Mencintai Ayah Sahabat Ku

Mencintai Ayah Sahabat Ku
Bab 6


__ADS_3

setelah nenek Mila datang tiga jam kemudian ayah Mila juga datang bersama seorang wanita cantik dan ****.


" assalamualaikum putri cantik ayah" sapa ayah Mila


"walaikumsalam ayah, ayah bawa siapa cantik amat" tanya Mila


" kenalkah ini Tante Mala, Mala kenalkan ini anak saya Mila" ayah Mila memperkenalkan Mala pada Mila


" Hay, cantik kamu mirip sekali dengan mendiang ibu mu" kata Mala basa basi


" salam kenal tante, Tante kenal dengan ibu" tanya Mila pada mala


"Tante teman lama ibu dan ayah mu, tepatnya teman kuliah " jawab mala


" kenapa pada ngobrol nya sambil berdiri, bawa sini dong calon mantu ibu" panggil nenek Mila


" ah tente bisa aja" jawab mala

__ADS_1


" maaf ya mala, mas jadi lupa kita masih didepan pintu" kata ayah Mila


" ayo masuk semuanya, kita langsung ke meja makan saja, pasti lapar surabaya-jakarta" ajak nenek Mila.


Arini yang melihat keakraban Mala sama neneknya Mila jadi minder, dan hanya diam saja apa lagi tadi ada kata-kata calon mantu membuat hati Arini patah hati sebelum berkembang.


Meraka semua makan dengan lahap, tap Arini hanya diam saja dan melamun makanan nya hanya di aduk-aduk saja, itu membuat Mila heran dengan sikap Arini, pada hal tadi semangat membantunya menata makanan dimeja.


" kenapa loe melamun trus, loe sakit" tanya Mila, Arini hanya menggeleng dan mengaduk-aduk makannya sambil menunduk


" trus loe kenapa" tanya Mila lagi


akhirnya setelah selesai makan Mila dan ayahnya langsung mengantarkan pulang, di panti Meraka di sambut ibu panti dan anak-anak panti.


" makasih loh pak putri kami diantar, padahal bapak masih cape" kata ibu panti, memang ibu panti menggap semua anak panti anaknya, karena ibu panti dan suaminya tidak bisa memiliki anak, itu yang membuat ibu panti dan suaminya mendirikan panti untuk mengurus anak-anak yang terlantar, untuk mengurangi kesepian tanpa anak


setelah Mila dan ayahnya pulang, Arini langsung masuk kamar dan menangis untung masih sore jadi teman2 sekamar nya belum pada masuk kamar.

__ADS_1


" hik...hik..hik...hik...hik....shuut....hik...hik...hik..


hik..hik...hik..hik..shuut...hik...hik..hik...hik..hik..


hik...hik...hik...hik...shuut....hik...hik....hik....hik..hik...hik...." tidak terasa Arini sampai ketiduran sambil nangis kelelahan patah hati memang sakit.


pagi hari pun tiba Arini berangkat ke sekolah tidak sebahagia biasa karena hati masih sakit lelaki pujaan nya digondol orang, mungkin kalo bukan UTS hari ini ga masuk. klo ga masuk harus ngulang UTS jadi milih masuk walaupun marger, Arini pun ketemu Mila terus saja menghidar takut-salah ngomong, Mila merasa heran dari kemarin sikap Arini berubah dan aneh, kemarin tiba-tiba murung sekarang menghindar, apa ada hubungannya sama Ayahnya yang membawa Tante mala. Mila yang tidak tahan melihat kelakuan Arini menegurnya.


" Rin kenapa loe ngehidarin gue, salah gue apa, kenapa loe hindarin gue" tanya Mila kesel pada Arini


" gue ga papa, gue cuman kepikiran Pengen cepat lulus, dan jadi wanita karir yang sukses, supaya lelaki yang gue taksir bisa melirik gue, balas Arini asal


" loe gila hanya karena cowok loe jadi kaya gini, bukan nya loe cepat lulus kalo kaya gini cepat stres" jawab Mila emosi.


" hik...hik...hik.. sakit melihat yang gue suka jalan sama cewek lain" jawab Arini


mereka hanya diam-diaman........................

__ADS_1


**********


Bersambung


__ADS_2