
..."Kenapa? Apakah di Keluarga Kusuma yang begitu besar ini tidak ada orang yang berani membahas kerja sama dengan Keluarga Wijaya?" Setelah melihat tidak ada yang berbicara, Nyonya Besar Kusuma pun marah....
...Nyonya Besar tidak senang jadi semua gugup, tapi tidak ada yang menjabnya....
...Biasanya, mereka rela berebutan sampai terluka untuk hal yang dapat membuat prestasi dan di sukai oleh Nyonya Besar....
...Namun sekarang, mereka semua sudah gagal membahas bisnis dengan Maple Rain Real Estat jadi siapa lagi yang berani pergi membahas bisnis ini?...
...Di sana menjadi sunyi, tidak ada yang berani berbicara, bahkan Robert yang biasanya aktif juga terdiam....
...Saat ini, Angel tiba-tiba berkata, "Nenek, bagaimana kalau aku mencobanya"...
...Saat Angel mengatakan ini, jantungnya berdetak kencang ....
...Angel sama sekali bukan ingin menunjukkan kemampuannya, tapi sebelum datang ke pertemuan hari ini, Valentino memberi tahu dia kalau itu melibatkan pembahasan kerja sama dengan Maple Rain Real Estat, maka ambil saja....
...Saat itu, Angel sama sekali tidak memedulikan perkataan Valentino, dia hanya mendengus, lalu pergi....
__ADS_1
...Namun sekarang, entah kenapa Angel teringat dengan Kata-kata Valentino dan secara tidak sadar berbicara....
...Mjngkin karena hari itu Valentino menyeka air mata Angel dengan lengan bajunya....
...Mungkin karena hari itu Valentino mengatakan bahwa selama itu hal yang diinginkannya, msekipun bintang dilangit, juga akan dia petik untuknya....
...Jadi, ketika tidak ada yang berani mengambil kekacauan ini. Angel pun angkat bicara....
..."Kamu?" Nyonya Besar Kusuma melirik ke arah Angel dengan sedikit ketidaksabaran di matanya....
...Ketika Tuan Besar Kusuma masih hidup, dia memanjakan dan mendidik Angel, seolah-olah melatih Angel sebagai penerusnya....
...Dia sama sekali tidak pernah memandang Angel dan sama sekali tidak percaya bahwa Angel memiliki kemampuan begitu....
..."Angel, kamu pikir kamu siapa? Maple Rain Real Estat itu bukan perusahaan kecil!"...
..."Haha, tidak tahu diri, apa kamu begitu ingin mrnunjukkan dirimu didepan Nenek? Kalau punya kemampuan seperti ini, mending kamu cari suami yang baik saja!"...
__ADS_1
..."Apakah ada yang merasa cemburu karena Keluarga Wijaya memberikan mahar pada wanita dari Keluarga Kusuma?"...
...Begitu Angel mengatakan ini, semua orang menglritik dengan cemooh. Bisa-bisanya Angel ingin melakukan hal yang tidak bisa mereka lakukan?...
...Angel dipenuhi dengan rasa kesal dan marah mendengar ejekan semua orang, tapi dia tidak dapat membantah dan segera bersiap untuk menyerah....
...Dia tidak seharusnya percaya dengan omong kosong Valentino. Jelas-jelas Valentino sudah menjadi orang tak berguna selama tiga tahun ini, bagaimana mungkin bisa berubah hanya dengan satu kalimat yang dia ucapkan?...
...Mesmipun dia berubah, dia juga tidak dapat membuat keputusan untuk kerja sama Maple Rain Real Estat....
...Robert memutar matanya dan tiba-tiba berkata, "Eh! Tidak bisa bilang begitu juga. Bagaimanapun iuga, Angel adalah orang yang bertanggung jawab atas lokasi konstriksi perusahaan kita."...
...Semua orang mencibir untuk sementara waktu, hal seperti memakai helm dan panas-panasan untuk memeriksa lokasi konstruksi juga hanya Angel yang mau melakukannya....
..."Angel, bukankah kamu selalu merasa perusahaan memperlakukanmu dengan tidak adil? Kalau begitu, kali iji kami benar-benar bersedia memberimu kesempatan, tapi ini tergantung padamu bisa membuktikan dirimu atau tidak."...
...Robert berfikir dengan sangat sempurna. sekarang tidak ada yang mau mengambil masalah yang sulit ini dan kebetulan bisa melemparkan maslah ini pada Angel....
__ADS_1
...Kalau saat itu kerja sama tidak ini tidak berhasil, maka Angel akan sangat malu dan Nyonya besar tahu konsekuensinya....
...Nyonya Besar Kusuma menghargai Robert. Jadi setelah Robert mengatakan ini, Nyonya besar hanya menatap Angel tanpa ekspresi dan tidak mengatakan sepatah katapun....