapat mendengar mereka berbicara. Dengan wajah sedih milik tomio agate tau kalau dia tidak akan membiarkan dirinya tersakiti.
"Aku... Bukan temannya"tomio.
"A... Pa?!"agate.
Dengan menundukkan kepala nya dia membuat agate merasa terpukul, sakit sekali. Dia marah dalam hati dan mulai bangkit dengan wajah yang kesal dan mulai menyerang mereka berdua dan menghancurkan wajah mereka.
Kekecewaan merasuki agate dan mulai membuat sifat nya kembali lagi.
Menghancur lebur kan wajah mereka dan dalam sekejap mereka tidak bernafas di sana.
Di balik itu tomio yang melihat agate menghancurkan wajah mereka sangat terkejut dan ketakutan, kaki yang mulai gemetaran dan wajah yang penuh dengan ketakutan.
"Katsuki...."tomio.
Agate menoleh dan terlihat wajah mengerikan dari dirinya, wajah dan serangan pukulan yang kembali semula dan tidak ada bekas apapun seperti hanya terjadi sekilas.
__ADS_1
"Kau... Bukan katsuki!"tomio.
Tomio dengan wajah ketakutan berlari keluar dengan panik. hal ini membuat agate kembali ke normal nya dan tersadar dia melakukan kesalahan, dia lalu berlari.
"Hei... Tunggu"agate.
Agate mengejar dan pada akhirnya dapat menangkap tangan milik tomio, tomio dengan ketakutan nya mencoba melepaskan tangan nya meski dia tau akan sia-sia saja dia menyerah dan duduk tersungkur.
"Bunuh aku jika kamu mau.."tomio.
"Hei.. lihat aku, aku baik-baik saja"agate.
"Kau bukan katsuki yang ku kenal, kau bukan dia! Siapa kau?!"tomio.
Agate mulai melepaskan tangan nya dari tangan tomio dan ikut duduk disana sambil berbincang sementara.
"Kau tahu aku sudah menyebutkan nya sebelumnya "jika aku bukan orang yang kau kenal, kau akan melakukan apa?" Itu yang ku bilang"agate.
"Jadi kau memang benar mengatakan nya"tomio.
"Ya... Aku sepertinya menukar jiwa ku dengan teman yang kau sukai itu, sekarang ku terjebak disini"agate.
Terkejut denga pernyataan itu dia mulai menangis sambil menggelengkan kepala nya tidak percaya akan ini, dia merasa tidak percaya sekali.
"Ceritakan, bagaimana kalian bertemu agar aku tahu apa yang terjadi disini dan apa yang membuat kau dirundungi"agate.
Dengan wajah sedih dan menghela nafas dia menoleh dengan sangat sedih dan mulai membuka mulut nya.
Namun mungkin bukan waktu mereka untuk berbicara, tiba-tiba saja ada getaran kuat yang terasa dan membuat mereka goyah. Agate membantu tomio berdiri dan berjalan keluar sekolah dan mendapati.
Bahwa langit di dunia itu retak dan mulai hancur lalu datang seorang berwujud hitam tanpa paras, hal yang pernah ditemui oleh miyuki sebelum nya.
"Aku adalah penjaga ingatan dan inti dari core"???.
"Kau telah menghancurkan dunia ini waktunya kau kembali, agate"???.
Dengan wajah kaget tomio menoleh ke katsuki yang ia kenal, orang itu menyebutkan nama yang berbeda, agate.
"Tidak baik disini, lari kedalam!"agate.
Tangan tomio yang digenggam oleh agate membuatnya tertarik dan ikut berlari dengan tomio, agate membawa dia kelantai teratas yaiu atap sekolah. Namun banyak sekali rintangan nya seperti celah dimensi yang selalu keluar setiap dia berlari terpkasa harus dia hindari.
"Sialan, ke atas!"agate.
Tomio masih dalam kebingungan apa yang dimaksud dari ini semua, dia sudah mulai pasrah dan tetap mengikuti arahan agate. Sampai dilantai paling tinggi dan mendobrak pintu namun hasil nya nihil dia sudah menunggu di atas atap sekolah juga.
"Disinilah akhirnya"???.
Agate dengan gagah berani mencoba melindungi tomio dengan segenap tenaga dan masih terengah-engah karena kelelahan.
"Apa yang kau inginkan?!"agate.
"Tentu saja mengatur kembali ingatan dan menetapkan kepada awalnya"???.
Dia mengangkat kedua lengannya yang membuat semua celah menjadi besar dan mulai berubah menjadi putih tanpa bentuk sedikit pun.
"Kau telah menghancurkan nya, dengan ini ingatan akan hancur"???.
"Sayang sekali"???.
Dia mengangkat agate yang membuatnya terlepas dari tomio, dia ingin menggapai tangan tomio tapi tidak bisa, wajah terakhir yang dia lihat adalah kesedihan mendalam dari tomio yang seketika menghilang tanpa jejak dan penuh dengan cahaya putih mengembalikkan nya keawal.
Senyuman dari tomio sambil menangis itu membuat sebuah ingatan yang tidak terlupakan, senyuman tersebut seperti ada di dalam ingatan nya namun tidak tahu kapan dia melihatnya, perpisahan yang sangat tragis.
"Jika saja kau tidak mengubah kenyataan mungkin ini tidak akan terjadi"???.
Agate terlarut-larut dalam kesedihan dan tidak sadarkan diri setelahnya.
~
Kembali ke dunia awal, katsuki terbaring luka di tanah, dan terdapat seorang wanita dengan banyak sekali cahaya merah persegi bertebaran disekitarnya.
"Sepertinya rencana ku gagal, aku harus membereskan ini"???.
Mana yang sudah selesai menyembuhkan kurazell dan membawa kurazell ke dekat kereta kuda lalu mencoba untuk melihat keadaan.
"Agate!"mana.
Dia terkejut bahwa tubuh dari orang yang dia kenal terluka parah, dengan sigap dia berlari tanpa melihat bahaya sekitar dan langsung menyembuhkan luka milik tubuh agate.
"Hei.. nona muda, lihat sekitar"???.
Wanita bercahaya merah itu memerintah mana untuk melihat keadaan dulu untuk melakukan antisipasi, dengan wajah serius mana tetap menyembuhkan agate, namun.
Sebuah pedang melambung kearah satu oni dan tertancap tepat di dada oni tersebut, pedang dengan kristal di tangah nya dan bilah bergelombang menancap dengan tepat disana, pedang crystalblitz. Tidak salah dan tidak lain adalah milik miyuki.
"Jika lelaki diminta memilih wanita tercinta nya siapa, tentu saja yang tulus dari hati"???.
Tubuh tersebut berkata dan mata nya terbuka lebar, mata dengan pupil dan iris berwarna merah itu terlihat jelas sekarang, dia bangkit dengan senyuman nya.
"Sebuah pertarungan tanpa dialog akan menjadi pertarungan membosankan, apakah aku benar, mana?"???.
Dia berdiri dan memanggil kembali pedang nya yang tertancap kedua wanita itu terkejut, namun mana seperti nya yang lebih terkejut karena dia menyadari sesuatu dari gelagat nya.
Sebuah jubah tiba-tiba hadir dengan cepat yang membuatnya terlihat gagah, dan jangan lupa dengan senyuman bangga nya dan pedang crystalblitz nya.
"Aku! Miyuki! Telah bangkit dari kematian"miyuki.
__ADS_1
"Miyuki?!"mana dan wanita bercahaya merah.
[Bersambung]