
Arini seorang gadis belia yang jatuh cinta pada laki-laki dewasa, yang kebetulan laki-laki dewasa itu ayah sahabatnya.
Mila juga sahabat Arini mengikuti jejak Arini yang menikah dengan duda dan sekaligus bos nya dikantor.
Namaku Arini Ara bela ( 17 ) th, aku memiliki sahabat Mila Nugroho ( 17 ) th, kami bertemu saat aku di bully oleh siswa-siswa populer disekolah, dia membelaku walaupun aku seorang gadis yatim piatu, dia tidak pernah menghinaku, ayah Mila walaupun sudah 36 th tapi selalu membuat hatiku berdebar-debar setiap bertemu Arini
Namaku Mila Nugroho (17) th, putri tunggal dari tuan Anda Nugroho ( 36 ) th, ayah ku duda bunda meninggal saat melahirkan ku, aku memiliki sahabat bernama Arini Arabela (17) th, Arini sahabat terbaik ku kami bertemu waktu dia dibully oleh siswa-siswa populer. Mila
Nama saya Anda Nugroho ( 36 ) th, duda beranak satu ditinggal meninggal sama istri waktu melahirkan anak pertama kami, saya tidak kepikiran untuk rumah tangga lagi, bagi saya hidup berdua dengan Mila sudah bahagia, tapi pikiran itu dibantah kan setelah bertemu sahabat anakku Mila. Anda Nugroho
****************
Disebuah sekolah SMA swasta seorang gadis berlari-lari dikoridor sekolah
" Hos hos hos hos hos, cape banget aku telat lagi semoga belum ada guru dikelas" gerutu seorang gadis yang telat sekolah, gadis itu akhirnya sampai didepan kelasnya.
" kenapa loe Mil lari-lari kaya dikejar orang gila? " tanya Airin, ternyata yang lari-lari tadi ternyata Mila sahabat nya Airin
" gue takut telat masuk kelas, mis Voni kan garang (mis Voni guru bahasa Inggris )" jawab mila
__ADS_1
" dasar loe, mis Voni hari ini ga masuk ia ijin katanya ada kepentingan keluarga" kata Arini menjelaskan kepada Mila
" oh" jawab Mila
"gue ngomong panjang kali lebar, tapi loe cuman jawab oh doang sih. " kesel Arini
" maaf cintaku, tapi jadi kan nanti malam, loe nginap dirumah gue ayah gue lagi keluar kota" kata Mila kepada Arini
" jadi, dong tapi benerkan ayah loe lagi keluar kota kan" kata Arini
" iya beneran gue ga bohong, kenapa sih loe ga pernah mau ketemu sama ayah gue" tanya balik Mila
" ayah gue ga mungkin punya kaya gitu" kata Mila meyakinkan " nanti gue jemput setelah loe selesai bekerja, soalnya aku mau kerumah nenek aku dulu nanti pas pulang dari sana gue langsung jemput loe " jelas Mila lagi
" iya, gue ijin juga sama ibu panti, loe kerumah nenek loe, sama supir kan ? karena jarak Jakarta-bandung lumayan " jelas Arini
************
hari ini setelah Arini selesai bekerja di restoran, ternyata Mila sampai lebih cepat menjumput Arini yaitu setengah sepuluh dan kebetulan juga Arini sudah selesai bekerja, karena karyawan dipulangkan lebih awal.
__ADS_1
didalam mobil tidak ada obrolan Arini dan Mila sama-sama terdiam sibuk dipikiran masing-masing, setelah sampe rumah Mila baru Arini berani bertanya pada Mila.
" loe kenapa diem aja dari tadi gue jadi serba salah?" tanya Arini
" maafin gue ya, gue lagi ga mut sama nenek gue, nenek mau jodohin ayah sama anak temannya nenek, aku gasuka aku ga mau punya ibu tiri jutek kaya gitu, kaya ondel-ondel lagi." terang Mila
" yaudah jg cemberut lagi, lebih baik kita tidur yu aku cape banget, sore ini restoran rame, kamu juga pasti cape perjalanan Jakarta-Bandung, Bandung-jakarta " terang Arini
Arini dan Mila tidur sampai tidak ada yang tahu ternyata ayah Mila pulang dari luar kota dan pas jam dua belas malam Arini turun kebawah untuk mengambil minum teko yang berada dikamar Mila kosong jadi terpaksa dia kebawah, dan didapur juga ada yang merasa kekapan sedang memasak mi instan yaitu ayah Mila
" maaf siapa anda, kenapa ada rumah sahabat saya, kamu maling ya?" tanya Arini kepada laki-laki didepannya, laki-laki itu berbalik sambil berkata
" seharusnya saya yang bertanya siapa kamu ada di sini, saya pemilik rumah ini" jawab laki-laki itu
" maaf om, saya tidak tahu klo om adalah ayahnya Mila" cicit sambil nunduk dan berbalik kembali ke kamar dan melupakan rasa haus nya
" kenapa jantungku deg-degan melihat ayah Mila, setelah dua tahun ini pertama kalinya gue ketemu" dalam hati Arini
*********
__ADS_1
Bersambung