
...Suasana pun terasa sangat aneh. Semua orang di Keluarga Kusuma merasa senang dengan kesialan yang dialami Angel dan Valentino. Raut wajah mereka semua tampak sedang mengejek....
...Tepat pada saat itu, terdengar suara seseorang berseru dari luar pintu, "Hadiah sebagai ucapan selamat dari Keluarga Wijaya sudah tiba!"...
...Keluarga Wijaya? Semua orang sontak diam. Hanya ada Valentino yang bermarga Wijaya di antara banyak orang yang hadir, tapi mereka semua tidak menganggap Valentino adalah bagian dari Keluarga Wijaya....
..."Keluarga Wijaya? Ada Keluarga Wijaya di Kota Neo?" Bobby juga merasa sedikit terkejut, tapi dia tidak banyak mengatakan apa-apa....
...Dia tentu saja harus turun tangan menyambut ketika orang lain mengirimkan hadiah sebagai ucapan selamat yang sedemikian besar....
...Detik berikutnya, sekelompok orang berpakaian hitam melangkah satu persatu masuk ke dalam aula. mereka terlihat berwibawa sekali....
...Bobby segera berlari kecil menghampiri mereka dan bertanya ke pemimpin sekelompok orang itu yang merupakan orang paruh baya, "Maaf, yang mulia ini siapa?"...
..."Tentu saja kami dari Keluarga Wijaya harus memberikan hadiah sebagai ucapan selamat untuk perayaan Perusahaan Keluarga Kusuma! Selain itu, anggap saja ini sebagai bentuk Tuan Muda kami membayar hutangnya" Ujar pria paruh baya itu datar. Dia lalu memerintahkan orang di belakangnya untuk membuka kotak yang ada disampingnya....
__ADS_1
..."Tyan Muda? Ba .... Bayar hutang?" Tanya Bobby tercengang....
...Selanjutnya barang di belakang membuat Bobby lebih terkejut....
...Beberapa kotak yang besar itu dibuka dan barang didalamnya ditunjukkan kepada semua orang....
...Selain beberapa gulungan kaligrafi dan lukisan yang bernilai tinggi. Sebuah patung giok singa berwarna putih susu menarik perhatian semua orang....
...Ukiran giok singa ini terlihat seperti hewan yang hidup. Dalam sekilas lihat juga langsung tahu itu barang berharga....
...Terlepas dari ukurannya dan warnanya yang putih, kedua patung ini terlihat seperti sepasang....
..."Ini adalah hadiah sebagai ucapan selamat untul perayaan kelima tahun bisnis Keluarga Kusuma. Semoga Direktur Bobby berkenan menerimanya."...
...Pria paruh baya itu lalu menunjuk ke beberapa kotak lainnya, "Barang-barang ini adalah utang yang Tuan Muda bayar."...
__ADS_1
..."Apa ini?" tanya Bobby masih tercengang. Brak! Ketika kotak itu dibuka, hanya ada sesuatu yang merah yang terlihat oleh semua orang. Itu semua adalah uang kertas berwarna merah!...
..."Ini adalah Mas Kawin secara Tunai, totalnya sembilan belas miliar sembilan ratus delapan puluh juta rupiah?...
..."Benar sekali. Tuan Muda dari Keluarga Wijaya kami sudah menikah dengan putri dari Keluarga Kusuma, mana mungkin kami melupakan mas kawinnya?" Ujar pria paruh baya itu sambil tersenyum. Dia kemudian memerintahkan orang-orang di belakangnya untuk meletakkan uang tunai itu di atas meja....
...Uang Kertas merah itu di bagi per Dua Puluh Juta. 999 tumpuk uang itu disusun dengan rapi di atas meja....
...Semua orang yang hadir diaula itu terdiam dengan dada yang naik turun dengan cepat, entah itu anggota Keluarga Kusuma maupun para orang kaya dari Kota Neo lainnya....
...Jangan bahas ukiran giok singa itu. Uang tunai dengan jumlah sebesar ini sebagai mas kawin sudah cukup untuk membuat mata semua orang terbelalak kaget....
...Bagaimanapun juga, keberadaan para orang kaya itu sudah sangat tersohor karena Kota Neo adalah Kota kecil....
...Akan tetapi, sekarang ada Keluarga Wijaya! Mereka bisa meletakkan puluhan miliar uang tunai hanya dengan satu lambaian tangan! Kehebatan macam apa ini?...
__ADS_1
...Mas kawin senilai puluhan miliar! Bobby juga sudah melihat banyak hal dalam hidupnya, tapi tetap saja saat ini dia terdiam....