
Wanita dengan pakaian yang terlihat narsis,menggunakan topi sihir,jubah sihir dengan pernak pernik yang berkilauan dan dengan santai membaca buku sambil duduk.
"Kenalkan dia adalah kenalan ku,amethyst zero"alesteir.
"Apa yang membuat mu jauh jauh datang kemari membawa dua bocah ke sini?"zero.
Dengan raut wajah datar dia menanyai alesteir dengan kata kata yang penuh kelancangan.
"Ayolah,bu zero kami kesini untuk sesuatu"alesteir.
"Humm bocah seperti kalian hanya ingin sesuatu dari ku? Dan lagi jangan panggil aku ibu guru! Aku masih muda"zero.
Zero memukul alesteir tepat di kepala nya dan membuat alesteir tersungkur karena pukulan nya.
"Ah,jadi begini sebenarnya pak ard hanya mengajari kami sedikit soal sihir jadi kami ingin tahu tentang sihir cahaya dan kegelapan yang tidak di ajari oleh pak guru"agate.
"Hoo,meski bocah ternyata kamu cukup berani menanyai itu ya"zero.
"Tapi bu zero mereka itu adalah seorang ahli si..."alesteir.
Alesteir dipukul lagi tepat di wajah nya yang membuat dia pingsan dengan bekas memar di wajah nya.
"Hei!,Bukan nya tidak boleh memukul seorang murid?!"mana.
Mana menegaskan sambil menanyai bahwa memukul murid dilarang disini.
"Begini begini,aku masih muda beda 2 tahun dari kalian dasar bocah"zero.
Kata kata tersebut membuat hati kami tertusuk akan kelancangan nya namun seperti nya itu sudah kebiasaan zero.
"Jika kalian ingin mempelajari sebuah sihir,mari ke tempat latihan sihir"zero.
"Ngapain coba capek capek bulak balik dari perpus ke tempat latihan,mendingan alesteir saja tadi yang membawa nya"agate.
Agate berbicara di dalam hati yang nampak nya ia terlihat kesal.
"Aku mendengar mu loh"zero.
~
~
~
Kami sampai di tempat pelatihan sihir,dengan izin dari pak ard jadi kami bisa menggunakan sihir sebebas mungkin.
Ya walaupun jarak dari tempat pelatihan ini berbeda dari biasanya,sekitar 200 meter dari sekolah,sangat jauh.
"Jadi apa yang kalian paham tentang sihir?"zero.
Jawaban yang mudah bagiku yang telah mempelajari sihir dari sejak kecil,aku berdiri dan menegaskan.
"Sihir adalah sebuah elemen kekuatan yang di keluarkan atau dilontarkan oleh mana,sihir juga adalah sebuah kordinasi mana yang membuat sihir memiliki tahap kekuatan"agate.
Aku menjawab semua yang kupelajari selama ini,meskipun itu muda di hapal,tapi aku jawab sekali lagi bahwa sihir itu sangat susah untuk di hapal ku beri tahu lagi susah untuk di hapal.
__ADS_1
"Jawaban mu tentu saja benar,jadi bagaimana kalau kau mencoba untuk menyerang ku dengan segala pelajaran yang kau pahami"zero.
"Apa?!"agate.
Jawaban yang di berikan zero terhadap ku sedikit membuat ku terkejut,tapi hei ini juga dapat membuat ku mempelajari sihir,jadi sedikit menguntungkan namun juga tidak menguntungkan.
"Ah... Baiklah akan ku coba"agate.
"Fire bolt"agate.
Aku meneriakkan sihir dan melontarkan sebuah gumpalan api yang segera dengan lekas menuju zero,namun entah kenapa sihir itu lenyap ketika hampur mengenai zero.
Dia menjawab.
"Sihir mu bagus,tapi untung nya tidak mengenai ku,lihat lah ini"zero.
Zero memperlihatkan sebuh proyeksi perisai protektil yang berkilauan,yap benar itu adalah sihir cahaya,bagaimana seorang murid bisa menggunakan sihir cahaya?jawab ku dalam hati.
"Pasti kau bertanya tanya? Ini adalah sihir cahaya protektil kehidupan,sihir yang dapat mencegah kekutan sihir tingkat 1 sampai 3..."zero.
"Kalau begitu bagaimana dengan ini"agate.
Aku tanpa merapal langsung menggunakan sihir tingkat lima yaitu api terkutuk denga kekuatan yang dahsyat dan mengelilingi zero aku yakin dia kewalahan sekarang.
"Hei biarkan aku menjelaskan,hah.. kamu ini tidak bisa menahan sedikit saja"zero.
"Seperti yang aku katakan tadi sihir ini juga dapat menahan serangan kejutan seperti tanpa rapalan atau jebakan sihir"zero.
Betapa dahsyat nya, sihir cahaya yang hanya di buat sebagai sihir protektil dapat menahan sihir tanpa rapalan.
"Tapi sayang nya,sihir ini tidak terlalu kuat dia akan pudar ketika sudah melewati batas kemampuan nya, sekarang bagaimana kalau aku yang menyerang?"zero
"Baiklah jika itu mau mu"agate.
"Oi oi oi... Mau mengandalkan ku?"miyuki.
Sentak di saat aku ingin bersiap miyuki datang mencela di dalam pikiran ku dan mengajak ku untuk menggunakan kekutan nya.
Dan dengan tenang aku pun menjawab.
"Jika itu berguna mari kita coba"agate.
"Baiklah"miyuki.
Seketika di dalam tubuh nya mengalir kekuatan mana yang dahsyat tidak salah bagi seseorang yang telah reinkarnasi di dalam tubuh yang sama memiliki kekuatan yang berbeda pesat dari ku.
"Hawa ini,kekuatan ini,eye of truth"zero.
Zero melontarkan suara rapalan dan terlihat sebuah bentuk dari sihir berada di mata nya,dia menatap tajam ke agate dan menyadari sesuatu.
"Hei,hei aku tidak tahu kau memiliki mana sebesar itu"zero.
"Baiklah kalau begitu"zero.
"Kekuatan yang menyelimuti bayangan,bentangan langit malam,'kehormatan kegelapan'"zero.
__ADS_1
Kekuatan dahsyat yang keluar dari rapalan zero membuat alesteir dan mana terkejut,tapi aku segera menyadari bahwa kekuatan itu dapat di tembus.
"Aku akan mencoba nya"agate.
"Proyeksi pertahanan sihir,tingkat 5"agate.
"Hyaaat"zero.
Dengan suara teriakan zero sihir itu di lemparkan ke arah agate dengan kecepatan yang dapat dilihat oleh mata dan kegelapan yang terus menyebar,agate dengan santai nya berjalan ke depan dan melawan kegelapan itu.
Dia menembus kegelapan nya,dia tepat berada di depan zero yang segera di sadari zero,namun ia gagal menghindar karena zero di peluk oleh agate.
Agate memeluk zero,dan dengan wajah yang penuh bangga dia berkata.
"Aku mendapatkan mu,kak zero"agate.
Agate menyentuh kening dari zero dengan elegan,hal itu membuat pipi zero memerah dan malu,dengan lekas pukulan mengarah ke agate dan mementalkan agate.
"Apa yang kau lakukan?!"zero.
"Hehehe.... Hanya ingin bercanda"agate.
"Wohoooo yooo keren"alesteir.
"Menakjubkan"mana.
Di samping itu mana dan alesteir terkejut dan senang dengan pertarungan tersebut.
"Kau hebat agate"alesteir.
"Begitulah dia"mana.
"Hehehe..."agate.
"Selamat kau mempelajari nya,jadi begitu cara menggunakan sihir,ah iya aku lupa memberitahu bahwa sihir kegelapan dan cahaya bukan keluar dari mana melainkan dari emosional kita"zero.
"Hah?"agate,mana dan alesteir.
Maksudku "wait" bagaimana cara nya sihir dapat digunakan lewat emosi,aneh bahkan mana dan alesteir juga terkejut akan jawaban itu.
"Tergantung emosi kalian jika kalian dapat merasakan keberadaan sihir dari emosi yang kalian dapati,maka kalian dapat menggunakan sihir kegelapan maupun cahaya"zero.
"Ah begitu"agate.
Sentak di saat pembicaraan masih berlanjut miyuki seperti nya menyadari hawa keberadaan yang sedang mengepung tempat pelatihan ini.
"Agate,siapkan sihir protektil"miyuki.
"Untuk apa?"agate.
"Cepatlah gunakan saja"miyuki.
Dengan tanpa rapalan aku mencoba melakukan hal yang di inginkan oleh miyuki,tepat setelah aku menggunakan sihir protektil sebuah ledakan terjadi. Aku,mana,alesteir dan zero terkejut dengan ledakan tersebut,dan mendapati bahwa kami di kelilingi sekelompok bandit.
__ADS_1
"Hei hei ini bohong kan?kenapa banyak sekali orang disini"agate.
[Berambung]