
Perbincangan telah selesai beberapa menit yang lalu,kali ini mereka berada di luar aula desa dengan zero,umino dan satu orang lelaki disana.
"Jadi apakah kamu yakin untuk pergi dari kota ini?"umino.
Umino langsung bertanya kepada agate yang seperti nya yakin untuk itu.
"Iya,karena aku tidak mungkin berada disini kalau kerajaan ini yang mengejar ku"agate.
"Begitu ya,kalau begitu jaga keponakan ku ya,muridku"umino.
"Siap"agate.
Dengan tegas agate mengucapkan siap yang mengejutkan mana di belakang nya dan zero pun sama.
"Lalu,bagaimana cara nya aku pergi? Aku tidak dapat menggunakan kereta kuda"agate.
Dengan wajah sinis dia mengatakan bahwa dia tidak mengerti cara menggunakan kereta kuda,disitulah zero datang dan mengatakan.
"Tenang saja,aku punya kenalan yang bisa membawa mu kemana saja"zero.
Zero mengucapkan itu dan menunjukkan jempol nya ke arah belakang yang mengarah ke lelaki yang langsung menyapa mereka berdua.
Lelaki dengan penampilan seperti bangsawan dan beberapa corak biru di sekitar nya lalu ada lencana aneh yang terpasang di dada nya dan gaya rambut yang sedikit acak-acakan berwarna oranye,mata berwana kuning sambil tersenyum.
"Hi,perkenalkan aku adalah kurazell kaminari,seorang penunggang kereta kuda"kurazell.
Kurazell langsung memperkenalkan nama nya dengan ramah dan menjulurkan tangan nya untuk menjabat tangan.
"Ah untung lah,aku agate dan ini mana"agate.
Agate langsung menerima ajukan salam kurazell dan tersenyum ramah kepada kurazell.
"Dengan ini kalian bisa pergi dengan aman,karena kurazell sendiri adalah penyihir yang hebat"zero.
"Terima kasih,zero"agate.
Sebelum dia berangkat agate pergi berjalan ke tempat para warga bersiap siap bersama mana di belakang nya,dia bertemu dengan ibu nya lalu menyapa.
"Ibu,aku akan pergi menuju barat,ibu hati-hati di jalan ya"agate.
"Tenang saja,ibu akan aman,kamu tidak perlu panik begitu"ibu agate.
"Iya juga,kalau begitu aku akan pergi ya bu"agate.
"Baik, hati-hati di jalan ya nak"ibu agate.
Agate berbalik badan dan segera berjalan ke kereta kuda nya dengan wajah sedih karena harus meninggalkan ibu nya.
"Aku akan menjaga anak ibu dengan baik"mana.
Mana membungkukkan badan,ibu agate menanggapi nya dengan baik.
"Jaga dia baik-baik ya"ibu agate.
Mana berdiri kembali dan berjalan mengikuti agate.
"Kamu harus menjadi seperti ayah mu,mencari keadilan"ibu agate.
"Pasti kamu sedang memperhatikan mu dari jauh,ya kan?"ibu agate.
Mana sedikit menoleh ke arah ibu agate yang mengucapkan sebuah kata,sayang nya tidak terdengar oleh mana tapi dapat terasakan.
"Aku sudah siap"agate.
"Baiklah,kurazell.antarkan mereka dengan aman ya"zero.
"Baik,nona zero"kurazell.
"Oi jangan mengucapkan itu ketika berada di luar"zero.
"Maafkan aku,nona"kurazell.
"Oiiiii"zero.
Kurazell dengan diam-diam bercanda dengan zero dan hal ini sedikit membuat agate dan mana tertawa,lalu mereka di tuntun jalan menuju ke kereta kuda yang sudah siap,kereta kuda sederhana dengan beberapa interior klasik di dalam nya.
"Ini sudah seperti membawa seorang bangsawan,hei kau benar-benar pembawa kereta kuda? Atau seorang pembantu bangsawan?"agate.
Agate mencibir ke arah kurazell dengan kecurigaan,kurazell menjawab dengan tawaan santai lalu mengatakan.
__ADS_1
"Aku memang benar-benar seorang penunggang kereta kuda,tapi kereta ini milik zero,entah dari mana"kurazell.
"Ouh begitu baik lah.mana,ayo"agate.
Agate mengajak mana untuk masuk ke dalam kereta kuda namun dia berhenti di depan pintu dan menggeserkan badan nya ke samping sambil menjulurkan tangan nya ke arah pintu.
"Ladies first"agate.
Dengan wajah tersipu malu dan terkejut mana masuk dengan pelan pelan.
"Bisa aja kamu,agate"mana.
"Hehehe"agate.
Kereta kuda bersiaga dengan perlahan lalu menggertakkan kaki nya dan berjalan dengan tenang.
~
~
~
Perjalanan yang tenang,serasa semua pertarungan sebelum nya telah terbayarkan dengan pemandangan perjalanan dan ketenangan saat ini.mana sedang melihat lihat keluar jendela,namun ada sedikit yang membuat agate terpikirkan.
"Hei,tuan kaminari"agate.
"Panggil kurazell saja"kurazell.
Kurazell langsung menyela dan menginginkan agate untuk memanggil nya kurazell daripada kaminari.
"Baiklah,kurazell bagaimana awal mula pertemuan mu dengan zero?"agate.
"Ah... Kalau ku pikir pikir,itu cukup lama.waktu aku masih kecil aku tidak mengetahui apa-apa,aku tiba tiba saja berada di gang pasar kosong disaat hujan dan pada saat itu aku tidak berpikir apapun karena tidak mengerti apa yang terjadi,lalu datanglah dia zero yang membawa ku kesuatu tempat dan merawat ku,mungkin seperti itu cerita nya"kurazell.
"(Aku bertaruh pasti zero masih tetap sama seperti sekarang)"agate.
Agate menyeleneh di dalam batin nya yang menganggap zero masih sama dan tidak berubah mau bagaimana pun dia adalah abadi.
"Ah ngomong-ngomong,aku memiliki sebuah kemampuan.aku tidak tahu mendapatkan nya darimana,kemampuan ku ini adalah semacam memancarkan listrik,lihat?"kurazell.
Kurazell memperlihatkan tangan nya yang tiba tiba saja mengeluarkan semacam sengatan listrik yang bercahaya kuning.
"Oh,iya benar"agate.
"Sebab itulah nama ku diberikan oleh zero sebagai kurazell kaminari"kurazell.
"Pantas saja"agate.
"Agate..."mana.
"Ya?"agate.
"Apa yang kalian bicarakan daritadi? Aku penasaran"mana.
Mana cemberut karena tidak dapat mendengar pembicaraan sebab melihat pemandangan.
"Ah... Tadi aku berbicara pertama kali kurazell bertemu dengan zero"agate.
"Oh gitu... Ah iya.agate,agate kemari lihat ini"mana.
Mana meminta agate untuk melihat ke luar jendela.agate menuruti nya dan berjalan membungkuk ke arah mana dan melihat pemandangan yang begitu indah dari atas bukit agate dan yang lain nya berjalan.
"Wah! Indah sekali"agate.
"Iya kan,hehehe"mana.
Mereka menikmati perjalanan dengan tenang,sementara itu kurazell yang melihat mereka bersenang-senang juga ikut senang dan kurazell tetap melanjutkan perjalanan nya.
Malam pun tiba dengan cuaca malam saat ini sangat indah dan sedikit dingin,kurazell memberhentikan kuda nya di tepi jalan tepat di atas pohon.
"Kenapa berhenti,kurazell?"mana.
"Ah kita akan beristirahat disini karena sudah malam"kurazell.
"Aku akan menyiapkan tenda kalian tunggulah di dalam"kurazell.
Kurazell turun dengan membawa perlengkapan yang dia simpan di dalam sebuah kotak di bawah bangku pengendara,lalu ketika ia ingin membawa barang barang itu terdapat agate dan mana yang berada di depan nya.
"Bukan nya aku menyuruh kalian tunggu di dalam?"kurazell.
"Tidak,aku tidak mendengar nya ya kan,mana?"agate.
__ADS_1
"Iya,iya"mana.
Dengan muka lesu dan senyuman dia merasa seperti akan di bantu oleh mereka,dia mengangkat kembali kepala nya dan melihat ke mereka.
"Aku akan membantu mu"agate.
"Iya aku juga"mana.
"Ah... Baiklah kalau itu mau kalian"kurazell
Mereka tertawa bersama hal ini membuat kurazell senang dan berkata dalam hati "(ternyata benar katamu zero,mereka berdua orang baik dan akrab)"ucap nya.mereka membantu membangun tenda dan tenda pun akhirnya selesai di bangun.
Tidak lupa kurazell membawa beberapa kayu bakar yang berada di bawah bangku pengendara yang sudah dia siapkan dari awal.
"Aku tidak menyadarinya,ternyata kurazell menyiapkam semuanya dari awal"agate.
"Untuk persiapan,karena mungkin saja jauh"kurazell.
"Lalu bagaiman untuk menghidupkannya"mana.
"Tenang ada aku,fire"agate.
Agate tanpa basa-basi langsung saja mengeluarkan sihir api yang meluncur ke arah kayu bakar.dengan cepat api melahap kayu bakar tersebut,lalu mereka duduk berjarak dari kayu bakar tersebut.
Dengan kesunyian yang tenang ini serasa seperti kecanggungan akan hadir sebentar lagi.namun dengan secara tiba tiba miyuki datang.
"Yo,kawan apa kabar?"miyuki.
"Oh,miyuki,apa kabar?"mana.
"Miyuki? Bukan nya dia agate"kurazell.
"Tidak,tidak aku adalah miyuki teman terbaik agate yang berada di dalam tubuh nya"miyuki.
"Apa maksudnya? Jadi agate memiliki beberapa kepribadian atau apa?"kurazell.
Dengan wajah kebingungan seakan tidak percaya bahwa yang di depan nya adalah orang yang berbeda,mana dengan santai mengatakan.
"Biarkan miyuki yang memberitahu masalah nya"mana.
"Jadi... Bagaimana ya mengatakan nya.aku tidak sengaja menimpa jiwa ku dengan jiwa agate,itu yang menyebabkan sekarang dia punya 2 jiwa yaitu jiwa ku dan dia"miyuki.
"Ah,kukira itu hanya mitos biasa ternyata itu benar-benar terjadi"kurazell.
"Namun aneh.."miyuki.
Miyuki dengan wajah kebingungan mulai merasa curiga dengan di dalam tubuh agate.
"Di dalam tubuh agate terdapat mana yang di luar batas atau tanpa batas dan adalagi 2 jiwa yang berada di dalam nya.aku curiga ini akan menyebabkan keburukan"miyuki.
"Sungguh diluar dugaan,apakah agate memiliki 4 jiwa dalam 1 tubuh?"kurazell.
"Itu yang ku khawatir kan"miyuki.
Pembicaraan ini sangat serius sampai mereka berdua tidak menyadari bahwa mana sudah tertidur dan bersandar di samping agate.
Miyuki yang menyadari ini dengan lekas mengatakan.
"Agate,ini giliran mu"miyuki.
Miyuki dan agate berpindah posisi jiwa dan agate kembali dengan aman.
"Ah... Dia sudah tidur.memang wajah tidur nya imut"agate.
"Kau kenapa? Kau terlihat sangat kaget"agate.
Wajah kurazell terkejut di luar batas,karena baru pertama kali dia melihat orang dengan santai nya mengganti posisi jiwa.dia menggelengkan kepala nya lalu mengatakan.
"Ah,tidak apa-apa"kurazell.
"Mari kita tidur di tenda,sudah terlalu malam"kurazell.
"Ah ide bagus"agate.
Agate megendong mana yang sudah tertidur lelap di pangkuan nya.sungguh kuat seakan tubuh mana ringan bagi nya,dia membawa mana kedalam tenda dan menidurkan nya.
"Selamat malam,kurazell"agate.
"Selamat malam,agate"kurazell.
Malam yang cukup tenang dan suara pun tidak terdengar setelah agate tidur.
__ADS_1
[Bersambung]