Menantu Terkaya

Menantu Terkaya
KAMU MASIH MEMILIKIKU


__ADS_3

Mendengar kata-kata Harry, Michael dan Wani tiba-tiba diam membatu.


“Harimau Gunung…dihabisi oleh Jonathan?” Michael tidak bisa mempercayai apa yang baru saja didengarnya.


“Bagaimana mungkin, kemarin Harimau Gunung jelas-jelas masih…” Michael dengan ekspresi tidak percaya.


Di mata mereka, harimau gunung adalah seorang tokoh besar di Bandung, bagaimana mungkin bisa dihabisi dengan begitu mudah.


Jika benar-benar begitu, berarti kemarin malam Christy benar-benar tidak diapa-apakan oleh Harimau Gunung.


“Hmph, kalian berdua benar-benar bajingan, bukan saja merencanakan sesuatu yang buruk pada Christy, memaksanya ke jalan buntu, tetapi juga datang kepadaku dan melaporkan tuduhan palsu padanya agar aku mengusirnya!” Michael dan Wani pun mulai gemetaran.


Michael dan Wani kemudian saling memandang dan lalu berlutut di hadapan Harry.


“Kek, kami sudah tahu kesalahan kami, mohon maafkan kami, kedepannya kami tidak akan berani melakukan hal ini lagi.”


Wajah keduanya terlihat penuh dengan penyesalan, dan hampir menangis.


Semua yang mereka miliki sekarang adalah pemberian dari keluarga Kusnadi, jika mereka diusir dari rumah keluarga Kusnadi, mereka mungkin akan susah untuk bertahan hidup.


“Untuk apa kalian memohon kepadaku? Memangnya orang yang kalian sakiti itu aku?” kata Harry dengan nada dingin.


Mereka berdua sangat mengerti maksud dari Harry, dalam kondisi seperti ini, mereka hanya bisa menahan diri dan menundukkan kepala, lalu mengakui kesalahan mereka.


Mereka berdua yang masih dalam posisi berlutut berbalik badan menghadap Christy, mereka sama sekali tidak menyangka kalau mereka yang pada awalnya ingin membuat Christy diusir dari keluarga Kusnadi sekarang malah jadi berlutut dan meminta maaf padanya.


“Kak, aku tahu salah, aku minta maaf padamu, kedepannya aku tidak akan mengulanginya lagi, maafkanlah aku.” kata Michael dengan terpaksa.


Wani mengikuti Michael mengucapkan beberapa patah kata, walaupun dia sedang minta maaf tetapi dia sama sekali tidak melakukannya dengan tulus.


Melihat mereka berdua berlutut dihadapannya, hati Christy merasa jauh lebih baik.


Tidak peduli apakah mereka tulus atau tidak, bisa dibilang dia telah memenangkan pertarungan kali ini.


Melihat mereka berdua yang berlutut di lantai memohon pengampunan, hati Christy merasa sangat gembira.


“Chris, mereka berdua juga kehilangan akal sehat baru bisa berbuat kesalahan seperti itu, melihat mereka berdua sudah berlutut dihadapanmu dan meminta maaf, maka maafkanlah mereka, kalian sama-sama merupakan bagian dari keluarga Kusnadi, jangan membuat hubungan kalian menjadi kaku.” Harry membantu mereka mengatakan hal yang baik.

__ADS_1


Melihat Harry yang hanya menyuruh mereka berdua berlutut dan meminta maaf, lalu menyuruhnya memaafkan mereka, hati Christy tiba-tiba merasa kalau semua ini tidak adil.


Karena jika saja rencana mereka berhasil, hidupnya pasti akan hancur.


Hukuman yang diberikan kepada mereka terlalu ringan.


“Kek, Anda sangat tidak adil.” kata Christy menggigit bibir bawahnya.


Harry menghela nafas dan berkata, “Chris, kamu harus memahami kesulitan Kakek, Michael adalah cucu tertua Kakek, kedepannya dia adalah pewaris bisnis keluarga Kusnadi, aku tidak bisa mengusirnya dari keluarga Kusnadi.”


“Dan Wani adalah orang yang disukai oleh teman misterius Michael, aku sudah menyuruh orang untuk mencari tahu, hadiah barang antik waktu itu kemungkinan besar adalah pemberian dari keluarga Linnus.”


“Keluarga Linnus adalah keluarga papan atas dunia, keluarga Kusnadi di hadapan mereka hanya seperti seekor semut, dia menyukai Wani, jadi jika ada masalah dengan Wani, keluarga Kusnadi pasti akan mendapat masalah.”


Mendengar kata-kata Harry, mata Wani langsung terbuka lebar, lalu dia berkata dengan bersemangat, “Kek, apa benar orang yang memberikan barang antik waktu itu adalah orang dari keluarga Linnus?”


“Tutup mulutmu, sekarang bukan giliranmu untuk bicara.” teriak Harry.


Wani langsung menutup mulutnya, tetapi dalam hati dia merasa sangat bangga, jika orang yang menyukainya benar-benar orang dari keluarga Linnus, maka Harry pasti tidak akan mungkin mengusirnya dari rumah keluarga Kusnadi.


“Cuih, kedepannya jika keluarga Linnus menikahiku, aku tidak akan memberikan keuntungan sedikitpun padamu.” Wani bergumam dalam hati.


“Keluarga Linnus tidak akan menikahinya.” kata Adi.


Harry mengernyitkan dahinya, lalu berkata, “Di sini belum ada giliranmu untuk bicara, jika kamu mengatakan satu patah kata lagi, kamu keluar saja dari sini.”


Adi melengkungkan bibirnya, apapun yang terjadi keluarga Linnus tidak akan mungkin menyukai orang seperti Wani, dia hanya berkata yang sebenarnya.


Wani menatap Adi dengan tajam, dia merasa Adi mengatakan begitu karena cemburu padanya.


Karena sekarang dia dalam kondisi tidak berdaya jadi dia tidak mengatakan apa-apa.


“Kalau begitu, Kakek saja yang memutuskan.” Christy menghela nafas, kedudukannya di dalam keluar Kusnadi, selalu tidak bisa melebihi Michael dan Wani.


“Aku akan mengirim Michael ke rumah Paman ketiga di Jawa Timur untuk instropeksi diri beberapa waktu, kalian juga tahu bagaimana Paman ketiga kalian, mengirimnya kesana juga merupakan hukuman baginya.” kata Harry.


Wajah Michael langsung terlihat sangat lesu, dia tentu saja tahu bagaimana temperamen paman ketiganya, jika dia kesana, mungkin tiap hari akan dipukul olehnya, tetapi ini adalah keputusan kakek, dia tidak berani menolaknya.

__ADS_1


“Dan Wani akan dikurung selama 3 bulan, dan harus belajar tentang budaya dan tata krama, tanpa izin dariku, kamu tidak boleh keluar dari rumah.”


Wani walaupun tidak bersedia tetapi hukuman ini bisa dibilang termasuk hukuman yang sangat ringan.


“Dan Christy, gajimu akan kunaikkan lagi dua kali lipat, jabatanmu juga akan naik satu tingkat, anggap saja semua ini adalah kompensasi untukmu.”


“Baik, Kek.” Christy tidak ada pilihan lain, hanya bisa menerimanya saja.


Setelah menyelesaikan kata-katanya, Harry memelototi Michael dan Wani, lalu berjalan naik ke atas.


Michael dan Wani berdiri dari lantai, dan menatap ke arah Christy dengan gembira.


“Bahkan jika kalian mendapatkan bukti, apa yang bisa kalian lakukan, di keluarga Kusnadi, kamu jangan pernah berpikir untuk melawanku.” kata Michael penuh kemenangan.


“Hmph, kuberitahukan padamu, pria yang menyukaiku adalah anggota dari keluarga Linnus, kedepannya jika aku sudah menjadi Nyonya Linnus, lihat saja apa akibat yang akan kamu rasakan.” kata Wani dengan bangga.


Christy tidak ingin melihat mereka berdua lagi, dia langsung berbalik badan dan berjalan keluar.


Adi langsung mengikutinya, sesampainya di luar, Christy menghentikan langkahnya dan langsung berjongkok di lantai.


“Yang mereka katakan memang benar, di dalam keluarga Kusnadi, aku tidak akan pernah bisa melawan mereka.” kata Christy dengan suara terisak.


“Kalau begitu, kita anggap keluarga Kusnadi sebagai musuh dan bukan sebagai batu sandaran, dengan begitu kita tidak akan takut lagi pada mereka.” kata Adi dengan datar.


Christy mengangkat kepalanya dan menatap Adi, lalu menggelengkan kepalanya dan berkata, “Tidak mungkin, jika menjadi musuh keluarga Kusnadi, aku tidak memiliki apa-apa lagi.”


“Kamu masih memilikiku.” kata Adi tanpa ragu.


Christy seperti kesurupan, saat ini, dia seolah-olah merasa kalau Adi seorang saja sudah bisa memberinya modal untuk menyaingi keluarga Kusnadi.


Walaupun dia merasa kalau perkataan Adi tidak serius, tetapi kata-kata Adi tadi sudah sangat membuatnya bahagia.


Dia lalu bangkit berdiri lalu menggosok matanya dan berkata, “Aku sudah tidak apa-apa, ayo kita pergi.”


Adi menggangguk dan mengikutinya.


Tidak peduli kapanpun, dia akan selalu berdiri dibelakang Christy, walaupun seluruh dunia memusuhinya!

__ADS_1


__ADS_2