Mencintai Ayah Sahabat Ku

Mencintai Ayah Sahabat Ku
Bab 33


__ADS_3

setelah anda dan Arini pamit dari kediaman damar Erlangga, tente Mira memberi kabar pada pada damar Erlangga kalau Dania sudah pulang di antar oleh orang tua wanita yang membawa Dania di mall.


dikantor damar Erlangga begitu senang mendengar anak perempuan nya sudah kembali, ia mempercepat meeting karena ingin segera pulang, pekerjaan dikantor ia serahkan kepada sekretaris dan asisten nya.


meeting dipercepat membuat Mila dongkol, seanak nya aja mentang-mentang bos seenaknya pada bawahan, di minta datang pagi-pagi, sebagai manager harus patuh dong.


"datang minta pagi-pagi buat meeting eh pas meeting dipercepat, nasib-nasib bawahan gini amat, dari rumah mah cepat-cepat " gerutu Mila.


sambil berjalan menggerutu tidak sadar nabrak sang atasan.


jeduk.......


" aw, pantat gue siapa sih yang nabrak" keluh Mila sambil bangun, dan melihat siapa yang ditabraknya


" eh, loe lagi hobi banget nabrak orang" judes Mila sambil berlalu, dari hadapan damar


ya yang tabrakan sama Mila damar dalam satu Minggu sudah dua kali tabrakan.


" Don, loe kenal sama yang nabrak gue tadi" tanya damar pada asistennya Doni


" dia Mila salah satu manager disini" kata Doni


" manager apa" tanya damar

__ADS_1


" manager pemasaran" jawab Doni


" sudah bekerja berapa lama dia disini" tanya damar


" sudah hampir dua tahun" kata Doni


" tapi kenapa dia tidak mengenal saya, saya juga tidak kenal dia sudah dua kali dia nabrak"


kata damar


" dia selalu ada setiap kali kita meeting, mungkin tuan dan nona tadi tidak saling merhatikan, sehingga kalian tidak saling mengenal" kata Doni mengemukakan pendapat nya.


" ya udah gue pulang dulu, anak perempuan gue sudah ketemu, untuk pekerjaan gue serahkan sama loe dan Livi " kata damar pada Doni, livi adalah sekretaris damar.


" iya nenek Nia pergi sama mama, pas ketemu di mall makanya Nia ikut mamah" kata Nia


" trus Nia kepada ga bilang sama nenek dan kakak" tanya Tante Mira


" takut nenek ga mengijinkan Nia ikut mamah, makanya Nia bohong kalau nenek dan kakak udah pergi dari mall, makanya mamah mau bawa Nia kerumah omah" kata Nia panjang lebar.


" omah yang nganterin Nia tadi" kata Tante Mira


" iya, omah dan opah yang nganterin" jawab Nia

__ADS_1


" kenapa mamah Nia tidak nganterin kesini malah omah sama opah yang nganterin" tanya Tante Mira


" mamah bekerja ne, katanya harus berangkat pagi-pagi soalnya ada meeting " jawab nia.


" nanti kenalkan nenek sama mamah Nia, ya" kata Tante mira


" iya nek nanti Nia kenalin sama mamahnya Nia" kata Nia


" nek kepada ayah sibuk kerja terus jarang ada waktu buat Nia sama kakak " keluh niah


" Ayah bekerja buat Nia dan kakak" kata Tante Mira mencoba memberi pengertian pada Nia


" tapi Nia kangen ayah nek, Nia jarang ketemu ayah, satu Minggu satu hari aja ayah ada buat Nia sama kakak.


.


damar masih setia mendengarkan celotehan anaknya, ia mendengar semua yg di keluh kan tetangnya.


setelah mendengar keluh kesah Nia damar meluangkan waktu setiap hari Minggu selalu mengajak jalan2 kedua anaknya ke taman dan ke mall.


perubahan itu membuat Tante Mira senang anak dudanya sudah mau berubah, Tante Mira juga berharap damar segera mendapatkan jodohnya lagi.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2