
...Di Kota Neo, dalam sebuah toko yang penuh dengan dekorasi ukiran batu giok....
...Seorang pemuda sedang memegang batu giok zamrud, pria itu berpakaian biasa, penampilannya sangat tidak cocok dengan interior mewah toko....
...Penggemar batu giok yang berada di dalam toko memandang rendah pemuda itu, orang seperti itu tidak pantas berada disini....
...Melihat sekilas saja sudah tahu kalau pemuda ini hanya punya beberapa uang receh, berani - berani nya dia datang ke tempat semewah ini?...
..."Broom ! Broom !", Pada saat ini, diluar terdengar suara deru mesin mobil, Jalan raya menjadi heboh dan para pejalan kaki pun menghindar....
...Sebuah Bentley cokelat dengan lima mercedes benz hitam di belakangnya parkir di depan toko batu giok tersebut....
__ADS_1
...Ketika pintu mobil terbuka, sepuluh pengawal berpakaian hitam mengelilingi seorang pria yang beraura luar biasa, lalu mereka jalan memasuki toko, Semua pelanggan toko terkejut. Tokoh besar dari mana ini? Kalau bisa berteman dengnnya.......
...Pria berpakaian rapi itu masuk ke dalam toko lalu melihat sekeliling. Ketika dia melihat pria itu, wajahnya langsung berseri - seri. pria itu segera menghampiri pemuda tersebut....
...Ketika pemuda berpakaian biasa itu berdiri di sebelah pria tersebut, dia terlihat seperti bawahan si pria, Akan tetapi, pria yang beraura luar biasa dan berpakaian rapi ini malah bersikap sangat sopan kepada si pemuda itu....
..."Tuan Muda Valentino, ini sudah ke lima kalinya saya mengundang anda. Sekarang keluarga Wijaya sudah tidak mempunyai pemimpin sedangkan anda satu - satunya penerus"...
...Valentino masih memainkan batu giok tersebut di rak, lalu membalikkan badan dan berkata pada pria itu. "Keluarga Wijaya tidak ada pemimpin? Apa hubungannya dengan anak buangan sepertiku?"...
...Pria itu dengan pasrah menjawab "Tuan Muda Valentino, anda adalah keturunan langsung Keluarga Wijaya. Aku tidak suka berebut dengan orang. Mau itu status ataupun kekayaan keluarga, aku bisa menyerahkannya. Meskipun begitu mereka tetap merasa aku merebut posisi kepala keluarga, jadi mereka mengusirku dari keluarga."...
__ADS_1
..."Waktu itu Keluarga Wijaya yang memaksa ku keluar, Sekarang Keluarga Wijaya dalam bahaya, jadi ingin aku kembali? Hmph, Kalian pikir aku ini anjing yang bisa di suruh - suruh?"...
..."Tapi, benar juga karena di usir dari keluarga tidak ada bedanya dengan anjing Terlantar. Tolong Keluarga Wijaya jangan menggangguku lagi, aku lebih suka sendirian." Setelah itu, Valentino mengambil batu giok yang sudah dibungkus, lalu pergi. Valentino sama sekali tidak melirik ke arah mobil Bentley yang seharga beberapa miliar itu....
...Pria itu terlihat sedih, dia membuka mulutnya tanpa mengatakan sepatah kata pun, akhirnya dia menghela napas. "Sudah beres?" Pria itu menatap pemilik toko. "Tenang saja, Bos. Batu gioknya sudah ku ganti dengan yang kamu bawa," jawab pemilik toko, pria itu menganggukkan kepala....
...Walaupun Valentino tidak mau kembali ke Keluarga Wijaya, Bagaimanapun juga, kini Valentino satu-satunya keturunan langsung dari Keluarga Wijaya. Tidak peduli Bagaimana kehidupan Valentino, Tapi mulai hari ini semuanya berubah....
..."Tuan Muda Valentino, Keluarga Wijaya telah ada selama tiga ratus tahun, tidak boleh hancur begitu saja. Jadi, tolong jangan salahkan aku" kata pria itu....
...Kemudian dia membuat panggilan dan tanpa basa-basi berkata, "Besok adalah perayaan perusahaan tempat Tuan Muda Valentino bekerja, siapkan hadiah yang mewah."...
__ADS_1