
damar merasa pusing sendiri karena Nia selalu menanyakan di mana Mila ini sudah seminggu Mila tidak masuk kantor, dan tidak ada pemberitahuan kenapa Mila tidak masuk kantor.
setelah bertemu dengan mila dikantor ayahnya setiap hari Dania kekantor ayah nya untuk bertemu dengan mila, tapi Mila nya belum kembali dari rumah neneknya.
*********
dirumah nenek intan
hari ini keluarga anda nugroho bersiap- bersiap untuk kembali kerumah mereka, sikembar pengantin sedang sibuk memasukan beberapa pakaian ke tas ransel, mereka sengaja tidak membawa semua pakaian nya, karena mereka menyimpan sebagian pakaian nya dirumah neneknya
berbeda dengan kedua kembar prinses dan prince baju mereka dibawa semua bajunya, karena kedua prinses suka mencari- cari baju mereka kalo tidak ada satu saja, dari pada harus bulak balik mengambil baju mereka lebih baik langsung bawa saja.
untuk baju kembar prince harus dibawa semua nya karena mereka masih kecil menurut mitos baju anak-anak bayi tidak boleh ada di dua tempat yang berbeda.
untuk Anda dan Arini malah mereka lebih simpel tidak membawa baju tidak ada yang harus dipersiapkan, karena baju-baju mereka memang sudah ada di rumah nenek intan.
setelah mereka semua selesai berkemas mereka langsung pamit dan pulang karena sudah satu Minggu meninggal kan rumah mereka.
beberapa jam kemudian mereka sampai di depan rumah mereka dan disambut art mereka, dan juga ada Dania dan pengasuhnya
" selamat datang pak Bu" kata mereka serempak kepada anda dan keluarga nya,
"makasih sambutan, pada hal mah ga perlu repot-repot nyambut, kaya pergi dari mana aja" kata arini.
" selamat datang mamah" teriak Nia dari dalam rumah sambil berlari ke arah Mila, dan langsung memeluk Mila.
__ADS_1
" Nia sama siapa kesini" tanya Mila
" sama bibi, tuh bibinya" kata Nia sambil menunjuk pengasuh nya.
" udah jangan ngobrol di luar lebih baik kita masuk ke dalam" ajak anda
" makasih kakek" kata Nia
mereka masuk kerumah dengan beriringan, dan menuju ruang keluarga untuk berbincang-bincang dan istirahat.
perjalanan dari rumah nenek intan ke rumah mereka memang lumayan melelahkan.
" Nia apa ayah tahu kalau Nia ke rumah mamah" tanya Arini
" tidak nenek Nia kabur , karena ayah larang- larang ketemu mamah" ucap Nia
" iya mamah Nia kabur ajak bibi, kan kalo ada bibi mamah ga bingung kalau mau berangkat kerja" jawab Nia
Mila hanya menggeleng melihat kelakuan Nia yang masih umur enam tahun udah tahu kabur-kaburan
" ayo kita main mah, disini kan ada ruang main" ajak Nia pada Mila.
" iya nak ayo" jawab Mila.
mereka menuju ruang bermain, Mila yang melihat keceriaan Nia senang, di dalam hati Mila berjanji akan membuat ayah Mila menikahinya, dengan damar menikahi Mila, damar akan mengijinkan bersama nia, itu pikiran mila.
__ADS_1
setelah selesai bermain Nia ketiduran karena kecapean, Mila menidurkan Nia dikamarnya.
**********
di kediaman damar
damar yang baru pulang dari kantor mendengar Nia kabur membuat nya kalang kabut.
pasti di marahi orang tuanya yang tidak bisa mengurus anak.
" Nia bikin ayah pusing saja, kenapa kabur-kaburan segala sih" kata damar pusing
" pasti gara-gara wanita itu Dania jadi pembangkang gini" katanya lagi.
dasar di damar suka nya nyalahin orang doang.
" ayah apa ade Nia sudah ketemu" tanya Danar
" belum kak ayah baru nyampe dan baru tahu tadi " ucap damar
" kok ayah baru tahu bukannya tadi siang guru dari sekolah Nia ngasih tahu ayah tadi siang" keluh Danar
" ayah tidak ada dengan guru nya Nia" kata damar
" tadi guru Nia telpon kakak, trus Kakak kasih no ayah" kata Danar
__ADS_1
" bener kak, ayah baru tahu tadi dari pak satpam, dan ayah tidak meggang hp seharian yang megang hp ayah om Doni" kata damar
Bersambung