
hari ini hari Minggu membuat Arini bangun dari subuh , Rara juga menginap dipanti Meraka berencana membantu ibu panti beres-beres panti, beres-beres misalnya nyapu halaman, ngepel ruangan dan nyapu ruangan panti, menyahuti rumpit atau ngored halaman panti, membersihkan kamar mandi, ada yang masak dan lain lain
semua penghuni panti sedang sibuk bersih- bersih panti yang sudah rutin di adakan setiap bulan bersama gorong royong, ada yang sebagian menyapu lantai ruangan panti, ada yang mengepel ruangan panti, ada yang menyapu halaman, ada yang mencabuti rumput atau ngored rumit dihalaman depan dan belakang panti, ada yang membersihkan kamar mandi, ada yang sedang memasak didapur panti Dengan ibu panti.
tidak terasa dua jam berlalu akhirnya mereka semua selesai dengan tugas nya, dan tugas yang memasak juga selesai, mereka makan dengan menggelar daun pisang.
setelah selesai semuanya mereka sibuk masing-masing, ada yang mandi, ada yang masih selonjoran, ada yang main kucing-kucingan, ada yang main bola.
acara bersih-bersih panti kegiatan rutin di tiap bulan di adakan untuk menjaga kebersihan panti, dan mengajarkan anak mandiri dan menanamkan sipat gotong royong, kalo ngepel nyapu dan membersihkan kamar mandi untuk sehari-hari ada piketnya anak-anak.
sedangkan dirumah Mila dan ayah nya sedang sarapan setelah selesai sarapan mereka berencana akan mengunjungi panti asuhan tempat Arini tinggal
" udah sarpannya" tanya ayah Mila
" udah yah" jawab Mila
" ayo siap-siap kita berangkat" ajak ayah Mila
" Mila siap-siap dulu" jawab Mila sambil berlalu ke kamar nya untuk mandi dan bersiap-siap akan ke tempat nya Arini, satu jam kemudian Mila keluar dari kamar ayah nya sudah menunggu di ruang keluarga.
" yah udah siap" tanya Mila pada ayahnya
"udah, ayo berangkat nanti keburu siang" jawab ayah Mila
mereka berangkat menuju ke panti asuhan dengan mengendari mobil kesayangannya ayah Mila, ayah Mila buka pengusaha kaya dinovel-nopel ayah Mila hanya bekerja di perusahaan dibidang pembangunan makanya setiap Minggu pasti keluar kota untuk mengecek proyek pembangunan, ayah Mila bekerja di lapangan bukan dikantoran. setelah dua puluh menit mereka sampai ke panti asuhan.
__ADS_1
" assalamualaikum" sapa ayah Mila
"walaikumsalam" jawab ibu panti dari dalam sambil keluar dan menyapa ayah Mila dan Mila
" eh pak anda, apa kabar mari masuk, mari, mari" sapa ibu panti dan mengajaknya masuk
ayah Mila dan Mila pun masuk dan duduk di ruang tamu
" silahkan dukduk pak, nak Mila" kata Bu panti menyilahkan duduk
" ini nak Mila kemana udah lama tidak main kesini" tanya ibu panti
" Mila sibuk kuliah Bu maaf baru sempat mampir" bohong Mila
" Bu boleh ga kami ketemu Arini " tanya ayah Mila
" Rin, Arini" tok...tok....tok... ibu panti mengetuk pintu kamar Arini
" iya Bu" jawab Arini dari dalam, sambil membuka pintu
" ada apa Bu" tanya Arini
" diluar ada yang ingin bertemu" kata ibu panti
" siapa Bu" tanya Arini
__ADS_1
" udah temui aja nanti kamu juga tahu" jawab ibu panti. ibu panti dan Arini ber iringin menuju ruang tamu setelah sampai diruang tamu Arini hanya terdiam melihat ayah Mila dan mila, Arini menyapa ke duanya
" pagi om, pagi mil" sapa Arini sambil mendekat aga cangggung
" Rin udah lama ga ketemu, loe kurusan " basa basi Mila
" nama nya juga sibuk kuliah dan kerja kadang-kadang makan tidak teratur" bohong Arini sambil duduk di kursi depan Mila
" gimana mau gemuk tiap malam jarang tidur mikirin ayah loe" monolog Arini dalam hati
" Rin gue dan ayah kesini, mau minta maaf sama loe yang pernah bikin loe sakit hati dan ayah gue ga peka" kata Mila sambil melirik ayahnya
" kenapa loe yang minta maaf, seharusnya gue, gue yang salah. gue udah melupakan perasaan gue ko loe ga usah kawatir " kata Arini bohong sambil menunduk
" ga gue yang salah, gue mau loe maafin gue" kata Mila
" iya gue maafin loe ko " kata Arini sambil pindah duduk dan merangkul Mila.
" kita udah baik kan " kata Mila, Arini hanya mengangguk Meraka masih berpelukan
" gue ga bisa lama-lama ngobrol disini gue lagi ngerjain tugas kelompok sama teman gue dikamar " bohong Arini mencoba menghidar dari ayah Mila, yang terus memperhatikan nya sedari tadi
" tunggu dulu , ayah gue mau ngomong Ama loe empat mata" cegah Mila
" oh om mau ngomong apa kita ketaman belakang aja" ajak Arini sambil berjalan menuju taman belakang.
__ADS_1
Bersambung