
Dengan tiba tiba ada seseorang menggunakan topeng tersenyum dan perawakan badut memberhentikan kereta kuda mereka, tidak hanya dia bahkan ada beberapa bandit yang mengepung kereta kuda mereka. kurazell dengan tegas menanyakan mereka.
"Apa maksudnya ini?!"kurazell.
Dengan wajah marah dan tegas dia menanyakan badut tersebut, badut tersebut terlihat seperti ketakutan namun tidak lagi setelah nya.
Agate yang berada di dalam kereta kuda pun ikut terlibat dalam ini.
"Ahahaha tidak-tidak kami tidak ingin menyerang kalian"lelaki badut.
Badut itu langsung mengatakan tidak kepada mereka dan menunjukan beberapa orang yang sedang di kepung oleh buckers dengan wajah geram agate langsung menanyai nya.
"Tolong kami"keluarga yang di kepung tersebut meminta pertolongan kepada mereka.
"Apa yang kalian ingin lakukan kepada mereka?!"agate.
"Ohohoho jangan marah begitu kami hanya ingin kau menyelamatkan nya, itu saja"lelaki badut.
"Agate, mereka terlihat mencurigakan apa yang harus kita lakukan"kurazell.
Agate sedang berpikir dan terdapat mana yang cemas akan situasi ini, lalu agate menoleh ke arah badut itu dan menanyai kembali.
"Setelah aku membantu mereka apa yang ingin kalian lakukan setelah itu?"agate.
"Adududuh? Hah? Kalian mengatakan apa?..."badut lelaki.
Badut itu seakan berpura-pura bodoh di depan mereka,mencekamkan suasana dengan tawaan hina kepada mereka.
"Ohohohoho kalian pikir makhluk seperti kalian akan membuat ku senang?"badut lelaki.
"Pikirlah, bodoh. Kalian hanyalah gumpalan daging tidak berguna tidak cocok untuk membantu mereka, lagipula kalian apa? Pahlawan? Penjaga? Kalian bukan apa apa"badut lelaki.
Badut itu memprovokasi, seakan diterkam oleh makhluk buat mana yang berada di dalam ketakutan mendengar itu, agate tidak dapat tinggal diam di saat dia ingin mengeluarkan sihir badut itu langsung menjawab.
"Kami tidak akan mengganggu kalian,jadi silahkan kalian bantu mereka"lelaki badut.
Suasana mencekam barusan seakan seperti sebuah kilasan balik, entah itu dirasakan oleh agate atau yang lainnya juga merasakan.
Lelaki itu menjentikan jari nya dan para buckers itu mulai maju menyerang orang orang itu, dengan cepat kurazell menggunakan kekuatan nya dan lalu menabrakan kereta kudanya ke kepungan tersebut dan lalu mana dengan agate keluar.
Sebelum pertarungan dimulai mari kita kasih detail soal buckers ini, Buckers adalah sebuah monster berwujud babi hutan,namun bentuk mereka lebih garang dari babi hutan mereka tidak akan segan-segan menyerang orang orang yang mengganggu habitat nya, namun aneh buckers kali ini malah menyerang orang orang tanpa kesalahan.
Mari lanjut.
"Kalian baik-baik saja kan?"agate.
Mereka yang di kepung mengangguk dan diantarkan oleh mana masuk ke dalam kabin kereta kuda.
"Terima kasih, mana"agate.
Suara bergetar membuat kuping kesakitan, suasana mulai mencekam dalam sekejap orang orang tadi yang mengepung mereka kembali mengepung di luar kepungan buckers.
Mereka mengeluarkan pisau.
"Apa maksudnya ini?"agate.
Mereka diam tanpa gertakan buckers yang tadinya maju mulai berhenti, suasana mencekam ini berubah menjadi merah. Orang orang sebelumnya di dalam kereta kuda mulai keluar membawa mana yang telah pingsan disana.
"Apa yang telah kalian lakukan dengannya, apa maksud dari semua ini?!"agate.
Agate mulai geram dan marah, semua ini dalam sekejap membuat dia mulai terpojok ketakutan.
"Kurazell. Kurazell! Oi kurazell ban...."agate.
Dia menengok dan menyadari bahwa kurazell mati di belakang nya dengan berbaring dan ada tusukan pisau di belakang punggung nya.
"Tidak, ini tidak benar. Ini tidak nyata...."agate.
"Apa mau nya kami? Hahahaha ini semua salahmu, katsuki"para bandit.
Para bandit langsung menjawab pertanyaan yang di berikan agate.
Nama itu, seakan familiar membuat dirinya merasa pusing dan merasakan beberapa memori memasuki pikiran nya. Menerobos dengan cepat seakan seperti pernah di ingat nya.
"Kau telah membunuh dia, kau penjahat, kejam, tanpa ampun. Kau telah membunuh yang kau cintai"para bandit dan suara-suara aneh yang terdengar.
Agate tersungkur dan mulai lemas matanya berkunang-kunang, fisik nya mulai susah untuk dapat berdiri dia menoleh dan memanggil.
"Ma... Na..."agate.
Agate tersungkur jatuh dan pingsan, keadaan mulai gelap dan tidak terlihat apa apa, dia terbangun. Namun bukan di kenyataan melainkan di dunia lain yang biasa ia mimpikan.
...*****...
"Ah... Dimana ini? Kurazell? Mana?"agate.
Agate menggelengkan kepala dan bangun dari tidur nya, bentuk dan tempat nya seperti kelas. Untuk sekarang dia akan menganggap ini sekolah.
"Aku berada di sekolah, kenapa semuanya hitam dan putih"agate.
Dalam keadaan berpikir dia terkejut dengan suara dari suatu tempat di dalam kelas nya, suara keras yang terdengar.
__ADS_1
"Mohon perhatian, waktu istirahat telah hadir"siaran pemberitahuan.
"Waktu istirahat, apakah itu dari kekuatan sihir? Aku tidak tahu kalau bisa begitu"agate.
Agate berdiri dengan kebingungan dan mencoba menafsirkan hal-hal aneh yang terjadi. Di selang itu ada yang memanggil dia dari luar kelas.
"Kalau ku pikir-pikir dunia ini sepertinya tidak nyata..."agate.
"Katsuki... Katsuki!"???.
Agate terkejut ada yang teriak di belakang nya, dia menoleh dan terdapat perempuan cantik berbaju sekolah ala Jepang.
Perempuan dengan rambut pendek berwarna coklat keoranye, baju sekolah jepang style pelaut berwarna putih dan rok pendek berwarna hitam keabuan.
Dengan senyum menyapa agate yang berpindah tubuh.
"Eh... Kamu memanggil ku?"agate.
Wajah nya mengembung dan kesal, dia menatap mata agate dan mengatakan.
"Memangnya siapa lagi kalau bukan kamu?"???.
("Siapa perempuan ini? Apakah memang ada di dalam mimpi ini?")
...*****...
Tubuh agate kembali terbangun di dunianya kembali, mata masih kunang-kunang dia kembali berdiri dengan lemas.
"Aku dimana?"agate.
"Akhirnya kamu sudah bangun, katsuki"???.
Dia menoleh ke arah suara, dan menyadari orang yang sama seperti sebelum nya kembali terlihat.
Perempuan dengan rambut pendek berwarna coklat keoranye, baju sekolah jepang style pelaut berwarna putih dan rok pendek berwarna hitam keabuan.
"Eh.... Hah? Senior Tomio?"agate.
Dengan wajah terkejut dan bingung dia membuka mata lebar-lebar dan melihat dengan jelas. Perempuan yang berada di depan nya adalah tomio, sakuragawa tomio.
"Iya, ini aku senior tomio"tomio.
Masih tetap kaget tapi dia sekarang kurang percaya lalu ia menanyai.
"Senior tomio, bukankah kamu meninggal? Aku tidak percaya dirimu, siapa kamu!?"katsuki.
"Loh? Kamu tahu reinkarnasi? Ya reinkarnasi di dunia ini"tomio.
"Reinkarnasi? Oh itu ya... Jadi kita reinkarnasi, tapi entah kenapa merasakan perasaan yang beda"katsuki.
Kaget, katsuki mencoba menoleh ke arah manapun karena ada suara lain disekitar mereka. namun dia tidak tahu kalau itu miyuki yang berada di dalam tubuhnya.
"Hah..... Lihat mata kiri mu"miyuki.
Katsuki melihat dengan mata kanan nya yang menyadari mata kiri nya telah berubah menjadi berbeda, karena salah paham dia mengira kalau miyuki monster lalu dia mencoba mengarahkan tangan nya ke mata kiri nya dan ingin mencongkelnya yang di tahan oleh miyuki.
"Kau yakin ingin mencongkel mata mu sendiri? Itu akam percuma saja, jika kau melakukan nya yang ada kau sendiri yang tersakiti dan orang yang berada di dalam dirimu"miyuki.
Berkat perkataan dari miyuki, katsuki menghentikan niatan nya untuk mencongkel mata nya.
"Siapa kau? Apa maksud dari ini?"katsuki.
"Justru aku menanyai dirimu, kau bukan pemilik tubuh ini. Tapi malah bisa-bisa nya mengendalikan tubuh ini"miyuki.
"Dan kau..."miyuki.
Miyuki menengok ke arah sakuragawa tomio yang sedang tersenyum di samping katsuki, dengan wajah sinis nya sepertinya dia tahu akan sesuatu.
"Jangan sampai mengulang hal yang sama lagi.... Atau akan terjadi yang sama seperti dulu lagi"miyuki.
"Apa maksudmu?"tomio.
Dengan tersenyum tanpa bersalah dia menanyai nya kembali, saling menatap dan setelah itu langsung berhenti menatap dengan wajah kesal miyuki menenangkan dirinya.
"Yasudah lah, kalian bisa bantu angkat mereka, sepertinya mereka hanya terkena ilusi dan pingsan karena itu"miyuki.
"Memangnya mereka siapa nya kita?"katsuki.
Masih merasa curiga katsuki tetap mencurigai miyuki karena sebelumnya.
"Jika kau tidak mau hilang dari dunia ini mending bawa mereka ke dalam kereta kuda"miyuki.
"Apa yang di ucapkan nya benar, bawa mereka kedalam kereta kuda, katsuki"tomio.
Dengan sedikit kesal tapi yasudahlah dia langsung mengangkat perempuan cantik yang berbaring di tanah.
"Dia cantik sekali,terlebih rambut silver dan kuping yang panjang itu"katsuki.
"Tapi ga secantik aku kan?"tomio.
Tomio membanding-bandingkan dirinya dengan mana yang sedang di angkat oleh katsuki, katsuki ngelantur sedikit dan mengatakan.
__ADS_1
"Masih cantikan kamu senior"katsuki.
Katsuki membawa mana kedalam kereta kuda, bersamaan dengan tomio yang membawa kurazell dengan kemampuan telekinesis miliknya.
"Waw... Aku baru tahu kamu bisa melakukan sihir seperti itu"katsuki.
"Bukan sihir tapi kemampuan"tomio.
...*****...
Beberapa saat setelah membantu membawa kedua teman agate kedalam kereta kuda, mereka berdua pergi menuju jalan setapak yang di jalani.
Disuatu waktu di tempat lain agate masih kebingungan dengan perempuan yang memanggil nya.
"Eh... Apakah aku mirip dengan teman mu?"agate.
"Kamu berbicara apa? Kamu ya tetap kamu!"???.
Dalam kebingungan nya dia khawatir kalau perempuan ini salah orang, perempuan tersebut menyentuh tangan agate dan membawa dia ke suatu tempat tepat disaat agate berpikir tanpa kata-kata itu yang membuat dirinya terkejut.
"Kemana kau mau membawa ku?!"agate.
"Hihihi ikuti saja aku!..."???.
Tanpa basa-basi dia mencoba mengikuti arahan dari gadis tersebut, tangga demi tangga dilalui dan sampai lah di atas sevuah gedung, yap atap sekolah.
"Wah.... Tempat apa ini? Indah sekali"agate.
"Uh.... Ini atap sekolah? Apa yang bagus dari ini?"???.
"Aku belum pernah merasakan pemandangan ini sebelum nya!"agate.
Gadis itu bingung dengan pernyataan agate, namun dia menganggap itu candaan dia mengambil kotak bekal yang sudah siap entah darimana, magic.
"Ayo kita makan bekal bersama!"???
"Hah?... Bekal? Aku tidak membawanya"agate.
Dengan wajah mengembung dan secara tidak sadar di tangan kiri agate telah ada kotak bekal, gadis itu menunjuk ke arah tangan kiri agate dan agate menengok.
"Hah?! Sejak kapan ada di tangan kiri ku?"agate.
"Yuk makan!"???.
Wajah dari gadis itu tampak senang dan tanpa basa-basi dia duduk di bangku dkat sana dan menepuk bangku kosong di sebelahnya sambil bangga.
"Ah... Okelah"agate.
Agate ikut duduk di samping dia dengan wajah lesu, diawali dengan gadis itu membuka kotak bekal nya dan agate yang kedua, kotak bekal dengan makanan yang indah dan terlihat enak berada di dalam nya.
"Selamat makan!"???.
Agate curiga dengan gadis itu karena terlalu menempel dengan dirinya, dengan segenap keberanian nya dia memberanikan diri untuk bertanya.
"Nama kamu siapa?"agate.
Tersedak gadis itu mulai batuk-batuk karena terkejut dengan pertanyaan agate, agate yang kaget langsung memberikan nya botol minum miliknya agar tersedak nya menghilang.
"Kau kenapa?! Kau tidak lupa ingatan kan?! Hei... Kau siapa!"???.
Dia menepuk pipi dari agate berkali-kali sambil menanyai nya berkali-kali, agate dengan wajah kesal nya menangkap tangan gadis itu dan menjawab.
"Jika itu beneran apa yang akan kau lakukan?"agate.
"Bohong.... Kau tidak ingat aku? Aku loh sakuragawa tomio, senior tercinta mu!"tomio.
Beberapa ingatan masuk kembali kedalam otak nya, teriak kesakitan itulah yang dirasakan nya. Dengan wajah tegang dia merasa sakit di arah kepala dan langsung pingsan di tempat.
...*****...
Katsuki yang sedang mengendarai kereta kuda bersama tomio di samping nya, mereka melewati beberapa jalan setapak ssmbil diberi petunjuk oleh miyuki.
Mana terbangun dengan kepala merasa berputar terus menerus.
"Aku dimana?.... !, Agate?!"mana.
Mana menoleh kemanapun dia dapat menoleh namun tidak terlihat agate di sekitar nya yang terlihat hanyalah kurazell, dan terdapat dua orang di depan nya. Gadis dengan baju pelaut ala sekolah dan agate yang berganti penampilan.
"Agate?..."mana.
"Oh... Kau sudah siuman?"katsuki.
"Yo!"tomio.
"Kalian siapa? kemana agate?"mana.
Dalam kecurigaan ini mana sempat ingin kabur namun datanglah miyuki dan langsung menjawab.
"Tenanglah, mana. Agate masih berada disini di tubuh ini"miyuki.
Mana menoleh dan mengetahui bahwa miyuki berbicara di dalam tubuh orang tersebut dan tentu saja itu adalah tubuh agate, bukan tubuh siapapun.
__ADS_1
"Kau.... Siapa?...."mana.
[Bersambung]