
..."Kita punya banyak tamu penting di luar, kalian ribut apa disini?" Pada saat ini, seorang pria paruh baya berjalan masuk. Prua paruh baya ini mengenakan setelan buatan tangan yang sangat bagus, rambutnya disisir ke belakang, dia berpakaian seperti orang sukses....
...Bobby Kusuma, CEO Grup Kusuma saat ini, dia juga adalah ayahnya Robert. Lalu juga karena Bobby, barulah Robert berani bertindak semena-mena....
..."Paman."...
..."Ayah."...
..."Kakak."...
...Robert beserta anggota Keluarga Kusuma lainnya langsung menyapa Bobby dengan hormat. Bobby menganggukkan kepala tanpa ekspresi. Ketika dia melihat Valebtino dan Angel, tatapan Bobby terlihat kesal....
..."Perayaan perusahaan sudah dimulai, kalian ikut aku keluar," ucap Bobby. Setelah itu, Bobby berbalik dan keluar. Orang-orang juga segera mengikutinya....
..."Minggir." Robert menyenggol Valentino, tatapan terlihat mengejek....
...........
..."Keluarga Wisata memberikan Lukisan Kaligrafi dari pelukis ternama. Semoga Grup Kusuma semakin makmur!"...
..."Grup Amazon memberikan Patung Katak Emas. Semoga Grup Kusuma semakin kaya!"...
..." Grup Kingston memberikan Patung Dewa Kekayaan. Semoga bisnis Grup Kusuma semakin lancar...."...
...Setiap perusahaan Besar dan Kecil dari Kota Neo mulai memberikan hadiah ulang tahun. Satu wajah Bobby memerah, dia merasa ini semua sangat berharga dan tidak bisa berhebti tersenyum....
...Suasana sangat meriah, semua orang terlihat sedang tersenyum. Kemudian, tidak tahu apakah ini sengaja atau tidak, tapi Valentino dan Angel diposisikan dipaling belakang....
..."Untuk yang terakhir, dipersilahkan kepada saudara jauh Keluarga Kusuma, David Kusuma untuk mempersembahkan hadiahnya," Seru orang yang bertugas untuk membuat pengumuman....
...Ketika Melihat Valentino melangkah maju dengan bingkisan biasa di tangan, anggota Keluarga Kusuma beserta wakil perusahaan besar dan kecil semuanya tersenyum mengejek....
__ADS_1
...Bagaimanapun juga, Valentino, si menantu yang tidak berguna sangat terkenal di Kota Neo....
...Memangnya orang seperti dia bisa memberi hadiah bagus seperti apa?...
...Senyuman sinis mendekorasi wajah Robert. Membiarkan Valentino menjadi orang terakhir yang memberi hadiah tetlntu saja itu adalah ide Robert....
...Dia ingin semua orang melihat Valentino mempermalukan diri sendiri. Valentino meletakkan bingkisan itu di atas meja, kemudian perlahan-lahan membukanya....
...Cing! Terlihat ada kilatan cahaya melintas, semua orang pun terdiam. Di dalam bingkisan itu terdapat batu giok singa putih dan mulus. Ia duduk dengan tenang di dalam, terlihat sangat mendominasi....
...Semua orang tercengang. Benda itu bukan giok biasa!...
...Lagi pula, mereka semua itu adalah orang kaya, jadi setidaknya mereka tahu bahwa giok singa itu sangat berharga....
...Apa orang tak berguna dan miskin seperti Valentino ini sanggup membeli benda yang begitu berharga?...
...Semua orang, termasuk anggota Keluarga Kusuma termangu bodoh untuk sesaat....
...Benda yang dia pilih adalah seekor giok singa, yaitu hewan mistis dengan kepala naga, tubuh singa, dan sepasang sayap. Sebagai hewan keberuntungan dari zaman kuno, giok singa ini diyakini dapat mengusir roh jahat dari rumah dan membawa keberuntunga. Para pebisnis juga memuja giok singa demi alasan ini....
...Namun, Valentino tahu betul bukan ini yang dia inginkan. Apa jangan-jangan pemilik toko ini memberi barang yang salah?...
...Robert yang sedari tadi terdiam pun sontak berseru dengan marah, "Valentino, sebenarnya apa maksudmu? kamu bahkan membawa patung binatang buas yang jahat seperti giok singa ini?"...
...Semua orang terdiam. Mereka awalnya ingin menertawakan Valenrino karena berfikir pria itu membawa barang murahan....
...Namun, dilihat sekilas saja sudah sudah terlihat bahwa giok singa ini bukan barang biasa. Pasti sangat berharga dan bernilain tinggi. Kecacatan apa lagi yang dapat Robert katakan?...
..."Giok singa ini melambangkan binatang buas pembawa sial! kamu memberikan benda ini artinya sedang mengutuk Keluarga Kusuma agar tertimpa musibah, bukan?"...
..."Kamu ini hanyalah menantu pecundang yang menumpang hidup di Keluarga Kusuma! Kamu hidup dengan mengandalkan kami! Perbuatanmu ini sungguh kejam, apakah hati nuranimu sudah di makan anjing?"...
__ADS_1
...Ekspresi Robert sungguh murka seolah-olah ingin menelan bulat-bulat Valentino. ...
...Dia berpikir bahwa dia bisa menindas Valentino kapan saja selama dia ingin. Akan tetapi, dia sangat marah karena apa yang terjadi hari ini benar-benar diluar ekspektasinya....
...Bukan apa yang Valentino berikan yang menyulut kemarahannya, tapi dia merasa malu karena si pecundang satu itu bisa memberikan sesuatu yang begitu luar biasa....
...Valentino mengernyitkan alisnya sedikit. Robert selalu saja menghalalkan segala cara untuk menindasnya....
...Namun, saat datang Angel sudah bilang bahwa dia harus menahan diri apa pun yang terjadi, jadi Valentino juga tidak akan berhitungan dengan Robert....
...Apalagi situasi juga tidak akan membaik meski Valentino menjelaskannya. Semua orang pasti akan memihak Robert....
...Robert lalu menoleh menatap Bobby, "Ayah! lihat, si Valentino pecundang ini membawa patung ukiran binatang buas di hari seperti ini! kamu tidak akan mempermasalahkannya?"...
...Para perwakilan dari Kekuatan Kota Neo yang lain tidak mengatakan sepatah kata pun karena bagaimana juga, ini adalah masalah Keluarga Kusuma....
...Bobby menatap Valentino dengan alis yang sedukit mengernyit, matanya terlihat agak tidak sabar....
..."Binatang buas seperti giok singa ini melambangkan hanya masuk tidak akan keluar dan akan menelan semuanya. kamu pasti memberikan ini karena kamu ingin merebut harta Keluarga Kusuma dan menguasai keluarga ini, bukan?"...
..."Valentino, ternyata kamu ambusius sekali."...
...Walaupun Bobby adalah seorang CEO dari sebuah perusahaan yang hebat, dia juga tidak memperlakukan Valentino dengan baik hati. Dia menganggap pria itu adalah menantu pecundang yang menumpang hidup di Keluarga Kusuma....
...Semua orang belum merasakan apa-apa ketika Robert mengomeli Valentino. Akan tetapi, mereka semua langsung memihak Bobby begitu dia berbicara....
...Banyak sekali orang yang merasa senang atas penderitaan Valentino. Padahal mereka semua awalnya terkagum-kagum saat Valentino mengeluarkan giok singa yang begitu indah!...
...Namun, sekarang malah memindahkan batu terkena kaki sendiri dan membuat Bobby marah. Sudah tidak mendapatkan apa-apa, malah kena marah....
...Angel bahkan merasa lebih terhina dalam hati. Valentino, Valentino.... Kenapa kamu tidak memberikan yang lain, malah memberikan giok singa?...
__ADS_1