Mengapa Kau Membenciku ?

Mengapa Kau Membenciku ?
part 13 menjenguk


__ADS_3

sepulang sekolah melody menuju ke rumah sakit untuk menjenguk vino yang masih di rawat dirumah sakit . mereka telah sampai di pelataran rumah sakit


mereka jalan beriringan menuju keruangan dimana vino dirawat . sesampainya di ruangan mereka mengetuk pintu ruangan itu terlebih dulu


tokk tokk


" masuk " sautan orang yang ada didalam ruangan . mereka membuka pintu dan disana terlihat ada tiga orang yaitu orang tua vino dan vino


" mitha kamu kesini " tanya ibu vino atau yang tak lain adalah tante lira


" iya tante" mereka sudah berada disamping ranjang tempat vino berbaring


" ini siapa mitha " tanya tante lira kepada mitha namun matanya tertuju pada melody


" saya melody temennya vino " melody mengulurkan tanganya kepada ibu lira


" saya mamanya vino dan papanya vino " ucap bu lira seraya mengambil uluran tangan melody


" kamu bisa panggil tante lira "


" ma tinggalin vino sama temen vino ma " ujar vino kepada orang tuanya


" kamu ngusir mama gitu hemmmm " tanya ibu lira pura pura marah dengan mensedakepkan tangannya diatas perut


" bukan----" belum juga vino menyelesaikan kalimatnya ayah vino terlebih dulu memotongnya


" udahlah ma papa juga laper kita cari makan dulu " ucap ayah vino yabg langsung meninggalkan ruangan itu .ibu vino hanya menghela nafas panjangnya


" yaudah mama ikut papa dulu cari makan mitha melody jagain anak tante ya " ujar ibu lira yang langsung meninggalkan ruangan itu


" lo kesini mel " tanya vino dengan senyum yang mengembang dibibirnya


" iyalah lo liat kan kalo kita udah ada disini pake nanya lagi " bukan melody yang menjawab tapi mitha yang langsung menyambar kalimatnya


" eh gue gak nanya sama lo kampret "


" udah udah kok jadi ribut si . iya vin aku kesini karena khawatir sama kamu . kamu kayak gini kan gara gara aku " ucap melody dengan nada lembut


" aku juga disini gak bisa lama soalnya aku habis ini harus kerja vin " tambahnya


" gak papa kalo lo gak lama yang penting lo dateng " ujar vino


" ca elah yang dimabok asmara lupa sama orang yang ada disamping " kata mitha menyindir


karena mengatakan itu mitha mendapatkan pelototan dari vino mitha hanya tersenyum kaku dan menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal


" apa apaansi kamu mit . lagian siapa juga yang lagi kasmaran " ucap melody dengan senyum malunya


" oh iya vin kamu udah makan " tanya melody saat melihat nasi di atas nakas masih utuh


" belum mel soalnya males gue makan "


" kok gitu si vin . gimana kalo aku suapin mau gak " tawar melody


dengan cepat vino menganggukan kepalanya yang artinya ia mengiyakan tawaran melody


" idih manja banget lo baru digebugin segitu udah gak bisa makan sendiri " ujar mitha begidik jijik melihat tingkah vino yang manja


" brisik lo " vino melototkan matanya kepada mitha


melody yang sudah memegang sendok yang berisi makanan itu terdiam melihat dua saudara itu ribut

__ADS_1


" vin .... nih aaaa " suap melody pada vino yang disambut dengan baik


" makasih ya mel "


" sama sama " mitha yang melihat itu hanya tersenyum bahagia ia sudah tau bahwa vino menyimpan perasaan pada melody


tak lama suapan terakhir sudah mendarat di mulut vino . melody langsung meletakan piring kosong itu keatas nakas dan mengambil minum untuk vino yang ada disebelah piring itu


" nih minumnya " vino mengambil.minum itu dan menenggaknya dengan perlahan tetesan terakhir pun tandas di bibir itu


" makasih mel " melody hanya menganggukan kepalanya


" vin aku pamitnya soalnya aku harus berangkat kerja " ujar melody


" lo udah mulai kerja dari kapan " suara tersebut bukan dari mulut vino melainkan suara mitha


" kemarin mit " mitha hanya ber 'oh ya ' saja dan menganggukan kepalanya


" yaudah aku pamitya " melody yang baru dua langkah menjauh itu terhenti karena vino memanggilnya


" mel " panggil vino


" iya "


" eeeeeeemmmmmmm itu apa ...emm itu " ucap vino gelagapan melody dan mitha mengernyitkan dahinya


" lo kenapa vin " tanya mitha yang melihat vino gelagapan


" eemmmm itu mel "


" apa vin "


" emmm gak jadi deh lo kalo mau pergi aja " vino makin salah tingkah saat melody menatapnya


dalam ruangan


" lo tadi kenapa vin kok gelagepan gitu " tanya mitha pada vino


" gak papa "


" lo tu gak pandai bohong . udah deh ngomong aja lo kenapa " kata desakan dari mitha meruntuhkan dinding kebohongan nya


" mit tadi.....gueee..." ucap vino yang masih kaku dan gelagepan


" masih gelagepan udah gak melody tuh "


vino menghela nafas untu menetralisir kegugupanya tadi


" ok gue ... tadi cuma mau minta peluk sama melody " ucapan vino itu disambut dengan gelak tawa mitha


" lo ngetawain gue hah "


" lo tu aneh hahahahah " ucap mitha dengan tawa yang mengiringinya


" kampret lo mit " vino merasa kesal pada mitha yang masih sibuk menertawakannya


" ok ok ok " mitha sudah menghentikan tawanya


" lo gak gentle man banget cuma minta peluk aja gelagepan dasar lo banci " mitha men sedakepkan tangannya


" enak aja lo bilang gue banci " vino tak terima dengan ucapan mitha

__ADS_1


" emang iyakan " tawa mitha kembali pecah saat dirinya di gelitiki oleh vino


" vino iya haahh gue minta maaaf hahaah " vino semakin kencang menggelitiki mitha yang berani mengoloknya sebagai banci


-------


di loby rumah sakit


melody sedang berjalan melewati loby rumah sakit itu namun karena dirinya yang tidak terlalu fokus pada jalanya ia menabrak seseorang sampai dirunya ikut terjatuh


" auwwwww " melody meringis sakit karena bokongnya menghantam lantainrumah sakit dengan begitu keras


" aduuuhh " suara ringisan dari irang yang melody tabrak


melody langsung bangkit walau pahanya masih terasa sakit ia langsung membantu orang yang ia tabrak


" maaf ya bu saya gak sengaja " ucao melody pada ibu ibu yang ia tabrak .


" ia nak gak papa ibu juga gk fokus jalanya maafin ibu juga yah " ujar ibu itu yang tak lain adalah sena ibunya rifky almark


" yaudah saya permisi " saat hendak pergi ibu itu memegangi kepalanya yang mungkin terasa berat


" bu ibu kenapa " tanya melody dengan penuh kekhawatiran


" kepala saya ..... sakit sekali " ucap ibu sena dengan memegangi kepalanyayang terasa sakit itu


" aduhh udah jam segini bisa bisa aku telat berangkat kerja tapi nggak mungkin tinggalin ibu ini sendirian " gumam melody sembari melihat jam tangannya yang melingkar di pergelangan tangannya


" bu biar saya antar ke dokter mari bu " ibu sena hanya mengikuti arah tubuhnya yang di bawa oleh melody


" sus tolong ini ada pasien yang mengeluh sakit kepala dokter yang menangani penyakit ini dimana " tanya melody kepada suster yang baru lewat didepanya


" ohhh sakit kepala ya mari biar saya antar keruang dokter "


mereka berjalan beriringan menuju ke ruangan dokter yang mengobati penyakit yang saat ini dirasakan oleh bu sena


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.......


fyujie


****


jamgan lupa like comment vote dan favoritkan

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2