Memento : Reinkarnasi Ke Dunia Lain Tanpa Ingatan

Memento : Reinkarnasi Ke Dunia Lain Tanpa Ingatan
Chapter 10-siapa itu miyuki?


__ADS_3

Semenjak kejadian di khianati oleh teman sendiri dan kabur dari kepungan prajurit di akademi,aku dan mans bersembunyi dari pencarian prajurit yang tiada henti mengincar.


Namun aku sedikut kebingungan, kenapa mereka mengira aku warlock, padahal aku tidak melakukan satu tindak kejahatan.


"Ternyata masih banyak sekali yang mencari keberadaan diriku"agate.


Di samping nya ada mans yang terlihat gelisah dengan situasi mereka kali ini.


"Dan yang membuat ku terkejut adalah,kenapa para purify yang mengincar ku,bukan nya di kerajaan hanya ada the guardian,cukup mencurigakan"agate.


"Eh sebentar kerajaan ini salah satu yang paling religius"agate.


Dengan perkataan dan wajah yang di pasang, agate mulai tidak sinkron dengan dirinya sendiri.


"Tapi kita tidak dapat terus menerus disini, apa yang harus kita lakukan saat ini?"agate.


Agate kebingungan dan bertanya tany ke dirinya sendiri apa yang harus di lakukan kali ini,namun mana memiliki pendapat.


"Agate,agate bagaimana kalau kita merubah penampilan?"mana.


"Merubah penampilan ya? Bagus juga,tapi the purify tidak semudah itu di tipu,jadi harus ada cara lain selain merubah penampilan"agate.


Jawaban dari agate ini membuat kedua belah pihak sama sama kebingungan dan tidak tahu untuk melakukan apa setelah nya.


Ketika mereka masih memikirkan rencana,entah dari mana datang seorang pemimpin prajurit yang sebelum nya di temui agate dan membuat mereka berdua terkejut.


"Akhirnya aku menemukan kalian kembali"mitescere


"Kau lagi"agate.


Mana berlari ke belakang agate yang sedang menggunakan kuda kuda pertahanan.


"Kalian tidak akan bisa lari kali ini"mitescere.


"Pedang suci,hempasan"mitescere.


"Agate!"mana.


"Sihir pelindung,tingkat 5"agate.


Dengan kesadaran penuh akan kekuatan yang sangat dahsyat agate mencoba menahan serangan dari mitescere dengan kekuatan sihir pelindung nya.


Mereka terhempas hingga keluar dari bangunan tersebut yang membuat para warga terkejut dan berlarian.


"Sial,serangan nya kuat sekali,kau baik baik saja mana?"agate.


"Aku baik baik saja,aku akan menyembuhkan mu"mana.


"Maaf merepotkan"agate.


Ketika mereka berdua sedang sibuk dengan kerjaan masing masing dari bayangan bangunan keluar mitescere dengan topeng yang digunakan nya,jadi author tidak tahu ekspresi apa yang di keluarkan oleh mitescere tapi kami tau apa yang dia lontarkan.


"Hah.... Meski menggunakan kekuatan sedahsyat itu masih saja dapat ditahan,padahal setiap warlock yang di temui mereka tidak dapat menahan serangan tadi"mitescere.


"Sudah ku bilang! Aku bukan warlock!"agate.


"Api bayangan,keabadian kegelapan,shadow flare"agate.


Agate melontarkan sihir kegelapan yang telah sedikit ia pelajari dari pertarungan dan pelajaran zero sebelum nya,namun sihir itu tidak cukup untuk menghadang mitescere.


"Kau tahu? Armor ini di lengkapi pertahanan cahaya,tidak ada satupun warlock yang dapat menembus armor ini"mitescere.


"Sekarang matilah"mitescere.


Mitescere menerjang ke arah dua orang yang sedang sibuk yaitu agte dan mana,dengan lekas agate mengambil tangan mana dan menghindar dari serangan terjangan mitescere.


"Sial,tidak ada cara lain"agate.


"Kejar mereka,jangan sampai mereka lolos"mitescere.


Agate yang masih menggenggam tangan mana langsung berlari,berlari dari kejaran prajurit purify dan mitescere,agate dan mana berlari dari setiap gang ke gang atau jalan kecil yang berada di setiap rumah atau bangunan sekitar.


"Tunggu sebentar,lihat itu,sebuah cahaya"mana.


Mereka berlari,mana melihat sesuatu,seperti cahaya,cahaya itu seperti menuntun mereka ke suatu tempat,terpaksa agate dan mana mengikuti karena sudah terpojok.


"Ayo ikuti cahaya itu!"agate.


"Baik!"mana.


Mereka di tuntun hingga mencapai sebuah bangunan yang ternyata ada zero di dalam nya yang menyuruh agate dan mana untuk cepat ke bangunan tersebut,terpaksa mereka berlari lagi agar dapat sampai dengan cepat ke bangunan tersebut.


*Ngos-ngosan


"Ahh.... Lelah sekali..."agate.


"Untung lah"mana.


"Sihir penghilang deteksi"zero.


Zero merapal sihir pengholang jejak dan deteksi di sekitar bangunan ini dan akhirnya mereka berdua bisa tenang untuk sekarang.


"Sial mereka menghilang,cari mereka di sekitar sini secepat nya!"mitescere.

__ADS_1


"Terima kasih,kak zero akhirnya bisa beristirahat lagi"agate.


"Tidak apa apa,bocah"zero.


Keadaan canggung ini tiba tiba saja hadir,aneh tidak seperti sebelum nya keadaan kali ini sangat canggung dari biasa nya.


"Hei,bocah,apa benar kau adalah warlock?"zero.


Dengan wajah yang di jatuhkan atau tidak di perlihatkan,zero menanyai agate soal dia adalah warlock,tidak tahu apa maksud dari itu tapi agate tetap menjawab nya,atau membantah pertanyaan itu.


"Tentu saja aku bukan lah warlock"agate.


Agate membantah pernyataan itu dengan raut wajah serius,seakan yang memberi pertanyaan nya adalah seorang algojo yang siap membunuh nya.


"Ah begitu,berarti aku boleh untuk membantu kalian,bocah"zero.


"Ah iya sekarang bagaimana cara kalian untuk menghindari pencarian para purify?"zero.


"Ntah lah,tapi mana memiliki ide sendiri soal itu"agate.


"Ya,kami sebenarnya bisa merubah penampilan,namun penampilan saja tidak cukup karena para purify memiliki insting pencarian yang tinggi,maka dari itu kami membutuhkan pengubah energi sihir,agar tidak terlihat oleh purify"mana.


"Pengubah energi sihir ya.... Sayang nya walaupun aku sudah bertahun tahun hidup aku belum mempelajari soal pengubah energi sihir"zero.


Dalam keterpurukan untuk menyamar dari para purify,agate tiba tiba saja menundukkan kepala nya dan dengan lantang dia berkata.


"Aku bisa melakukan nya!"agate.


"Apa maksud mu?"mana.


"Sebentar hawa ini,ini bukan dia"zero.


Zero dengan lekas berlari ke mana dan bersiaga pertahanan untuk menjaga mana dan dirinya dari dampak yang mungkin terjadi.


"Ternyata kau tau,hahaha..."agate.


Dengan wajah seram nya dan sikap yang layak seperti antagonis,dia pun tertawa dengan perlahan lahan.


"Keluarlah kekuatan terkuat, api dalam kege..."zero.


"Tunggu,tunggu, tenang lah,aku bukan musuh mu"agate.


"Dan aku juga tidak memiliki kekuatan pertahanan sihir"agate.


"Apa maksud mu?"zero.


Zero masih saja mencoba menjadi tameng mana,karena mereka tidak tahu akan seperti apa setelah nya.


"Sudahlah kalian jangan terlalu siaga terhadap ku"agate.


"Miyuki...."mana.


Mana yang tadi nya berdiam saja, sekarang mulai mengangkat suara,namun dengan wajah dan suara kebingungan.


"Sebentar... Aku pernah mengingat nya,jangan-jangan kau adalah kabane miyuki si pahlawan pedang?!"mana.


"Itu benar!!"miyuki.


Miyuki dengan wajah bangga dan mengangguk ngangguk seakan dia adalah pahlawan yang di kenal.


"Bukan nya di sejarah tidak ada pahlawan pedang?"zero.


"Ehhh...."miyuki.


"Memang tidak ada"mana.


"Tunggu sebentar"miyuki.


"Apa yang dimaksud tidak ada di sejarah? Aku lah pahlawan yang menyelamatkan dunia kan?"miyuki.


"Itu karena.... Dunia berubah total semenjak kau menghilang,sejarah mu hanya ada di negara para elf yang akhir akhir ini masih memperebutkan tahta tertua"mana.


Hal ini membuat miyuki terkejut akan pernyataan dari mana,sejarah nya tidak ada dan seperti nya ada yang menyembunyikan nya.


"Sudahi dulu basa basi nya,mari kita lakukan rencana penyamaran"agate.


Obrolan miyuki,mana dan zero yang sedang hangat di hentikan dengan agate yang memaksa mengambil tubuh nya kembali dengan wajah tersenyum.


"Jadi bagaimana? Mana dapat membantu merubah penampilan dan miyuki membantu mengubah energi sihir,tidak ada yang lebih bagus lagi dari sinkron ini hahahaha"agate.


Mana dan zero terlihat seperti kebingungan dengan ekspresi agate,tapi tidak berlalu lama,mereka langsung siap untuk melakukan nya.


"Tapi zero,terimakasih telah membantu kami dan ini untuk terakhir kali nya kita berjumpa,mungkin saja akan bertemu di lain waktu"agate.


"Sudahlah jangan seperti itu,aku akan datang kembali,sekarang kalian cepat lakukan proses nya,sementara aku akan menjaga sihir ini tetap aman"zero.


"Bagaimana kalau kamu duluan,mana"agate.


"Okey,tunggu disini ya"mana.


Mana memasuki ruangan yang berada di tempat tersebut, membutuhkan waktu 1 jam untuk menunggu dia.


"Lama sekali..."agate.

__ADS_1


Sudah seperti biasa wanita akan lama dalam mengubah penampilan nya,mungkin sebuah kebiasaan atau hanya kebetulan,mungkin.


"Aku sudah selesai"mana.


Mana keluar dengan paras yang berbeda,mata gelap yang seakan malam yang begitu gelap,rambut berwarna hitam kebiruan yang melambangkan gelap nya hari,namun sedikit aneh kenapa rambut nya menjadi pendek.


Tapi di luar itu penampilan dirinya sangat nyentrik,memang begini stylish baju di isekai.


"Ehhh.... Maaf"agate.


"Iya?"mana.


"Kamu siapa ya?"agate.


Mana sentak terkejut atas pernyataan agate yang kebingungan siapa dirinya,padalah dia adalah orang tercinta nya,mana!.


"Hei ini aku!"mana.


Dengan pipi yang di tembemkan dan wajah yang memerah karena marah dia berteriak kepada agate, namun agate terkejut sama hal nya.


"Kk-ku kira orang lain hehehe,karena beda sekali,tapi kenapa rambut mu menjadi pendek seperti itu?"agate.


"Ahh ini? Entahlah sejak aku lahir aku dapat merubah rambut ku menjadi pendek dan hitam dan juga dapat mengembalikan nya kembali"mana.


"Cukup aneh..."agate.


"Sekarang giliran mu,agate"mana.


Dengan senyuman lebar nya dan suara nya yang halus,agate dengan senyuman rendah nya memasuki ruangan tersebut.


Tidak butuh waktu lama dia akhirnya keluar dari ruangan tersebut dengan penampilan yang berubah. Rambut yang berubah,pakaian yang sangat nyentrik tapi memang begini isekai dan sedikit aksesoris di badan nya.


"Bagaimana?"agate.


"Wooohhhhh!"mana.


Mana girang dan senang melihat penampilan agate dan mungkin itu sebutan untuk bagus.mereka akhirnya selesai mengubah penampilan,ini waktunya untuk mengakhiri dan mulai berpamitan dengan zero,namun sebelum itu.



"Kami sudah selesai mengubah penampilan, berarti ini waktunya tugas mu miyuki"agate.


Miyuki bertukar jiwa dengan agate dengan tanpa basa basi dan dia pun menjawab.


"Ya! Urusan itu aku dapat selesaikan!"miyuki.


Miyuki mengangkat tangan nya mengarah mana dan menyebutkan sebuah rapalan yang tidak dapat dimengerti bahasa nya,lalu mana terkejut bahwa di dalam dirinya seperti ada yang terkuras atau berkurang.


"Aku merasakan sesuatu yang berkurang,apakah ini yang di maksud pengubah energi sihir?"mana.


"Tentu saja!"miyuki.


Zero tidak dapat mengatakan apapun tentang ini karena terpukau akan sihir itu.


"Okey sudah selesai,sekarang tinggal bagaimana langkah kita selanjutnya"miyuki.


"Bagaimana kalau kalian coba untuk keluar dan mengetest diri mungkin saja aman"zero.


"Baiklah"agate.


"Terima kasih,zero,selamat tinggal"agate.


"Selamat tinggal"zero.


Perpisahan yang sangat cepat dengan zero,mereka harus tetap tegar karena kali ini para purify adalah musuh mereka.


"Mereka sudah pergi?"???.


"Ya,tentu saja mereka sudah dewasa ternyata"zero.


"Tapi akting mu bagus sekali sampai membuat ketua itu tidak mengetahui mu"???.


"Hehehe keren kan aku?"zero.


Zero berbicara dengan seseorang dari kegelapan setelah mana dan agate pergi,tapi entah kenapa pembicaraan mereka seperti mengenal agate sejak lama.


"Mari kita pergi,tidak punya waktu banyak lagi"???.


"Ya"zero.


Mereka berdua pergi melalui kegelapan,namun ada yang berkilau dari tubuh orang di dalam kegelapan itu bentuk nya seperti lambang dengan corak yang tajam,dan berwarna hijau gelap.


Setelah perpisahan tersebut,mereka mencoba untuk keluar dan melihat setiap pedagang dan poster.


"Wah,ternyata mereka memang mengincar aku"agate.


"Hei agate lihat di sana,kenapa begitu ramai?"mana.


Mana mengarahkan jari telunjuk nya ke keramaian yang berada di tengah distrik,dengan lekas agate dan mana mencoba pergi kesana untuk melihat.


"Lihat lah mereka! Mereka adalah orang-orang sekte sesat yang telah bersekongkol dengan warlock"seorang prajurit.


"Apa?!"agate.

__ADS_1


[Bersambung]


__ADS_2