
Jubah berwarna hitam dengan corak abu di sekitar nya, lalu menambahkan beberapa kancing di setiap lengan baju nya dan memiliki pedang dengan crystal di tengah nya. Wajah serius yang ia siapkan adalah sebuah bukti bahwa dia adalah, kabane miyuki.
"Para nona-nona, pahlawan kalian telah kembali dari kematian!!"miyuki.
Dengan wajah penuh bangga dia mengangkat pedang nya ke langit dan tersenyum.
"Miyuki..."mana.
Mana terkejut namun bernafas lega karena tidal terjadi hal kacai terhadap tubuh agate. Beda dengan wanita di sebelah nya dengan paras yang samar dan berwujud merah dia merasa cemas.
"Kenapa kau cemas? Bukan kah ada aku sekarang, corrupted?"miyuki.
Dengan wajah sedikit kesal dia membenarkan yang dikatakan oleh miyuki.
"Iya, iya. Aku adalah corrupted, sudah lama tidak bertemu, miyuki"corrupted.
"Iya! Mana, ayo bantu aku! Ini waktunya menyerang balik oni!"miyuki.
Dengn wajah bangga nya dia mulai menyiapkan pedang nya yang sudah terhunus dan mengarahkannya kedepan wajah para oni.
~
Selain itu terdapat dunia putih tanpa bentuk apapun, tidak ada kehidupan hanya putih terang, dunia aneh yang berada di dalam ingatan agate.
Dalam kesendirian tidak ada siapapun, agate masih dalam bentuk duduk nya dan memeluk kedua kaki nya. Tanpa sadar nya dia katsuki sudah berada di dalam sana juga.
"Apa... Ini?"katsuki.
Dengan wajah terkejut karena dia bangun di dunia putih tersebut, dia melihat sekeliling nya dan terdapat seseorang yang sedang duduk sambil memeluk kaki nya. Orang itu adalah agate yang sedang menangis pilu.
Katsuki mencoba mendekati nya, namun terlihat aneh. Dia berpikir siapa orang itu dan kenapa dia kesini, dia mencoba untuk menepuk pundak nya.
"Hei... Ini dimana?"katsuki.
"Biarkan aku sendiri"agate.
Agate dengan bengis nya menyuruh katsuki untuk tidak mendekat, katsuki mulai kesal tapi kasihan juga kepada dirinya, dia mencoba memanggil lagi.
"Hei.. kau yang memiliki tubuh ini kan? Aku tidak tahu kau kenapa tapi sepertinya di luar sana tubuh mu sedang dalam ancaman"katsuki.
Katsuki mencoba untuk menggertak agate yang masih saja memeluk kaki nya, dengan wajah sedih nya dia melihat kepada katsuki dan mengatakan.
"Sudah kubilang untuk pergi! Kau tidak dengar!?"agate.
Dengan wajah kesal katsuki dia menarik kerah agate dan mengatakan sesuatu sambil marah.
"Jika kau terus begini tidak akan ada hasilnya! Menangis hanya akan sia-sia!!"katsuki.
Agate pun mulai kesal dan menepis tangan dari katsuki yang menarik kerah nya sambil mengatakan hal yang cukup jelas.
"Kau tidak tahu apa-apa, kau tidak tahu rasa sakit dari menghilangnya seseorang!"agate.
"Aku tahu itu, aku tahu!"katsuki.
Katsuki langsung melabrak perkataan agate dengan teriak, hal itu membuat dirinya terkejut dan mulai berpikir apa yang dikatakan nya.
"Aku pernah kehilangan seseorang yang ku cintai, jika saja aku tidak dilahirkan, jika saja aku tidak berteman. Mungkin saja dia akan bahagia"katsuki.
"Nggghhh... Kh... Ngga! Ngga!! Tidak!!!"agate.
Agate teriak dengan sangat kencang yang membuat katsuki menutup kuping nya, dengan tangan satu dia menarik kerah agate kembali dan memebenturkan kepala nya kearah agate.
"Jika kau putus asa, kau tidak akan dapat menyelamatkan semua orang. Kau harus bangkit, tidak ada yang ingin melihat mu seperti ini, dasar lemah!"katsuki.
Agate dengan wajah marah mulai memukul katsuki dengan tinjuan nya, katsuki tidak menghindar atau menahan, dia hanya terdiam dan tidak bergerak sedikit pun. Memar di wajah nya membuat bentuk dan warna yang sedikit merah pekat, namun wajah yang di berikan nya sangat serius.
"Kau hanya takut kehilangan lagi.. kan?"katsuki.
Dengan wajah terkejut dia mengatakan "huh" kepada katsuki dan mulai menurunkan tangan nya, lalu terduduk kembali, dia memikirkan apa yang telah dia perbuat.
Dengan begitu katsuki mencoba berjalan kebelakang punggung agate dan bersandar di belakang agate, dengan santai dia mengatakan.
"Kau tahu?.. aku juga sama seperti mu, memiliki orang yang ingin ku lindungi. Orang yang spesial bagiku, orang yang berhak untuk berada di samping ku. Dia tidak hanya cantik tapi dia setia, setiap hari aku selalu dibuatkan bekal, bahkan selalu pulang bersama. Tidak ada hari yang tidak asik tanpanya. Namun semua itu direbut, direbut oleh orang-orang itu, mereka merampas apa yang ku miliki, merampas apa yang ku punya. Dan pada akhirnya dengan kesedihan yang mendalam dia bunuh diri, tepat di depan mataku."katsuki.
"Nama dia adalah..."katsuki.
Katsuki menyebutkan nama, nama yang dikenal, nama yang dirasakan. Agate langsung terkejut dan menangis, dia merasakannya keberadaan dari nama itu sangat dekat tapi menjauh dalam beberapa waktu, nama yang terasa hangat.
"Jadi kau tidak perlu memikirkan nya, kau punya satu tugas lagi."katsuki.
Katsuki bangun dengan menepuk kaki nya berkali-kali untuk membersihkan celananya.
"Kau punya orang yang perlu kau lindungi"katsuki.
Agate menoleh kepada katsuki, dan katsuki pun ikutan menoleh sambil memberikan tangan nya kepada agate.
"Kau punya orang yang kau cintai, Mana. Jagalah dia baik-baik dan lindungilah dia!"katsuki.
Dengan wajah senang lalu diiringi oleh ambisi agate mulai tersenyum dan kembali bangun dari duduk nya lalu mengambil tangan dari katsuki.
"Terima kasih"agate.
Dunia itu bergetar dan seakan ingin runtuh, dengan samar-samar lelaki di depan agate menghilang, agate melupakan sesuatu dan menanyai nya kepada lelaki di depan nya.
"Siapa nama mu?"agate.
"Nama ku?"katsuki.
__ADS_1
Dengan senyuman bangga nya dia langsung melihat rendah agate dan mengatakan.
"Ingat lah nama ku! Katsuki!"katsuki.
Agate sangat senang dengan panggilan yang di gunakan oleh katsuki, lalu dia mengembalikan nya dengan nama nya.
"Nama ku adalah agate, ingat lah itu"agate.
"Pastinya!"katsuki.
"Baiklah, aku akan kembali lagi. Selamat tinggal, katsuki"agate.
Dengan kembali nya semangat agate dia membalikkan badan dengan bangga, lalu melambaikan tangan kepada katsuki.
"Tunggu aku, mana"agate.
Dunia nya hancur berkeping-keping dan membuat nya kembali terbawa ke dunia asalnya, hal yang dia ingat adalah selalu menjaga mana, walaupun harus merasakan rasa sakit.
~
Suara koyakan dari pedang, suara serangan berkali-kali dengan suara itu kita mengetahui siapa itu, katsuki dan wanita berwujud merah sedang dalam pertarungan melawan oni.
"Ternyata susah juga melawan mereka"miyuki.
"Akan aku bantu!"mana.
"Sihir tingkat 3, Fire ball"mana.
Mana melemparkan sebuah bola api dengan lesat, sihir api itu dapat membakar dan menembus salah satu dari oni berkimono, miyuki sedikit terkejut dan bangga.
"Wah, ternyata pelajaran yang diberikan zero tidak sia-sia"miyuki.
"Kau mengenal zero?!"mana.
Mana terkejut akan pernyataan dari miyuki, miyuki yang menyadari langsung membuang muka dengan senyuman sambil mengatakan.
"Tidak... Aku tidak tahu"miyuki.
"Hei!! Lihat kebelakang!!"corrupted.
Seorang oni melesat dan melompat kearah mana, dengan katana yang sudah siap dilambungkan mana tidak dapat membuat perlindungan dengan kecepatan itu, namun.
"Kau tidak apa-apa? Mana?"???.
Suara yang di kenal, suara yang dia tahu. Tidak lain dan tidak bukan, orang yang dia cintai, Agate.
"Agate!"mana.
Mana terkejut sambil bahagia dengan kembali nya agate, dia terlihat lega karena orang yang ia cintai hadir di depan mata nya.
"Ya, ini aku. Kalau begitu ayo miyuki!"agate.
Agate dengan miyuki melesat kearah setiap oni, satu oni tumbang dengan satu pukulan miyuki, dua oni tumbang dengan sihir es agate. Kekuatan mereka tidak terhentikan karena sinkronisasi mereka berdua yang sangat bagus.
"Wah..."mana.
Mana terkagum melihat tarian pedang dan sihir milik agate dan miyuki, tarian indah itu membuat para oni yang ramai menjadi habis dengan serangan mereka.
"Terima kasih, miyuki"agate.
"Ya..."miyuki.
Tepat disaat miyuki menjawab tubuh agate tiba-tiba terhuyung-huyung dan hampir jatuh untung saja kendali tubuh agate sudah di ambil alih oleh miliknya.
"Kau kelelahan ya... Terima kasih atas kerja kerasnya"agate.
"Hehe... Tidak masalah kawan"miyuki.
Lalu agate menoleh kearah wanita yang daritadi hanya diam melihat sama seperti mana dan dia menanyai nya.
"Jadi... Siapa kau?"agate.
~
Malam hari telah tiba, corrupted seorang pelaku dari berubah nya karakter agate menjelaskan semua nya, dengan kepahaman agate dia akhirnya tahu situasi yang terjadi.
"Jadi... Kau ingin mengetahui diriku?"agate.
"Hehehe... Bukan itu saja, tapi ini"corrupted.
Dia langsung menangkap tangan agate dan menarik nya, seakan tahu mana pun sama menarik tangan agate dengan wajah cemberut.
"Hei, hei!. Hentikan ini, aku tau corrupted sangat menyukai ku, tapi coba lah untuk tenang jangan menarik tangan kedua tangan ku!"agate.
Agate dengan kesal nya menyuruh kedua perempuan yang sedang menarik kedua tangan nya, mereka berhenti menarik dan melepas tangan agate.
"Jadi yang awal ku lihat ketika sedang dalam perjalanan hanyalah sebuah ilusi?"agate.
"Yap"corrupted.
"Dan kau ingin mencoba membuat ilusi agar sosok sejati ku keluar begitu?"agate.
"Yap"corrupted.
Corrupted menjawab dengan santai nya seakan bukan kesalahan milik nya dia terlihat seperti tidak bersalah.
"Hah... Ternyata begitu"agate.
__ADS_1
"Kalau begi...!"agate.
Agate terkejut karena corrupted menyentuh bibir agate dengan jari telunjuk nya dan menyuruh dia diam, sambil tersenyum corrupted langsung berkata.
"Ini hanya awal, aku datang kesini karena tertarik kepada mu. Tapi waktu berkata lain"corrupted.
Dia berdiri dari tempat duduk nya dan tersenyum kembali ke arah agate lalu mengatakan.
"Kita akan bertemu lagi di lain waktu, agate"corrupted.
"Wah! Dimana ini? Sudah jam berapa sekarang?"kurazell.
"Oh sudah sadar?"mana.
"Ahhh.... Corrupted?!"kurazell.
Kurazell terkejut debgan penampakan yang ia lihat, paras seluruh tubuh berwarna merah dan memiliki beberapa partikel-partikel merah tidak diketahui di sekujur tubuh nya dan terlihat telanjang.
Namun tidak begitu lama setelah corrupted melambaikan tangan kepada kurazell yang baru bangun, dia menyilangkan kedua lengan nya lalu membuat tanda X di sana dan tercipta sebuah celah aneh yang seperti ingin membawa kita ke suatu tempat.
Berbalik arah dia langsung tersenyum sambil teriak.
"Namaku Corrupted! Seorang pemimpin dunia bawah dan juga dalang dari semua ini!"corrupted.
Dengan senyuman dan angin yang begitu kencang perkenalan corrupted terlihat seperti mendebarkan.
"Kalau begitu aku pamit dulu"corrupted.
"Oh iya dan satu lagi, bilang kepada miyuki kalau..."corrupted.
"THANATOS MEMILIKI SEORANG ANAK YANG AKAN MENJADI RAJA IBLIS"corrupted.
"Itu saja sampai jumpa"corrupted.
Dia masuk kedalam sebuah celah tersebut dan dalam perlahan celah tersebut tertutup rapat, keadaan mulai terbiasa dan kembali normal.
"Akhirnya sudah kembali tenang...?!"agate.
Agate menoleh kepada mana dan melihat mana sedang cemberut dan memalingkan wajah nya kepada agate.
"Eh.... Mana kau kenapa?"agate.
Sebuah pukulan melambung ke arah agate dan menjatuhkan agate dalam sekejap, yaitu pukulan milik mana. Entah kenapa pukulan nya sangat menyakitkan.
"Aduh, aduh..."agate.
"Bodoh, bodoh, bodoh!"mana.
Mana berlari langsung kearah tenda yang sudah disiapkan sebelum nya, dengan tergesa dia langsung masuk kedalam tenda tersebut.
"Eh...."agate.
Sambil menoleh kearah kurazell dengn wajah kebingungan, namun kurazell pun sama dan menggelengkan kepalanya.
Agate masuk kedalam tenda yang sama dengan mana dan langsung duduk di sebelah mana yang sedang memeluk kedua kaki nya.
"Kamu kenapa? Kalau ada masalah cerita lah padaku"agate.
Dia mengangkat kepala nya dan menoleh kearah agate sambil memperlihatkan wajah nya lalu berkata.
"Aku gamau tau kamu harus tanggung jawab"mana.
Mana menggertak namun dia memeluk agate dengan erat sambil menutupi wajahnya dengan pelukan erat milik nya.
Sama dengan nya agate pun ikut memeluk dia dengan lembut dan hangat, dia memeluk dengan senyuman nya lalu berkata.
"Kamu cemburu?"agate.
"Entah"mana.
"Hei tenang lah... Aku tidak akan berpaling dari mu, aku mencintaimu lebih dari yang lain"agate.
Dengn percaya dirinya dia mengatakan kata-kata yang sulit untuk dipercayai mana, mana mengangkat kepala nya dan berkata.
"Janji?"mana.
Sambil mengangkat tangan kana nya dan memberikan jari kelingking nya dia meminta agate untuk berjanji.
"Iya, janji"agate.
Agate pun menerima ajukan janji mana dengan menyilangkan jari kelingking milik nya dengan jari mana dan mana pun tersenyum lalu kembali memeluk agate.
"Hei, mau sampai kapan kau begini?"agate.
"Tidak tahu"mana.
Agate sambil bernafas lega dia pun mengelus kepala mana dan merasa tenang sekarang.
[Bersambung]
(QnA akhir volume)
"wah akhirnya akhir volume, bagaimana guys dengan volume ke 4 ini? terkejut? bingung? ataukah kecewa? kalau kecewa aku sebagai author menangis😢, lalu bagaimana pendapat mu kaz?"author fuyuka.
"hmm... sedikit membingunkan dan juga seru tapi ini sudah cukup bagus sejauh ini"kazudo.
"kan?! kan?! seru kali ini! okey di tunggu ya guys volume selanjut nya volume 5 - mendapat teman ras neko"author fuyuka.
__ADS_1
"wohhh semakin bersemangat"author fuyuka.
"jangan lupa baca novel milik pegawai ku ya... anguish demon, drama nya seru loh"author fuyuka.