
"hanya satu tombak dapat membunuh flugel?!!,ngga ngga ngga mungkin"mitescere.
Mitescere dengan armor yang menutupi wajah nya begitu ketakutan,tampak dari getaran armor yang mengelilingi tubuh nya,dia sedang gemetar.
"Kemarilah kalian!"agate.
Dengan wajah datar flugel itu berbalik ke arah agate,dia mengangkat pedang nya yang membuat dirinya terlihat berkilau.
"Shining light"flugel.
Dia merapal sebuah sihir yang seketika memunculkan cahaya terang yang membuat agate dan orang orang lain nya terkejut dan langsung menutupi pandangan.
Tak lama setelah sihir itu meredup flugel itu melesat ke arah agate denga cepat,agate dengan sigap menyadari nya lalu meneriakkan.
"Perisai!"agate.
Sebuah tameng perisai muncul di tangan kanan agate yang sedang menyilangkan tangan nya untuk menjaga diri.
Perisai itu sangat kokoh bahkan flugel pun sangat kesusahan untuk menghancurkan nya dengan sekali tusukan,agate dengan langkah selanjutnya mendorong keras flugel itu yang membuatnya terpental.
Kesempatan bagus karena flugel itu sedang lengah dan terpental,agate menyebut sebuah benda.
"Palu... Raksasa!"agate.
Sebuah palu muncul di tangan kanan nya yang sangat berat sehingga agate harus memegang dengan kedua tangan nya,dia memukulkan palu tersebut tepat di punggung flugel yang membuat flugel itu melayang,aneh tangan kanan agate mulai terlihat dilumuti sebuah kegelapan.
Agate melompat dengan kencang sehingga dapat membuatnya mendekati flugel yang sedang melemah akibat pukulan agate,dia memukul kembali dengan arah dan derajat yang berbeda,kebawah!,dia memukul kebawah dengan sangat kencang.
*Hyaaat
Pukulan keras dengan hentakan yang kuat membuat flugel itu terpental jatuh dengan suara yang dahsyat, flugel itu melemah dan mulai menghilang.
"Akhirnya"agate.
"Akhhhhh!!!"agate.
Agate teriak lencang karena rada sakit yang dia rasakan di tangan kanan nya,dia terjatuh sungkur berkat mati rasa yang dia rasakan saat ini.
"Agate,agate!"mana.
Mana berlari ke arah agate dengan lekas dan panik karena agate teriak begitu kencang.
"Agate,apakah kau baik baik saja?!"mana.
"Entah lah,rasanya tangan kanan ku tidak dapat di gerakkan"agate.
Bayangan yang merayap di tangan kanan agate lambat laun mulai menghilang.
"Bayangan nya"mana.
Agate menoleh ke tangan kanan nya yang sudah tidak terlihat bayangan sekarang.lalu dia mencoba mengangkat tangan nya,yang akhirnya sudah dapat di gerakan.
"Bergerak? Sudah bergerak!"agate.
"Syukurlah"mana.
"Ngga"mitescere.
"Ga mungkin"mitescere.
"Kenapa,padahal hanya anak kecil bisa bisa nya membunuh flugel,tidak tidak tidak!"mitescere.
Di selubung cerita itu,mitescere panik dan gila karena flugel yang ia panggil dengan semudah itu di hancurkan oleh anak muda.
Agate menghampiri mitescere yang dengan depresi dengan mana yang mengikuti dirinya.
"Menyerahlah,mitescere,kau tidak perlu terus terusan memaksa dirimu,beritahu aku,siapa yang menyuruh mu?"agate.
"Tidak tidak tidak tidak,tidak mungkin!"mitescere.
Setelah dia menyuruh mitescere untuk menyerah dia tersadar akan sesuatu,ya ibunya.
"Mana,buka kan jeruji penjara di sana"agate.
"Baik"mana.
__ADS_1
Setelah dia menyuruh mana untuk membuka sel penjara setiap orang orang desa,dia menoleh kembali ke arah mitescere.
"Menyerahlah,mitescere,kau sudah kalah"agate.
"Ngga mungkin,mustahil,MUSTAHIL,MUSTAHIL!!"mitescere.
Dalam sekejap mitescere berteriak "mustahil" dan mengeluarkan aura cahaya di sekitar nya,namun hal itu di hentikan oleh seseorang dengan kostum aneh yang menembakkan sihir ke arah mitescere.
"Jika diteruskan maka akan mengacaukan semua nya"???.
Mitescere terjatuh dengan armor yang utuh di tubuh nya,namun terdapat lubang di plat dada nya.
"Apa kau sadar apa yang kau lakukan?!"agate.
"Semua ini tidak ada masalahnya dengan mu"???.
"Sialan!"agate.
Agate mengejar lelaki itu yang mengeluarkan kabut hitam di sekitar dan menghilang dalam sekejap lalu mengucapkan.
"Kita akan bertemu lagi"???.
Sesosok itu pergi dengan meninggalkan jejak pembunuhan yang tidak layak dilihat,Agate bergegas ke arah ibunya yang sedang di bawa oleh mana.
"Ibu! Ibu,apakah ibu baik baik saja? Tidak ada luka kan?"agate.
"Tenang lah anakku,ibu baik baik saja"ibu agate.
"Mana,bawa ibuku ke aula desa"agate.
"Baik,kemari bu"mana.
Mana membawa ibu agate ke aula desa,sedangkan agate menuju ke para warga yang baru saja keluar dari sel.
"Wahai tuan-tuan dan nona-nona,aku sarankan kalian untuk ke aula desa sekarang"agate.
"Kenapa kami harus mengikuti perintah mu?!"penduduk.
"Ya!,ya kenapa?"penduduk.
"Jika begini terus mungkin saja mereka dalam bahaya,pikirkan sesuatu,pikirkan!"gumam agate.
Dalam pikiran yang cemas dia harus memikirkan keamanan dari warga desa namun mereka tidak mau mendengar nya,dalam ketegangan ini datang umino dari belakang agate.
"Tuan-tuan,dengarkan lah kata anak muda ini,dia telah membantu kita,oleh sebab itu kita harus pergi ke aula secepat nya"umino.
Mereka semua setuju dan berjalan menuju aula desa dengan tergesa-gesa,dengan kebaikan umino agate terbantu sekali lagi setelah 16 tahun tidak bertemu dengan umino.
"Terima kasih,guru"agate.
"Hahaha,tidak apa apa,kamu agate kan? Meski merubah penampilan tapi kebaikan mu masih saya kenal"umino.
"Iya,guru"agate.
Perbincangan hangat guru dan murid ini seketika menjadi tegang karena wajah umino yang mulai serius.
"Jadi... Yang melawan mu tadi jangan bilang crusader kerajaan?"umino.
Dengan wajah terkejut agate dia menoleh ke arah umino dengan ekspresi panik.
"Dari mana... guru... tahu?"agate.
Agate menggeleng-gelengkan kepala nya secara tiba tiba dan menoleh lembali ke arah umino.
"Ya,benar aku tidak tahu apa yang mereka inginkan dari ku,tapi sepertinya warga desa ini tidak boleh tinggal disini lagi,mungkin aja akan ada yang menyerang kembali"agate.
"Hmmm,ada benar nya.kamu ini,padahal baru saja masuk akademi sihir 3 hari yang lalu,sudah membuat masalah saja"umino.
"Ehehehe"agate.
"Baiklah aku akan pergi ke aula desa,sebaiknya kamu memberi respon baik terhadap warga desa supaya mereka mempercayai mu"umino.
"Baik,guru"agate.
Umino berjalan santai ke arah aula desa,setelah berbincang dengan umino,agate mulai memikirkan apa yang membuat nya di incar sebelum nya.
__ADS_1
"Sebentar,padahal aku sudah berbuat baik untuk menangkap bandit bandit itu,tapi kenapa the purify mengincar ku? Lalu purify berasal dari mana? Terus lagi kenapa mereka mengejar ku,bahkan membahayakan desa ku?"agate.
Dalam kebingungan dan bergumam akhirnya ada suara seorang gadis yang menjawab pertanyaan agate.
"Itu karena... Mereka mengincar di dalam tubuh mu"???.
Agate terkejut dan mencoba menoleh namun jari dari gadis berjubah itu menahan kepala agate.
"Jangan menoleh"???.
"Siapa kau,darimana kau datang?"agate.
"Ra... ha... si... a,jadi kau ingin bertanya apa yang mereka cari dari mu?"???.
Gadis itu bertanya balik ke agate yang sedang mencoba perlahan lahan untuk menoleh namun selalu gagal karena gadis itu selalu menahan jari nya di belakang kepala agate,lalu agate menjawab pertanyan gadis tersebut.
"Iya,aku ingin tahu apa yang mereka inginkan dari ku,sampai-sampai mengincar desa ku"agate.
"Aku sudah menjawab itu sebelum nya,mereka mengincar yang ada di dalam tubuh mu"???.
~
~
~
"Di dalam tubuh ku? Apa yang kau maksud?"agate.
Agate bertanya tanya dalam keterkejutan,apa yang di maksud dari kata tersebut seakan ada sesuatu yang berbahaya yang berada di dalam tubuh dia.
"Di dalam tubuh mu ada sesuatu energi kuat yang mungkin saja di inginkan oleh mereka"???.
"Dan crusader tersebut berasal dari sini,tempat ini"???.
"Kerajaan ingril"???.
"A.. apa?"agate.
Agate terkejut yang kesekian kali nya karena mendapati fakta bahwa kerajaan yang berada dekat desa nya adalah musuh utama nya.
Tidak mungkin sebuah kerajaan bermartabat dan religius memiliki hal gelap seperti ini,apa ini,kejahatan buruk apa ini,mungkin itu yang berada di pikiran agate kali ini.
Sentuhan jari dari gadis berjubah itu mulai tidak terasa dan ini kesempatan bagus bagi agate untuk mengetahui siapa yang menjawab pertanyaan dia,ia lalu menoleh dan mendapati bahwa tidak ada siapa siapa di sana.
"Menghilang?"agate.
"Tidak tidak,ini bisa saja berita buruk aku harus memberitahu warga secepatnya"agate.
"Semoga ini membuat mu mengetahui kisah kelam masa lalu,ketua"???.
Agate berlari menuju ke aula desa dan gadis itu mengawasi diam diam agate dalam kegelapan, lalu menghilang begitu saja.
Sesampai nya agate di depan jalan aula desa terdapat mana yang gelisah menunggu agate dengan menundukkan kepala nya,meski gelisah tetap saja dirinya sangat cantik,agate menghampiri mana yang sedang gelisah.
"Mana,bagaimana dengan keadaan ibuku?"agate.
Mana akhirnya memandang kembali wajah agate dan tersenyum.
"Ibu mu baik-baik saja agate"mana.
"Syukurlah, ngomong-ngomong"agate.
"Hmm?"mana.
"Apa yang kau gelisahkan? Ah aku tidak bermaksud menyinggung tapi aku sedikit khawatir"agate.
Mana terkejut dengan wajah kebingungan dan melihat agate dengan senyum grogi nya,mana tersenyum lalu menjawab.
"Aku baik-baik saja,aku hanya khawatir kamu tidak datang hehe,cepat masuk agate mereka menunggu kamu"mana.
"Syukurlah,baik lah aku akan masuk"agate.
Agate tersenyum berani dengan gagah memasuki aula desa dan berada tepat di atas sebuah panggung.
"Warga desa sekalian,kerajaan ini.. sudah tidak aman lagi..."agate.
__ADS_1
[Bersambung]