
"Kalau gitu aku akan perkenalkan teman baru ku"agate.
"Nama nya adalah.....?"agate.
Agate tiba tiba terdiam dan kebingungan, yang di mana dia baru sadar kalau gadis ini belum memberitahu nama nya.
"Siapa ya nama mu?"agate.
Dengan wajah polos dan kebingungan nya dia mencoba menanyai gadis itu.
"Maaf,maaf aku lupa memberitahu nama ku"gadis elf.
"Perkenalkan nama ku adalah nirvana mana,seorang gadis half elf"mana.
"Woh.... Half elf!! Perkenalkan aku alesteir,bangsawan dari keluarga hansven"alesteir.
Alesteir terkejut ternyata gadis tersebut half elf,dengan wajah yang begitu senang ia menoleh ke arah agate.
"Hei,agate... Kamu dapet gadis cantik dan baik ternyata"alesteir.
*Menghela nafas
"Apaan sih aku juga baru kenal pas tadi sebelum masuk"agate.
Agate,alesteir,dan mana tertawa bersama sama,namun kesenangan ini hanya sementara,datang seorang bangsawan yang begitu angkuh.
"Hei hei lihat ini,seorang bangsawan dan anak desa sedang bersenang senang"murid angkuh.
Mereka tertawa terhadap agate dan teman teman nya.
"Dan lagi ada seorang elf,kenapa ras rendahan ada disini,membuat tempat ini kotor"murid angkuh.
Bangsawan itu pergi,namun agate menghentikan nya dengan membentak ia.
"Hei kau,apa apaan dirimu menghina seorang perempuan"agate.
"Sudah lah agate,biarkan saja mereka"alesteir.
"Iya, Agate aku baik baik saja"mana.
"Hal seperti ini tidak baik"agate.
"Hei... Hei... Seorang anak desa menceramahi ku!!"murid angkuh.
Bangsawan tersebut menggunakan sihir ke arah agate,namun agate lekas menyadari dan mulai menahan sihir nya.
"Ini sudah keterlaluan"agate.
Wajah agate mulai kesal dan marah,dia menggunakan sihir nya namun tidak nya digunakan ia seketika berada di depan murid tersebut,ia mencekik murid tersebut.
"Kh.. akh... Lepaskan..."murid angkuh.
"Agate berhenti!!"alesteir.
"Hentikan ini sekarang juga"mana.
Pertikaian agate dengan murid tersebut membuat keramaian di sekitar mereka,seorang guru hadir dan memberhentikan pertikaian tersebut.
"Sudah berhenti disana"ard.
Guru ard memberhentikan pertikaian dan dengan lekas menggunakan barrier untuk membuat mereka saling berpencar.
Sempat setelah mereka dipisahkan,agate tersadar dan entah kenapa dia melihat segala arah yang begitu ramai dan juga ada guru ard disana.
"Kalian,bertemu di ruangan ku"ard.
Guru tersebut pergi dan murid angkuh itu mulai lari dari sana,agate dengan wajah kebingungan mula mendekati teman teman nya.
"Kamu tidak apa apa kan agate?"mana.
"Hei hei tadi kamu sedikit keterlaluan"alesteir.
"Apa yang kalian maksud?"agate.
__ADS_1
Sentak saat agate menanyai apa yang terjadi,bell di akademi tersebut berbunyi,waktu untuk mereka kembali ke kelas.
"Aku akan kembali ke kelas,kamu harus ke ruang guru sekarang juga"alesteir.
"Hati hati agate"mana.
"A...."agate.
Agate mulai kebingungan dan dia lalu pergi ke lorong akademi dan menuju ke ruang guru,di saat ia berjalan miyuki mulai berbicara.
"Hei hei... Tadi kamu kenapa?"miyuki.
"Seakan bukan dirimu"miyuki.
"Apa maksudmu?"agate.
Seketika miyuki menghela nafas dan mulai memikirkan soal sebelum nya.
"Sebelum nya kamu menggunakan sedikit mana ku dan mulai mencekik murid tersebut"miyuki.
Agate terkejut,terkejut seakan bukan dirinya,selama ini dia tidak pernah hampir membunuh orang.
"Tidak,tidak,tidak mungkin.... Aku belum pernah melakukan itu sebelum nya"agate.
Disaat perbincangan yang cukup lama di lorong akademi,mereka akhirnya sampai di depan ruang guru,yang dimana guru ard menunggu dia di dalam dengan murid sebelum nya.
~
~
~
Setelah bermenit-menit ocehan dan nasihat dari guru ard dan saksi mata lain nya,agate akhirnya bisa kembali ke kelas dan bertemu oleh teman nya alesteir dan mana.
Sempat saat dia ke kelas dia di kata katai oleh orang orang.
"Lihat itu,dia hampir membunuh bangsawan"murid.
"Anak desa,belum di ajarin tata krama pasti nya"murid.
Cacian ini sedikit menusuk hati agate tapi dia mencoba tetap tegar karena ia juga tidak mengetahui apa yang terjadi.
"Yo,bagaimana? Aman?"alesteir.
Tidak semuanya memandang rendah agate,alesteir dan mana tetap khawatir ke dia,tidak ada yang lebih baik dari pertemanan.
"Ah,walaupun aku tidak mengerti apa yang terjadi,tapi untung lah tidak makin buruk"agate.
"Syukurlah"alesteir dan mana.
Perbincangan yang menghawatirkan satu orang ini di hentikan oleh guru,karena pelajaran akan dimulai kembali.
"Maaf sedikit terlambat dikarenakan mendapatkan masalah,sekarang kita akan memulai pelajaran"ard.
"Untuk hari ini kita akan melakukan 1 test dan mengakhiri pelajaran hari ini"ard.
Alesteir mencoba menanyai guru ard,tes apa yang akan mereka lakui.
"Pak,test apa yang akan kami lakukan sekarang?"alesteir.
"Tentu saja,test sihir"ard.
~
~
~
Setiap murid di bimbing menuju ke tempat pelatihan sihir,mereka melewati lorong akademi,di saat mereka berjalan menuju ke pelatihan sihir agate,mana, dan alesteir mengobrol sebentar.
"Oh iya agate, kamu memiliki mana sebanyak apa sampai dapat mengeluarkan sihir sebesar itu sebelum nya? Dan teleport tanpa rapalan"alesteir.
"Iya aku juga penasaran"mana.
"Ah.... Entah lah aku tidak merasakan mana di dalam tubuh ku,eh sebentar memang nya tidak wajar ya mengeluarkan sihir tanpa merapal?"agate.
__ADS_1
"Tentu saja!!"alesteir dan mana.
"Hei,mengeluarkan sihir tanpa rapal itu sangat jarang di temui dan terakhir yang menggunakan itu adalah warlock dan necromancer"miyuki.
"Warlock.. dan necromancer!"agate.
Agate terkejut akan jawaban yang di beri oleh miyuki terhadap agate,yap di dunia ini ada beberapa hal tabu yang tidak boleh di anggap remeh oleh setiap orang.
Yang pertama adalah menyebut nama corrupted,hal ini cukup tabu karena corrupted adalah pencipta dari netherworld dan musuh terbesar the supreme being. Setelah itu ada warlock dan necromancer pemilik sihir ilmu hitam dan biasa nya mereka lebih memilih menjaga diri mereka daripada di sekitar mereka.
"Untung saja mereka tidak mengetahui dan belum di ajari soal necromancer dan warlock,namun tidak lama lagi kamu harus keluar dari akademi ini sebelum hal buruk terjadi"miyuki.
Perbincangan ini di hentikan oleh guru ard karena sudah sampai di tempat pelatihan,lalu guru ard langsung berteriak dan memulai latihan tersebut.
"Berbaris! Kita akan memulai pelatihan sihir ini"ard.
Agate mencoba berbaur dengan yang lain nya dan berbaris dengan sempurna,namun tetap saja kedua teman nya tidak mau dipisah dan tetap menempel ke agate.
"Okey,karena kalian sudah berbaris kita akan memulai dari panggilan bapak"ard.
"Alesteir"ard.
"Baik pak"alesteir.
Alesteir maju ke depan dan merapalkan sebuah,sihir dengan kordinasi berwarna biru tidak salah lagi dia ingin menggunakan sihir es,namun kordinasi sihir ini mudah di putuskan dengan pemutus kordinasi.
"Terbang lah,icy bullet"alesteir.
Icy bullet sihir yang pernah agate gunakan pada masa lalu untuk menyelamatkan desa. Sihir tersebut melesat dengan cepat dan mengenai boneka target dengan sempurna.
"Baik bagus alesteir"ard.
Murid demi murid telah di lewati dan tetap saja setiap sihir yang di keluarkan kordinasi yang di perlihatkan mudah di tebak dan di hancurkan.
"Baiklah,mana sekarang giliran mu"ard.
"Baik pak"mana.
"Semangat,mana"agate.
Mana maju ke depan na'as disaat dia maju ke depan dia dihina dengan bisikan bisikan murid yang mengatai dia sebagai ras rendahan.
Sebuah hinaan ini menyakitkan karena keluarga yang ia ketahui adalah keluarga yang setara tidak ada pengecualian, namun para bangsawan ini menghina ras sungguh perbuatan keji.tapi mana tidak gentar dan marah sedikit pun dia tetap maju dan mulai merapalkan mantra nya.
"Mengamuk lah,fire wind"mana.
Fire wind,sebuah sihir angin yang di satukan oleh api,sihir dengan kordinasi tahap kedua mudah untuk di hancurkan tapi tidak mudah juga untuk menemukan inti kordinasi dari tahap kedua.
Serangan itu membakan boneka target namun boneka target itu sudah di lapisi oleh sihir pelindung jadi tidak semudah itu hancur.
"Bagus,sekarang agate"ard.
"Baik pak"agate.
Agate maju dan melewati mana,namun sebelum melewati mana dia membisik beberapa kata ke mana dan itu sedikit membuat mana terkejut dan senang.
Dia maju,dia mulai menyiapkan sebuah sihir dengan rapalan yang sedikit sulit,kordinasi sihir mulai keluar dan itu tahap lima sihir tahap menengah yang sangat sulit untuk di hancurkan bahkan banyak pelindung di tahap lima.
"Keluarlah dari tidur mu,api terkutuk"
Api terkutuk,sihir tingkat tinggi yang dapat mencelakakan sekitar,guru ard terkejut dan menyuruh setiap murid untuk merunduk.
"Hei apa yang kau lakukan?! Ini di luar batas"ard.
"Tenang saja guru,ini tidak seburuk yang kau kira"agate.
Sihir itu keluar namun entah kenapa tidak mengenai mereka dan tidak merusak sekitar hanya merusak boneka target.
Ternyata selama ini agate telah menggunakan sihir pelindung di sekitar boneka target agate tidak mengenai dampak sekitar.
"Lihat kan?"agate.
*Menghela nafas
"Terlalu berbahaya untuk menggunakan sihir tadi,jadi jangan terlalu menggunakan sihir tersebut"ard.
__ADS_1
"Pelajaran hari ini selesai kalian dapat pulang ke asrama dan melanjutkan ini besok"ard.
[Bersambung]