Memento : Reinkarnasi Ke Dunia Lain Tanpa Ingatan

Memento : Reinkarnasi Ke Dunia Lain Tanpa Ingatan
Chapter 9-tertangkap nya pelaku!! Dan pengkhianatan?!


__ADS_3

Wajah mana mulai sedikit tenang,ya berkat kedatangan ku,tapi siapa sangka ternyata dia lagi yang buat ulah disini.


"Apa yang kau inginkan dari nya?!"agate.


"Hahaha tidak ada,hanya ingin membalaskan dendam ku!!"murid angkuh


Dia mulai meneriakkan sihir yang membuat ku terkejut,tapi alhasil sihir itu tidak mengenai ku sedikit pun.


"Kenapa kau begitu ingin membalaskan dendam?! Kenapa harus dia juga?"agate.


"Sebab aku benci dirimu,aku ingin membunuh orang yang telah menyepelekan bangsawan seperti ku!!"murid angkuh.


Agate terdiam seakan dia tidak mendengarkan kata kata ia,agate mulai menurunkan kepalanya,namun ia mulai mengangkat kepala nya.


"Kenapa kau sangat dendam akan hal itu?"agate.


"Apakah kau terlalu bangga sampai sampai tidak suka untuk di rendahkan?"agate.


"Bahkan pada masa lalu setiap ras itu sama, kenapa kau malah mengira dirimu lebih tinggi dari manusia lain nya?"agate.


"Apakah itu yang kau maksud,kesetaraan?"agate.


Wajah nya mulai terlihat mengerikan dengan percampuran amarah,kata kata agate di balikan oleh murid itu yang langsung mengeluarkan sihir yang membuat agate tersungkur.


"Akh!! Masa bodo,gerbang neraka bangkitkan sihir terkuat,api terkutuk"murid angkuh.


"Agate!!"mana.


Mana terlihat kawathir kembali karena agate tiba tiba saja tersungkur jatuh dan melemah,tidak cukup lama,agate akhirnya bangkit lagi dari terjatuh nya dirinya.


Bangkit dengan mata yang berubah total sama seperti yang terjadi pada chapter sebelum nya,namun kali ini dia memiliki kesadaran.


"Mana,alesteir!! Merunduk!"agate.


Agate dengan sedikit kesadaran menyuruh mereka untuk merunduk dan dengan kekuatan nya ia mengeluarkan api yang besar.


"Jika kau ingin membunuh seseorang seharus nya seperti ini"agate.


"Kekuatan yang menghancurkan sekitar,api dengan ledakan dahsyat,fire explosion!"agate.


Dengan wajah seram dan mata yang berubah agate merapalkan sihir yng pernah ia gunakan di masa lalu saat penyerangan goblin,hal ini mengejutkan mana tapi ia tidak dapat membuka mata nya karena sihir yang dahsyat terasa hingga hawa nya juga.


"Ahahaha... Akhirnya..."agate.


Agate terjatuh dengan kencang dan tidak sadarkan diri,namun dengan sedikit kesadaran nya dia menyadari bahwa mana memanggilnya.


"Agate?! Agate!!"mana.


~


~


~


Aku melihat,sebuah ingatan,ingatan yang tidak ku ketahui,ingatan yang menghilang dalam otak atau core ku.


Sebuah ingatan mengerikan seakan aku berada di dalam nya,menyakitkan sungguh menyakitkan.


Aku melihat ingatan itu.


"Selamat pagi,#(+_(_73!"???.


"Hmm? Ah selamat pagi"???.


Ingatan itu memperlihatkan dirinya dengan bentuk lesu dan malas,seperti nya letak latar dari ingatan ini adalah sebuah sekolahan persis seperti yang ku lakukan sekarang.


Cuman yang berbeda disini adalah pembelajaran nya,aku bahkan tidak tahu apa yang di ajarkan disana.


"Hei kawan, masih ingat kami"???.


Siapa mereka? Kenapa mereka tiba tiba hadir di depan dirinya?.


"Ahh aku tau,aku tau ambil ini"???.


Aku mengetahui ini,ini seperti penagih uang.


Aku terus melihat hingga akhirnya aku disadarkan oleh seseorang,ternyata mana yang menyadarkan ku.


"Agate,agate!"mana.


"Ah aku dimana?"agate.


Dalam sekejap setelah aku terbangun,mana dengan tanpa basa basi langsung memeluk aku,tanpa sebab.


"Hei,hei ada apa ini?"agate.


"Aku juga berpikir begitu agate"miyuki.


"Aku menemukan mu... Agate aku akhirnya menemukan mu"mana.


Kekhawatiran di ruangan ini,menjadi dramatis ketika agate menyadari sesuatu dari sikap mana.


"Jangan bilang,kamu adalah elf yang ku temui dulu"agate.


"Iya agate.. iya!,ini aku elf yang kamu selamatkan dulu"mana.



"Tapi,aku harus mengecek yang lain nya!"agate.


Agate berdiri dan mencoba untuk berjalan tapi tubuh nya masih melemah dan terjatuh.


"Sudahlah agate,kau masih kelelahan"mana.


"Semua nya baik baik saja"mana.


Di balik itu semua, tepat dibalik pintu ada seseorang yang menguping,tinggi,berambuk kuning cerah,mata berwarna merah.


Setelah menguping orang itu pergi dengan wajah kesal,entah kemana pergi nya.


Suasana canggung dan dari mereka tetap diam membisu tidak berbicara setelah scene romantis tadi.


"Canggung sekali disini"miyuki.


Kalau begini terus suasana ruangan ini akan terus menerus canggung,aku harus berbicara sesuatu.

__ADS_1


"Mmm... Mana"agate.


"Ada apa agate?"mana.


Wajah polos itu,aaa aku tidak bisa menahan wajah yang sangat polos dan baik itu, tapi aku harus mengatakan nya.


"Darimana kamu tahu aku adalah yang engkau cari?"agate.


Wajah mana sedikit terkejut namun lambat laun memudar dan tersenyum,lalu dia menjawab pertanyaan agate tersebut.


"Aku kira apa,aku mengetahui kamu adalah yang ku cari selama ini karena, ingatan ku sama persis seperti yang terjadi beberapa jam yang lalu"mana.


"Seorang anak kecil dengan keberanian tinggi dan tanpa memiliki rasa takut,dia menyelamatkan ku dan mengorbankan dirinya,sejak saat itu aku menyukai nya,aku mencintai nya dan karena itulah aku melatih sihir dan bisa sampai disini dan akhirnya aku menemukan mu,agate"mana.


"Bukan,maksud ku kesatria hidupku,aku mencintai mu agate,selama ini aku ingin berada di samping mu,agate"mana.


Mana dia memeluk ku setelah mengungkap kan keinginan ia selama bertahun tahun,dia menangis bahagia,aku tidak tau harus bagaimana lagi tapi aku harus mengatakannya kali ini.


"Aku mencintai mu juga"agate.


"Hei hei jangan lupakan aku karena drama ini"miyuki.


Miyuki tetap mengganggu keasmaraan ini di dalam pikiran agate,namun agate tidak memperdulikan nya.


Mana tersenyum namun di hentikan oleh agate.


"Tapi apakah kau yakin?,kau yakin jika orang yang kau cintai akan berubah menjadi kejam nanti nya?"agate.


Agate mengeluarkan mata mengerikan dan mengintimidasi mana dengan mata nya tersebut,seakan belum kuat mana tetap mengangguk dan percaya.


"Aku tidak akan meninggalkan mu!,aku berjanji"mana.


Kesan tersebut,kata yang di lontarkan tersebut,membuat hati agate luluh dan mulai berubah ke normal nya.


"Kalau begitu..."agate.


"Bagaimana kalau bawa aku untuk bertemu dengan yang lain nya?"agate.


Agate tersenyum manis terhadap mana dan memohon untuk membantu nya berjalan ke luar untuk bertemu dengan yang lain nya.


~


~


~


Agate dan mana berjalan untuk menemui yang lain nya,namun ketika hendak sampai ke pintu yang di tuju,agate dan mana menguping pembicaraan seseorang.


"Astaga,nenek kamu kenapa selalu membebani murid ku?!"ard.


"Ahahaha tidak apa apa,kan mau merasakan masa muda"???.


Pembicaraan tersebut terdengar oleh agate dan mana,tapi mereka seperti baru menyadari ternyata guru ard memiliki seorang nenek,namun kenapa nenek nya bersuara layak nya anak muda?.


Agate dan mana mencoba memasuki ruangan tersebut dan menyadari bahwa dia mengingat wajah dari nenek yang selalu di bicarakan oleh ard.


Dia adalah zero?!.


"Kak.. z-zero?!"agate dan mana.


"Oh bocah,bagaimana sudah sehat?"zero.


Agate dan mana saling terkejut bahwa menyadari nenek dari guru ard adalah guru dari mana dan agate?!.


"Hehehe... Ketahuan"zero.


Zero malah cengingisan ketika rahasia terbongkar dengan cepat, entah rahasia apa yang di tutupi dunia kali ini.


"Ternyata agate... Ada hubungan apa kalian denga nenek ku?"ard.


"Nen-ne-nenek pak guru?!"agate.


*Menghela nafas


Guru ard menghela nafas karena dia mengetahui bahwa agate dan mana masih tetap tida melihat kenyataan bahwa zero adalah nenek dari guru nya sendiri ard.


"Dia nenek ku, amethyst zero,dia hidup bertahun tahun untuk mendapatkan kekuatan abadi dari sihir kegelapan yang ia miliki,makanya dia menjadi seperti sekarang.tapi tetap saja,apa yang nenek lakukan kepada mereka?,jangan jangan nenek menjahili mereka?"ard.


"Mana ada! Aku yang membantu agate dan lain nya untuk melawan mereka!,tapi meski begitu ternyata kekuatan murid mu melampaui batas kekuatan murid lain nya"zero.


"Begitulah nek aku juga terkejut ketika melakukan latihan sihir dengan nya"ard.


Guru ard dan zero sedang membincangkan agate dengan keharmonisan kekeluargaan mereka,tapi tetap saja itu membuat agate dan mana planga plongo sambil tersenyum melihat keanehan tersebut.


Tidak berlama dalam keharmonisan ini,skuadron prajurit mengepung ruangan tersebut dan mengarahkan pedang ke arah agate yang membuat dirinya terkejut.


"Hei hei ada apa ini?"ard.


Beberapa prajurit mendorong teman yang berada di sekitar agate menjauh dari nya.


"Ada apa ini?!"agate.


"Apa maksud dari semua ini?"agate.


"Kami,the purify,menangkap mu karena kami menyadari bahwa dirimu sudah menjadi sosok warlock"purify.


"Warlock?... Sejak kapan aku menjadi warlock! Kalian salah orang,aku yakin itu"agate.


"Tidak mungkin,mana ada agate seorang warlock?!"zero.


"Kau diamlah!"purify.


Zero di dorong oleh prajurit tersebut,kenapa dia tidak menggunakan sihir untuk melawan nya? Karena perihal satu hal yaitu the purify ada koneksi dengan kerajaan maka dari itu jika dia mencoba menyerang maka ia akan di anggap sebagai ancaman.


"Kau harus ikut dengan kami"purify.


"Agate!!"mana.


"Mana!!"agate.


Salah satu prajurit tersebut mendorong mana hingga terpental menjauh dari agate,namun datanglah seseorang yang terlupakan,yaitu alesteir.


"Mana!!... Alesteir!,bilang ke mereka bahwa aku bukan lah warlock"agate.


"Sayang sekali,maafkan aku agate"alesteir.

__ADS_1


Dia mengambil tangan mana dan membangunkan mana yang sudah terlihat tidak berdaya.lalu dengan mudah ia menghipnotis mana.


"Ini,ini semua ulah mu kan?"agate.


"Mana mungkin,aku tidak tahu apa apa soal ini"alesteir.


"Sialan kau alesteir!"agate.


Agate menggunakan sihir pelindung yang membuat pedang para prajurit terpental seketika dan membuat agate mendapatkan celah untuk berlari keluar ruangan dengan lompat lewat jendela.


"Tangkap ia"purify.


"Sialan kau alesteir, aku kira kau orang baik"agate.


"Kan sudah ku bilang, bangsawan jangan mudah di percaya,mereka tidak segan segan membunuh seseorang demi hasrat mereka"miyuki.


"Bagaimana ini? Aku harus membantu mana,tapi banyak sekali the purify disini"agate.


"Aku punya sedikit perlengkapan yang mungkin berguna untuk menghilangkan jejak mu,dengan itu kamu akan mudah untuk mengendap ngendap"miyuki.


Sebuah kordinasi sihir muncul tepat di atas agate dan mencoba untuk mengidentifikasi agate dari atas ke bawah yang membuat nya terkejut dalam perubahan secara langsung.


Jubah dengan bergaris emas dan model seperti sudah di gunakan bertahun tahun atau terlihat usang.


"Jubah ini... Tembus pandang?"agate.


"Terima kasih,miyuki"agate.


"Tidak masalah,sekarang kau harus menyelamatkan mana, karena ia satu satu nya yang ingin kau selamatkan bukan?"miyuki.


Agate berlari dengan mudah menghindari penglihatan penjaga dengan jubah yang ia miliki saat ini.


Disaat berlari dia melihat zero yang berada di depan nya,namun zero menyadari nya dan menyuruh agate mengarah ke sana.


"Di sana,kau perlu taman tengah"zero.


Di saat agate berlari,zero membisikan sesuatu ke agate yang membuat nya tersenyum lalu berlari menuju ke arah yang di tujukan oleh zero.


"Mana!"agate.


Alesteir menoleh ke belakang dan tersenyum lebar ke agate dan membuat agate menyadari sesuatu.


"Berhenti disitu,warlock"???.


Agate menghindar karena menyadari sebuah pedang yang melesat kencang mengarah dirinya.pedang itu pun tertancap tepat di depan agate dan alesteir,datanglah seorang prajurit yang berbed dari para prajurit sebelum nya.


"Aku,pemimpin nomor 9 the purify,Mitescere van astrea akan membunuh mu,wahai warlock"mitescere.


"Sialan"agate.


Agate menghilangkan keberadaan nya tepat di depan prajurit purify tersebut.namun na'as hal itu tidak berlaku untuk prajurit itu.


"Percuma saja"mitescere.


"Mana!,mana! Dengarkan aku"agate.


Tubuh mana berhenti dan tidak bergerak setelah agate memanggil nya,agate terus menghindar dari serangan prajurit tersebut.


Agate memanggil terus menerus mana dengan penuh ketegangan namun sebenarnya dia sedang berada dalam ketenangan.


"Mana! Kamu pernah berkata mencintai ku,apakah hanya itu yang menjadikan dirimu?,pikirkan lah kembali"agate.


Pikiran mana yang awal nya hanya kekosongan berkat hipnotis alesteir,namun sekarang hipnotis milik alesteir mulai meredap.


Yang dia pikirkan kali ini adalah"agate,agate,agate" hanya itu,dia mencintai setulus hati.


"Agate,agate!"mana.


"Alpha magic,kunci keadilan"mana.


Mana merapalkan sebuah sihir rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun,namun ada sedikit keanehan dari matanya, matanya berbubah menjadiemas terang dengan lambang yang tidak di ketahui.


Sihir yang di rapalkan nya mengunci prajurit tersebut dan alesteir.


"Mana..."agate.


"Agate...."mana.


"Tidak!!"alesteir.


"Kemarilah mari kita berlari di jalan yang sama"agate.


Para prajurit mulai berkumpul namun itu tidak membuat agate menyerah atau apapun.


Mana berlari dan menangkap tangan agate yang sedang di julurkan kepada nya,lalu dengan elegan agate dan mana melayang dan berkata.


"Aku telah salah memilih mu alesteir,maafkan aku"agate.


"Maafkan aku alesteir"mana.


"Tidak,sialan..."alesteir.


Dia menangis dan tidak dapat berbuat apa apa,entah apa yang dia inginkan namun agate berkata.


"Kita akan bertemu kelak,namun kau akan menjadi musuh ku di masa depan,aku yakin itu dan maafkan aku"agate.


"Jika kalian berani mengincar ku,maka aku tidak akan segan membunuh kalian"agate.


"Selamat tinggal"agate.


"Mari mana,kita akan pergi dari sini"agate.


"Miyuki!,mulai"agate.


Agate menghilang dan alesteir dengan prajurit lain nya tetap kebingungan dan tidak tahu harus melakukan apa lagi.


[Bersambung]


(QnA akhir volume)


"Akhirnya selesai ya!!"yuka.


"Seru juga volume ke 2 ini!!"yuka.


"Bagaimana menurut mu,kaz?"yuka.

__ADS_1


"Ini sangat menarik dan keren"kazudo.


"Begitulah!! Tunggu lagi ya di QnA volume selanjut nya ya,fans fans ku"yuka.


__ADS_2