
hari ini keluarga anda Nugroho berkumpul bersama mereka akan berkunjung kerumahnya ibunya anda yang rutin di lakukan dua bulan sekali pasti anda berkurang kerumah ibunya.
kebetulan kunjungan hari ini bertepatan dengan peringatan tahunan ayahnya anda meninggal.
tidak ada yang menyadari Mila dari rumah sampe diperjalanan juga murung entah apa yang di murungkan.
perjalanan yang ditempuh hampir tiga jam dari rumah anda ke rumah ibunya karena beda kota.
tidak terasa tiga jam berlalu, kini anda dan keluarga nya sampai di depan rumah ibunya mereka disambut ibunya anda.
" ayo masuk-masuk mamah udah siapkan makan siang kita makan siang dulu" ajak mamahnya anda nugroho, untuk makan siang yang kebetulan pas nyampe pas makan siang.
"aduh cucu-cucu nenek makin cantik-cantik dan ganteng-ganteng" kata intan mamah anda nugroho pada ke 7 cucunya.
intan adi putra Nugroho ibu dari anda Nugroho, ayahnya bernama Adi putra Nugroho.
nama Nugroho itu kakek anda nugroho, ayah dari Andi putra Nugroho.
mereka semua masuk ke rumah dan langsung menuju ruang makan.
sikap Mila masih sama suka bengong itu membuat sang nenek curiga kenapa cucunya seperti banyak pikiran.
__ADS_1
di meja makan pun hanya di aduk-aduk makanan saja, Arini pun ikut curiga kenapa hanya mengaduk-aduk makanan saja
setelah mereka semua selesai makan siang Arini langsung menidurkan si kembar loe dan loen, dikamar mereka setelah diberi ASI si kembar tidur.
setiap mengunjungi rumah mertua nya Arini tidak pernah membawa pengasuhnya, Arini selalu meliburkan pengasuh anaknya.
selamat satu Minggu mereka akan menginap di rumah intan ( mamah anda) selama itu pula meliburkan pengasuh anaknya.
Arini yang sudah menidurkan sikembar menuju kamar Mila mau menanyakan kenapa Mila murung, ternyata sudah ada ibu mertua nya di dalam kamar Mila.
tok..tok...tok ( suara pintu diketuk)
" masuk tidak di kunci" teriak Mila dari dalam
cklek ( suara pintu dibuka)
Arini masuk kekamar Mila dan menyalami mertua nya.
" ayo sekarang cerita kenapa kamu murung, bunda mu juga ada " kata intan
"sebenernya......" Mila menceritakan semua masalah yang dia hadapi, satu hari setelah ketemu Nia dikantor.
__ADS_1
flashback on
satu hari yang lalu di ruangan Mila, Mila dapat telepon disuruh keruangan bosnya yang ia tahu bosnya Doni, ternyata pas sampai Mila di suruh masuk ke ruangan sebelah ruangan Doni, awal Mila bingung setengah masuk ternyata di dalam ruang ada damar.
" oh kamu sudah datang nona" kata damar datar dan judes
" iya gue udah ada di hadapan anda emang anda buta" kata Mila kasar
" saya tidak mau basa basi pada kamu, tolong jauhi anak saya Dania, kalo kamu ketemu di mana aja anggap kamu tidak mengenalnya mengerti" kata damar tegas
" kenapa saya harus jauhi dania, saya sudah sayang sama Dania" tanya Mila
" karena kamu tidak pantas jadi mamahnya Dania kamu pantas nya jadi pengasuhnya Dania, untuk calon mamahnya Dania udah ada cantik tidak jelek kaya kamu" kata damar kasar dan menghina.
tanpa menjawab Mila langsung keluar ruangan damar sambil menangis, tidak menghiraukan Doni yang memanggilnya nya, bahkan Mila tidak kembali ke ruangannya, Mila langsung pulang ke apartemen nya.
flashback off
intan dan Arini mengerti kenapa bila uring-uringan ternyata dilarang ketemu dengan Dania oleh ayah Dania.
Bersambung
__ADS_1