
" bunda aku berangkat kerja dulu ya" pamit Mila
" iya Bun, bunda juga dirumah hati-hati apa lagi kalau ayah pulang, bisa-bisa aku punya adik lagi" kata Mila meledek Arini
" dasar kamu gitu-gitu juga ayah kamu" kata Arini sambil melempar dengan bantal sopa.
Mila berangkat kekantor dengan riang , Mila selalu berangkat pagi karena kalau kesiangan bos nya galak kaya singa, tidak terasa satu jam sudah berlalu, kini Mila sudah sampai di depan gedung kantornya.
Mila masuk ruangan nya, dan mengerjakan semua pekerjaan nya dengan serius tidak terasa waktu makan siang, Mila menuju kantin kantor teman-teman kantornya sedang menggosipkan sang bos yang katanya hot.
duda, bagi Mila bosnya biasa aja. Mila kembali ke ruangan kerja nya, dan tidak mempedulikan teman-teman bergosip.
**********
disebuah SMP 3 anak remaja beringin pergi ke kantin sekolah mereka, sambil ber bincang-bincang tentang tugas-tugas sekolah.
" nar, nanti kita mau ngerjain tugas kelompok kita dimana" tanya Andi
" oh tugas pak bodak ya" tanya balik Danar
" iya di mana aja boleh, gue mah" jawab Danar lagi
__ADS_1
"ok, tapi nanti kita berdua ijin dulu sana ayah bunda, nanti kita kasih tahu" kata Andi
" ok, gue tunggu ya, gue duluan mau jemput adek gue dulu, bay " pamit Danar sambil pergi. Danar menaiki mobil jemputan dan menuju sekolah adiknya, sekolah dia dan adiknya emang berlawanan arah, sesampainya di sekolah Dania Danar menunggu di gerbang sekolah Dania, setelah lima menit Dania keluar kelas menuju gerbang Dania sudah melihat kakaknya disamping mobil jemputan nya
" Hay, adek kakak kenapa sedih" tanya Danar
" Nia diledek teman-teman lagi karena tidak punya bunda" adu Dania pada sang kakak sedih
" udah jangan sedih lagi, kita pulang atau makanan siang dulu direstoran" tanya Danar pada Dania
" kita langsung pulang aja kak Nia sedang tidak mut" jawab Dania lesu sambil masuk ke dalam mobil. satu jam perjalanan akhirnya Danar dan Dania sampai ke rumahnya.
ternyata sang nenek sedang berkunjung ke Indonesia
" Nia diledek hik..hik lagi sama hik ... hik.. teman-teman" jawab Dania sambil terisak
" diledek kenapa" tanya sang nenek lagi
" di ledek hik...hik...karena hik...hik... tidak punya bunda hik...hik" jawab Dania sambil terisak
" aduh duh cucu nenek jangan sedih, kalo sedih nanti cantinya hilang" bujuk sang nenek
__ADS_1
" kami ke kamar dulu nek" pamit Danar
" ayo Nia katanya mau istirahat, cape dari sekolah" kata Danar mengajak Dania kekamar kalau di ruang keluarga Nia nanti tambah sedih karena nenek tanya-tanya terus.
gara- gara wanita sialan itu cucuku jadi sedih semoga mati beneran tuh wanita j***g.
sedari menunggu kedua cucunya tidur siang Tante Meri memutuskan untuk berjalan-jalan ditaman depan komplek.
setelah sampe taman ternyata ditaman sepi, ya ilah sepi siang bolong pergi ke taman, orang mah pada tidur siang ini mah Tante Meri malah keluyuran.
Tante Meri mencoba menyebrang jalan tanpa melihat kanan kiri hampir saja ketabrak motor, untung ada anak remaja yang menarik Tante Meri ke tepi jalan.
" nenek tidak apa-apa kan" tanya remaja itu
" iya nenek tidak apa-apa" jawab Tante Meri
" lain kali hati,-hati ya nek kalau nyebrang liat kanan kiri dulu" kata remaja itu
" iya nak" jawab Tante Meri
" saya permisi nenek" pamit remaja itu.
__ADS_1
setelah remaja itu pergi Tante Meri juga pulang ke rumah anak dan cucunya.
Bersambung