
James tertawa sinis dalam hati melihat Adi yang mengangguk dan mengakui apa yang dikatakannya
Adi ini benar-benar pecundang sejati, dia jelas-jelas tahu apa yang terjadi, tetapi tidak bisa menjelaskannya, lagipula kalau dia bisa menjelaskannya, Sonia juga tidak akan mempercayainya
Tadi pagi, dia memang ingin melimpahkan kesalahan ini kepada Adi, dengan begitu dia bisa memiliki televisi tersebut tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun.
Sebenarnya dia sudah mempersiapkan banyak alasan, tetapi melihat reaksi Adi, dia merasa kalau dia sama sekali tidak memerlukannya lagi, orang tidak berguna ini sudah mengakuinya sendiri
“Adik, yang kamu katakan memang benar, orang seperti ini benar-benar sangat licik, kamu tidak boleh membiarkannya tinggal di rumah ini.” Kata James.
“Kakak Wang, kali ini terima kasih banyak, kalau bukan dirimu, aku tidak akan tahu kalau Adi si orang tidak berguna ini ternyata sangat licik, dan mulai mengincar harta benda keluarga kami.” Kata Sonia dengan penuh rasa terima kasih.
“Adik, tidak perlu berterima kasih, hanya saja televisi tersebut sudah dirusak oleh Adi, aku tadinya mau memberikan uangnya pada kalian tapi sepertinya sudah tidak bisa, nanti aku masih harus menyuruh orang untuk memperbaiki televisi tersebut, dengan perkiraan biaya yang tidak sedikit.”
James dengan wajah polos, berkata seolah-olah Sonia masih harus memberikan biaya ganti rugi kepadanya.
Mendengar James yang tidak berencana untuk memberinya uang, rasa terima kasih Sonia padanya langsung hilang, tetapi yang dikatakan James tidak salah, dalam masalah ini memang tidak seharusnya memintanya untuk membayar uang tersebut.
Dia melimpahkan semua tanggung jawabnya kepada Adi, sekarang sepertinya, Adi lah yang membuatnya mengalami kerugian sebesar 82 juta rupiah.
“Dasar orang tidak berguna, tidak tahu bagaimana berusaha untuk maju, hanya tahu mengincar uang keluargaku, sekarang malah membuatku mengalami kerugian sebanyak 82 juta, coba kamu katakan padaku, bagaimana dengan uang-uang itu! Sonia memelototi Adi.
“Televisi itu bukan aku yang merusaknya, atau dengan kata lain televisi itu sama sekali tidak rusak.” Kata Adi dengan tenang.
“Apa maksudmu? Apa kamu sedang mengatakan kalau aku berbohong? Aku sudah berumur, apa perlu karena uang 82 juta aku memainkan trik seperti ini? Sonia, jika kamu mencurigaiku, sekarang juga ikut aku kerumahku, kita liat apakah televisi itu memang rusak atau tidak!” Kata James menantang.
Melihat James yang sangat cemas, Sonia langsung berkata dengan suara lembut, “Kakak Wang, kamu jangan marah, Adi orang seperti apa kamu juga tahu, jangan memasukkannya ke dalam hati, tentu saja aku mempercayaimu.”
__ADS_1
James mendengus, lalu mengibaskan tanganya dan berkata dengan nada dingin, “Aku tidak akan berlama-lama di sini lagi, jika kalian tidak mempercayaiku, kalian boleh datang ke rumahku kapan saja, jika aku terus berada di sini, mungkin saja aku juga akan dituduh telah melakukan kejahatan lain.”
Setelah menyelesaikan kata-katanya, dia langsung berbalik badan dan keluar dari rumah Sonia dengan wajah tertindas
Sonia cepat-cepat pergi untuk mengantarnya, dia terus berbicara dengan kata-kata manisnya.
Sebenarnya dia juga mencurigai kalau James tidak ingin memberinya uang, jadi sengaja mengatakan kata-kata seperti itu.
Tetapi karena dia orang yang sangat gengsi, selamanya tidak akan mengatakan hal buruk tentang kerabatnya.
Dan lagi dari pada dia mencurigai James, dia lebih memilih percaya kalau Adi adalah orang hina yang mengincar harta keluarga mereka.
Setelah mengantar James, Sonia mengunci pintu rumahnya, dengan penuh kebencian melihat Adi.
“Kamu membuatku rugi 82 juta, uang ini tidak akan kubiarkan hilang begitu saja dan lagi kamu tinggal makan dan minum begitu lama, jadi jika dijumlahkan maka total yang harus kamu berikan padaku adalah 400 juta, lalu kamu juga harus bercerai dengan Christy dan keluar dari rumah ini.” kata Sonia tanpa belas kasihan.
“Christy, orang ini kelihatannya sangat pengecut dan tidak ada keberanian, tetapi siapa yang tahu apa yang dipikirkannya. Uang itu berjumlah 82 juta, kamu tidak mungkin menyuruhku untuk melihat kerumahnya, jadi uang ini, Adi yang harus membayarnya.”
Christy bisa merasakan ketidakadilan yang diterima Adi, dia akhirnya mengerti bagaimana pahitnya kehidupan Adi saat berada di keluarga Kusnadi beberapa tahun ini.
“Televisi itu Adi yang membelinya, walaupun memang dia yang merusaknya, dia juga tidak perlu membayar ganti rugi.” Kata Christy dengan sangat marah.
Sonia memperlihatkan ekspresi wajah yang menghina, lalu berkata, “Christy, walaupun kamu ingin membantunya bicara tetapi juga tidak perlu sampai berbohong, beberapa tahun ini dia makan saja menggunakan uang kita, dari mana dia punya uang sebanyak itu untuk membeli televisi semahal itu, kalau bukan kamu yang mengeluarkan uang.”
Christy merasa kalau Sonia sedikit keterlaluan, sekarang tidak peduli apa yang dia katakan, Sonia tetap saja akan menganggap kalau orang yang bertanggung jawab sepenuhnya atas insiden ini adalah Adi.
Sonia lalu melihat lagi ke arah Adi, dan berkata, “Kamu benar-benar tidak berguna, saat ketemu masalah, putriku juga yang membantumu bicara, jika kamu memang punya kemampuan membeli televisi semahal itu, putriku tidak akan hidup susah denganmu.”
__ADS_1
“Uang itu, aku akan membantumu mendapatkannya,” Kata Adi.
Sonia melengkungkan bibirnya dan berkata, “Jangan membual lagi di sini, kamu punya kemampuan seperti apa, James adalah penipu yang sangat terkenal, jika kamu bisa mendapatkan uang darinya, matahari pasti akan terbit dari barat.”
Adi dan Christy tidak bisa berkata apa-apa lagi, Sonia jelas-jelas tahu kalau James adalah penipu, tetapi dia masih saja membelanya, gengsi benar-benar membuat orang menderita.
“Masalah mendapatkan kembali uang 82 juta kamu yang mengatakannya, jika kamu tidak berhasil mendapatkannya, maka kamu tidak usah makan sesuap nasi pun, dan kamu juga harus bercerai dengan Christy!” Sonia mengatakan lagi satu kalimat, lalu berbalik badan dan masuk ke kamar.
Irwan Kusnadi melirik mereka dengan tidak berdaya, lalu menghela nafas dan ikut balik ke kamar.
Tidak peduli kapanpun, dia hanya bisa menghela nafas, jika dibandingkan dengan Adi, dia lebih pantas disebut sebagai pria yang bergantung pada wanita yang sesungguhnya.
“Adi, aku benar-benar minta maaf, ibuku terlalu kekanak-kanakan, aku percaya kalau televisi itu bukan kamu yang merusaknya, jadi harap jangan dimasukkan kedalam hati.” Kata Christy dengan ekspresi merasa bersalah.
Adi tertawa dan berkata, “Tidak apa-apa, sudah terbiasa.”
Tidak tahu kenapa, mendengar Adi berkata sudah terbiasa, membuat hati Christy terasa sakit.
“Jangan dipikirkan lagi uang itu aku pasti akan mendapatkannya kembali, kamu tidak perlu khawatir.” Kata Adi, sambil mendorong Christy masuk ke kamar.
Christy mengatupkan bibirnya, dalam hati berpikir, ke depannya jika ada kesempatan, dia pasti akan menebus kesalahannya pada Adi.
Keesokan harinya, setelah mengantar Christy ke kantor, Adi tidak pulang ke rumah.
Dia datang ke komplek James, dia menyipitkan matanya dan melihat ke arah dalam, lalu menelepon Jonathan.
“Bawa anggotamu dan datang ketempat kemarin, hari ini harus mengambil tindakan tegas.”
__ADS_1
Adi bukan orang yang gampang ditindas, dia sudah memberinya kesempatan, tetapi dia tidak menggunakannya dengan baik, jadi sekarang dia akan menggunakan metode khusus.