Menantu Terkaya

Menantu Terkaya
Bab 5 Surat Cerai!!


__ADS_3

...Pernikahan tiga tahun yang lalu sudah cukup membuat malu di Kota Neo. Setelah beberapa tahun berlalu, hal ini sudah hampir di lupakan oleh semua orang. Kalau mereka bercerai, pasti akan menjadi lelucon yang lebih besar lagi....


...Setelah mendengar percakapan mereka berdua, Angel pun menundukkan kepala dan tidak mengatakan apa pun, Valentino juga mendesah dalam hati....


..."Ibu, kalian tidak perlu bertengkar lagi, aku dan Angel akan bercerai." Suara teriakan Mery langsung berhenti, David segera membuka mata dengan besar untuk menatap Valentino. Bahlan Angel pun mengangkat kepalanya....


...Hanya saja, tatapan mata Angel terlihat sangat rumit."Apa yang kamu katakan? Apakah kamu serius?" Mery segera berdiri sambil menatap Valentino dengan senang....


..."Karena aku sudah mempermalukan Keluarga Kusuma, juga membuat Angel menderita, maka aku akan pergi," Kata Valentino dengan pelan....


..."Baik!" Mendengar ucapan itu, Mery sangat senang. Dia segera memalingkan tubuh dan mengambil sebuah berkas dari kamar. Kemudian segera melemparkan kertas di atas meja....


...Dua kata surat perceraian itu terlihat sangat menusuk mata. "Tanda tangan! Tanda tangan sekarang juga!" Mery sudah mempersiapkanya dari awal!...

__ADS_1


...Valentino menarik napas dalam-dalam dan bersiap-siap menandatanganinya....


...Walaupun dia pergi hari ini, dia juga tidak akan pergi selamanya....


...Angel adalah orang yang dia sukai. Setelah dia kembali lagi, dia pasti akan membuat Angel menikmati semua kejayaannya....


..."Aku tidak ingin bercerai" Saat ini, suara Angel terdengar dan membuat gerakan Valentino tiba-tuba berhenti....


...Nada bicaranya sangat tenang, tapi makna di dalam ucapannya sangat tegas....


...Mery sama sekali tidak menyangka dirinya yang terus berusaha mengubah pemikiran David dan Sekarang sudah membuat Valentino hampir menandatangani surat. Tapi, Angel sendiri yang tidak bersedia untuk bercerai....


..."Tidak, meskipun selama tiga tahun ini Valentino tidak memiliki prestasi apa pun, juga tidak melakukan hal besar, dia juga sudah banyak berkontribusi, bahkan dia sendiri yang melakukan seluruh pekerjaan di runah ini"...

__ADS_1


..."Saat kita sedang tidur, dia sudah bangun untuk membuat sarapan. Ketika kamu pergi bermain Mahjong, dia sedang mencuci pakaian dan mengepel lantai. Dari beberapa hal ini, apa yang tidak dia lakukan....


..."Dia memang tidak berkemampuan, tapi selama tiga tahun ini dia tidak pernah membiarkanku kelaparan. Meski aku lembur sampai jam dua belas malam, dia juga akan mengantarkan makanan untukku."...


..."Aku memang memandangnya rendah karena tidak berguna, tapi aku tidak membencinya."...


..."Selain itu, paman tertua juga tidak akan membiarkan kami bercerai. Harga diri Keluarga Kusuma jauh lebih penting dari keluarga kita."...


...Seiring dengan ucapan Angel, seluruh ruangan menjadi hening....


...Tangan Valentino yang sedang menggenggam pena sedikit gemetaran. Dadanya juga berdebar kuat beberapa kali....


...Bahkan, menghadapi orang-orang Keluarga Wijaya, dia juga tidak pernah begitu bersemangat, tapi pada saat ini dia tidak bisa mengontrol perasaannya....

__ADS_1


...Valentino selalu merasa bahwa semua hal yang dia alami dari lecil dan ditambah dengan semua penderitaannya selama tiga tahun ini sudah membuatnya memahami isi hati orang di dunia dan melatih hatinya menjadi sekeras batu....


__ADS_2